toto

toto

Situs Toto

Situs Toto

Togel Online

toto

  • Tentang Kami
  • Tim Pijarnews
  • Kerjasama
Kamis, 5 Februari, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Nasional
  • Ajatappareng
  • Pijar Channel
  • Sulselbar
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Opini
  • Teknologi
  • Kesehatan
Pijar News
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Utama Nasional

Tidak Bayar Pajak, Menkeu Ancam Naikkan Harga BBM Dinilai Menyakitkan

Dian Muhtadiah Hamna Editor: Dian Muhtadiah Hamna
07:11, 14 Maret 2023
di Nasional
Waktu Baca: 2 menit
Tidak Bayar Pajak, Menkeu Ancam Naikkan Harga BBM Dinilai Menyakitkan

Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani

JAKARTA, PIJARNEWS.COM— Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengancam akan menaikkan harga BBM tiga kali lipat jika masyarakat tidak mau membayar pajak, sehingga pada akhirnya bisa menjadi shock absorber.

Ia mencontohkan, kenaikan harga minyak yang mencapai USD120 per barel, apabila tidak ditahan dengan subsidi yang mencapai Rp552 triliun, masyarakat bisa membayar BBM hingga tiga kali lipat.

“Kita tidak ingin ini terjadi. Nah, dananya dari mana? Tentu saja dari rupiah yang Anda bayarkan melalui pajak,” kata Menkeu Sri Mulyani dalam Economic Outlook 2023, dikutip dari akun Instagram @smindrawati, Selasa (28/2/2023).

Menanggapi pernyataan Menkeu Sri tersebut, ekonom dari Forum Doktor Muslim Peduli Bangsa (FDMPB) Dr. Fahrul Ulum, M.E.I. mengatakan bahwa ini menyakitkan.

“Tentu saja ini sangat menyakitkan. Setidaknya ada tiga alasan, pertama, pajak itu sendiri sudah menyakitkan. Kedua, tingkah pemungut pajaknya. Ketiga, ada ratusan triliun dipakai sebagai cara memperkaya diri,” ungkapnya di Kabar Petang: “Harga BBM Bisa Naik 3 Kali Lipat?” melalui kanal Khilafah News, Kamis (9/3/2023).

Baca Juga

Kenaikan PPN 12%: Solusi Fiskal atau Beban Sosial?

Ekonom Apreasiasi Menkeu Pangkas 50 % Anggaran Perjalanan Dinas Kementerian dan Lembaga

Menurutnya, logika yang dipakai Menkeu adalah logika subsidi. Akan tetapi, kalau dicermati, 75,7% atau sekitar Rp2.351 triliun APBN itu digunakan untuk belanja negara.

“Kalau mau ngotot antara pemerintah dengan rakyat saat rakyat benar-benar tidak mau bayar pajak, maka risikonya negara enggak bisa belanja. Ini sebenarnya pernyataan blunder,” kritiknya.

Fahrul berpendapat, BBM tidak perlu dinaikkan jika dikelola sendiri oleh negara, bukan dengan pola kontrak.

“Produksi minyak kita itu sekitar 223 juta barel per tahun. Selama ini model pengelolaannya dengan kontrak. Pemerintah dapat 57%, perusahaan kontrak dapat 43%. Dari situ saja pemasukan sudah cukup besar. Nah seandainya dikelola sendiri maka 100% bisa utuh dinikmati,” jelasnya.

Fahrul menjelaskan, biaya produksi minyak itu per liternya hanya kurang lebih Rp1.500. Menjadi mahal karena model pengelolaan sharing kontrak yang investornya menginginkan keuntungan besar.

“Ini risiko ketika kita mengatur negara dengan model oligarki, lagi-lagi rakyat yang dikorbankan. Jadi pernyataan kalau tidak bayar pajak, harga BBM akan naik tiga kali lipat, ini logika menyesatkan,” tegasnya lagi.

Oleh karena itu, menurut Fahrul, model pengelolaan ekonomi oligarki ini tidak layak untuk diteruskan. “Kita tidak bisa terus menjadikan pengelolaan ekonomi negara itu mengadopsi sistem kapitalisme, yakni pemerintah hanya sebagai fasilitator. Harta rakyat diberikan kepada investor untuk dikelola, negara duduk manis menunggu pajak. Selama ini begitu,” bebernya.

Rakyat yang sebenarnya pemilik dari kekayaan alam itu akhirnya berposisi sebagai pembeli. “Sudah jadi pembeli, kena pajak pula. Ini artinya rakyat itu sudah jatuh ditimpa tangga pula,” sesalnya.

Agar keluar dari permasalahan ini, Fahrul menawarkan konsep Islam dalam tata kelola BBM. “Islam menawarkan konsep pengelolaan BBM dengan menjadikan seluruh kekayaan alam sebagai milik rakyat yang pengelolaannya dilakukan oleh negara, tetapi seluruh hasilnya dikembalikan kepada rakyat,” terangnya.

Kalau dikelola seperti itu, maka BBM bisa murah, dan tidak hanya BBM, tetapi juga tambang yang lain. Ia mencontohkan batu bara. “Produksi batu bara kita 600 juta ton per tahun. Harga sekarang sekitar USD450 per ton. Kalau dirupiahkan itu bisa mencapai 3.600 triliun rupiah. Itu baru dari batu bara,” bebernya.

Padahal, menurut Fahrul, APBN Indonesia hanya Rp3.000 triliun sehingga dari batu bara saja sudah cukup untuk membiayai APBN.

“Sistem ekonomi seperti itu adalah sistem ekonomi Islam yang kita referensikan yang jika diterapkan akan mengantarkan kepada kesejahteraan, mengantarkan kepada keadilan, mengantarkan kepada kemajuan negara, produktivitas masyarakat makin baik, dan kemakmuran terjadi,” pungkasnya. (*)

Sumber: Muslimah News

 

Terkait: Menteri Keuangan RI Sri MulyaniPajak

BERITA TERKAIT

Kenaikan PPN 12%: Solusi Fiskal atau Beban Sosial?

Kenaikan PPN 12%: Solusi Fiskal atau Beban Sosial?

30 Desember 2024
Ekonom Apreasiasi Menkeu Pangkas 50 % Anggaran Perjalanan Dinas Kementerian dan Lembaga

Ekonom Apreasiasi Menkeu Pangkas 50 % Anggaran Perjalanan Dinas Kementerian dan Lembaga

13 November 2024
Pemda dan Kejari Sidrap Kolaborasi Optimalkan Pemungutan Pajak dan Retribusi

Pemda dan Kejari Sidrap Kolaborasi Optimalkan Pemungutan Pajak dan Retribusi

5 Agustus 2024
Pentingnya Kepatuhan Pajak dalam Menjaga Stabilitas Ekonomi Nasional

Pentingnya Kepatuhan Pajak dalam Menjaga Stabilitas Ekonomi Nasional

28 Juni 2023
Pemkab Enrekang Terima Penghargaan Kepatuhan Pajak dari KPP Pratama Parepare

Pemkab Enrekang Terima Penghargaan Kepatuhan Pajak dari KPP Pratama Parepare

22 Februari 2023
Hadiri Tudang Sipulung Wajib Pajak KPP Pratama Parepare, Wawali Harap Edukasi Masyarakat

Hadiri Tudang Sipulung Wajib Pajak KPP Pratama Parepare, Wawali Harap Edukasi Masyarakat

22 Februari 2023
Selanjutnya
Bosowa School Green Festival 2023, Cara Kenalkan Siswa Jadi Agen Peduli Lingkungan

Bosowa School Green Festival 2023, Cara Kenalkan Siswa Jadi Agen Peduli Lingkungan

Berita Terbaru

Belajar Bertahan di Zaman AI

Belajar Bertahan di Zaman AI

4 Februari 2026
Direktur Pijarnews.com Hadiri AI Tools Training for Journalists Suara.com–LMC Didukung GNI di Makassar

Direktur Pijarnews.com Hadiri AI Tools Training for Journalists Suara.com–LMC Didukung GNI di Makassar

3 Februari 2026
UMPAR Gelar Pengembangan Akademik dan Dosen

UMPAR Gelar Pengembangan Akademik dan Dosen

3 Februari 2026
Tasming Hamid Tegaskan Komitmen Pemkot Parepare dalam Rakornas Nasional di SICC Bogor

Tasming Hamid Tegaskan Komitmen Pemkot Parepare dalam Rakornas Nasional di SICC Bogor

3 Februari 2026
DAD PIKOM IMM Politani Pangkep Resmi Digelar, Cetak Kader Immawan dan Immawati Berkemajuan

DAD PIKOM IMM Politani Pangkep Resmi Digelar, Cetak Kader Immawan dan Immawati Berkemajuan

1 Februari 2026
Pasca Dilantik, Rektor Gelar Silaturahmi Bersama IKA UMPAR

Pasca Dilantik, Rektor Gelar Silaturahmi Bersama IKA UMPAR

31 Januari 2026
Hamil 5 Bulan, Ibu dan Anak Gepeng di Pinrang Dipulangkan ke Makassar

Hamil 5 Bulan, Ibu dan Anak Gepeng di Pinrang Dipulangkan ke Makassar

30 Januari 2026
Wujudkan Pesisir Bersih, TNI-Polri dan Mahasiswa KKN Unhas Bersihkan Sampah di Pantai Mattirotasi

Wujudkan Pesisir Bersih, TNI-Polri dan Mahasiswa KKN Unhas Bersihkan Sampah di Pantai Mattirotasi

30 Januari 2026
Senyum Warga Pinrang Terima Sertipikat Tanah Eks Kawasan Hutan, Bupati: Jangan Dijual!

Senyum Warga Pinrang Terima Sertipikat Tanah Eks Kawasan Hutan, Bupati: Jangan Dijual!

30 Januari 2026
Bupati Sidrap Siap Hadiri Milad Muhammadiyah ke-113, Agendakan Bermalam di Desa Lombo hingga Pasar Murah

Bupati Sidrap Siap Hadiri Milad Muhammadiyah ke-113, Agendakan Bermalam di Desa Lombo hingga Pasar Murah

30 Januari 2026

Artikel Lainnya

Media Online Pijar News ini Telah Terverifikasi secara Administratif dan Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang
  • Redaksi
  • Advertise
  • Kebijakan Privacy
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Pemberitaan
  • Perlindungan Wartawan

©2016 - 2025. Hak Cipta oleh PT. Pijar Media Global.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nasional
  • Ajatappareng
  • Pijar Channel
  • Sulselbar
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Opini
  • Teknologi
  • Kesehatan

©2016 - 2025. Hak Cipta oleh PT. Pijar Media Global.