Opini; Menerawang Gerakan Membangun Kampung

Penulis: Azhar Kasim (Mahasiswa Pascasarjana Stisip Muhammadiyah Rappang / Wakil Ketua AMPG Sidrap

PIJAR OPINI — Perhelatan demokrasi tak lama lagi. Salah satunya di Sulawesi Selatan, yang bakal menggelar pemilihan gubernur. Sudah ada beberapa figur yang mulai mencuat dipermukaan dan tak lepas dari program yang ditawarkan. Salah satu program yang ditawarkan oleh salah satu calon yaitu Gerakan Membangun Kampung atau yang lebih familiar disebut “Gerbang Kampung”. Ini cukup menarik kita bincangkan.

Konteks proyeksi dari tawaran program ini substansinya ialah ingin menghilangkan kesenjangan pembangunan antara Kota dan Desa yang belum merata, baik pembangunan infrastruktur maupun pembangunan sumber daya manusianya.

Di Sulsel pun terdiri dari 24 kabupaten/Kota, 306 Kecamatan dan 3.038 Desa/Kelurahan, maka ini adalah PR yang besar untuk NH-Aziz. Disisi lain tawaran program ini sangat menjanjikan pembangunan merata yang dimulai dari Desa sehingga masyrakat desa betul-betul dipersiapkan untuk memiliki daya saing yang tinggi. Apalagi sekarang dengan adanya berbagai program dari Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) yakni fokus dengan 4 Program Prioritas, Keempat program tersebut adalah menentukan produk unggulan kawasan perdesaan (Prukades), mengembangkan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), membangun embung air desa, dan membangun sarana olahraga desa.

Kartasasmita menyebutkan, hakekat pembangunan nasional adalah manusia itu sendiri yang merupakan titik pusat dari segala upaya pembangunan. Yang akan dibangun adalah kemampuan dan kekuatannya sebagai pelaksana dan penggerak pembangunan.



Pada hakekatnya pembangunan desa dilakukan oleh masyarakat bersama-sama pemerintah terutama dalam memberikan bimbingan, pengarahan, bantuan pembinaan, dan pengawasan agar dapat ditingkatkan kemampuan masyarakat dalam usaha menaikan taraf hidup dan kesejahteraannya.
Mekanisme pembangunan kampung/desa adalah merupakan perpaduan yang serasi antara kegiatan partisipasi masyarakat dalam pihak dan kegiatan pemerintah di satu pihak.

Mekanisme Pembangunan Kampung bahwa pada hakekatnya pembangunan desa dilakukan oleh masyarakat sendiri. Sedangkan pemerintah memberikan tawaran, bimbingan, bantuan, pembinaan, dan pengawasan.

Oleh karena itu hal yang paling diperhatikan ialah dengan adanya tawaran program Gerbang Kampung tersebut perlu adanya kerja sama yang baik antara Pemerintah dengan masyarakat desa. Diperlukan juga dengan sistem pemerintahan yang baik (good governace) agar pengelolaan yang menunjang (regulasi, anggaran, manajemen) program gerbang kampung tersebut dapat benar-benar mencapai tujuan yang telah direncanakan. (*)

  • Keterangan foto: ilustrasi (foto: Berdesa)
Bagikan :

Komentar

Komentar Anda

Pijar News di di Google News