PBAK IAIN Parepare Terapkan Ramah Lingkungan dan Anti Intimidasi

Ribuan peserta PBAK IAIN Parepare di Auditorium IAIN Parepare.

PAREPARE, PIJARNEWS.COM — Ribuan mahasiswa baru Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare mengikuti pra Pengenalan Budaya Akademik Kemahasiswaan (PBAK) di Auditorium IAIN Parepare, Senin (26/8/2019). Rencananya, pembukaan PBAK ini dilakukan besok, Selasa 27 Agustus 2019.

Para panitia mempersiapkan segala keperluan acara demi suksesnya pelaksanaan PBAK IAIN Parepare tahun 2019. Dalam pra PBAK ini, panitia mensosialisasikan segala aturan dan gambaran pelaksanaan kegiatan kepada peserta PBAK.

Ketua Panitia, Dr Iskandar mengungkapkan jumlah peserta PBAK untuk tahun ini mencapai 1.850 orang. “Semoga kegiatan ini dapat berjalan sesuai dengan apa yang kita harapkan, kita mampu menjaga kebersamaan terutama para pendamping harus proaktif mendampingi kelompoknya,” harapnya.

Iskandar juga mengingatkan kepada peserta agar memperhatikan mengisi daftar hadir (absen) selama kegiatan berlangsung. Hal ini dikarenakan, kegiatan PBAK merupakan salah satu kegiatan yang wajib diikuti bagi seluruh mahasiswa IAIN Parepare.

“Jadi ada kategori lulus, lulus bersyarat dan tidak lulus dan pemberian sanksi itu sanksi edukatif,” ucap Iskandar di depan ribuan peserta PBAK IAIN Parepare.

Wakil Rektor III IAIN Parepare sekaligus penanggungjawab kegiatan PBAK, Dr H Muhammad  Saleh menegaskan tidak ada kekerasan atau perpoloncoan dalam PBAK sama seperti pada tahun sebelumnya. Namun, PBAK tahun ini memiliki perbedaan yakni pelaksaanan kegiatan PBAK yang lebih ramah lingkungan dan anti intimidasi serta kekerasan.

“Selama kegiatan di auditorium ini bisa mengandalkan cahaya matahari. Insya Allah pagi dan sore tidak dibutuhkan lampu. Selain itu, PBAK tahun ini mengurangi penggunaan plastik. Kenapa? Karena perguruan tinggi IAIN Parepare harus peduli lingkungan, harus peduli kebersihan,” jelas Muhammad Saleh saat ditemui di lokasi pra PBAK.

Pelaksanaan PBAK IAIN Parepare akan dijadwalkan berlangsung hingga 30 Agustus 2019 dengan mengangkat tema, Teguh dalam Kebenaran, Tegar dalam Perjuangan, Toleran dalam Beragama.

Selama empat hari pelaksanaan, selain menghadirkan narasumber dari dalam kampus juga menghadirkan narasumber dari luar kampus seperti Prof Dr M Arsykal Salim AP, M. Ag, Direktur PTKI Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI,  Prof. Dr. Irfan Idris, M. Ag, Direktur Deredikalisasi BNPT Pusat dan Letkol Kav Ali Syahputra Siregar, SH., M.H, Komandan Kodim 1405 Mallusetasi. (hyn/alf)

 

Bagikan :

Komentar

Komentar Anda