Lapas Polman Gagalkan Penyelundupan Sabu, Begini Modusnya

POLMAN, PIJARNEWS.COM–Lembaga Pemasyarakatan kelas II B, Polewali Mandar, Sulbar berhasil menggagalkan penyelundupan narkoba kedalam lapas, Rabu, (3/2/2021).

Modus penyelundupan narkoba yang dilakukan pelaku dengan cara Shabu dimasukkan kedalam paket bungkusan makanan untuk narapidana.

Petugas lapas curiga dengan paket makanan yang diperuntukakan pada F narapidana kasus narkoba itu.

Benar saja, setelah Paket tersebut dibongkar, petugas menemukan dua sachet bungkusan plastik yang diduga berisi narkoba jenis sabu seberat 2 gram.

Petugas lapas yang sedang berjaga Muh. Ilham dan Sidik mengatakan, mereka tidak mengenal wajah yang mengantar makanan tersebut karena menggunakan masker.

“Kami tidak kenal karena saat dia datang membawa itu makanan, sang pengantar makanan menggunakan Masker dan langsung diletakkan diatas meja lalu pergi, Terlebih saat itu kami sedang sibuk memeriksa barang titipan napi lain,” ungkapnya.

Di tempat yang sama Kepala Lapas kelas II B Polewali, Abdul Waris mengatakan, setelah mengetahui adanya upaya penyelundupan narkoba, pihak lapas lalu memanggil F, Namun F tidak mengakui dan tidak mengetahui adanya paket narkoba yang dikirimkan oleh seseorang.

Abdul Waris mengungkapkan, kasus penyelundupan narkoba dengan modus tersebut baru pertama kali terjadi dilapas Polewali.

“Barusan terjadi ini, kami juga memberi apresiasi kepada petugas jaga yang berhasil menggagalkan narkoba ini,” ujarnya.

Saat ini pihak Lapas telah menyerahkan barang bukti narkoba tersebut kepada satnarkoba Polres Polman untuk ditindak lanjuti.

“Kami sudah serahkan sepenuhnya kepada satnarkoba Polres Polman untuk ditindaklanjuti,” jatanya.

Sementara itu, Kasat Narkoba Polres Polman Iptu Tandikini mengatakan, akan menindaklanjuti kasus tersebut. Mereka telah mengambil rekaman CCTV di lapas untuk mengetahui ciri-ciri pelaku yang mengantarkan paket narkoba tersebut.

“Kita akan dalami dulu, dan akan kami kembangkan,” singkatnya.

Saat ini lapas Kelas II B Polewali dihuni oleh 374 narapidana dengan rincian 336 narapidana dan 38 tahanan. Dari jumlah tersebut, umumnya didominasi kasus narkoba dengan jumlah 274 kasus.

Reporter:Rahmayani
Editor: M.Tohir

Bagikan :