Kenali Tradisi Maulid, Ini yang Dilakukan Komunitas Qalam

PAREPARE, PIJARNEWS.COM — Komunitas Literasi, Rumah Baca dan Kreasi (Qalam) menggelar Maulid Nabi Muhammad S.A.W. Kegiatan tersebut berlangsung khidmat di Pelataran Gedung Syariah IAIN Parepare Kamis malam, 29 November 2018.

Sebagai pegiat literasi, Rumah Baca (Qalam) mencoba mengekspresikan kecintaan terhadap pemimpin sepanjang masa. Tidak hanya dengan Ritual Maulid, akan tetapi diwarnai dengan bincang ilmiah dengan tema Ritual Maulid Dalam Perspektif Filsafat, Budaya dan Agama.

Dalam bincang-bincang ilmiah tersebut menghadirkan Dosen IAIN Parepare, Ali Rusdi Bedong (pendekatan agama), Puang Andi Oddang Upo To Sessungriu (Pendekatan Budaya) dan Syamsuhilal Ramsah (Pendekatan Filsafat) sebagai pembicara dan pemantik diskusi.

Burhanuddin, Ketua Panitia Maulid mengatakan, sejauh ini jarang ada maulid yang memberikan pengertian tentang budaya atau tradisi Maulid itu sendiri.

“Kami mencoba menawarkan pendekatan baru dalam melaksanakan maulid, untuk kembali mengenal nilai-nilai dari tradisi maulid masyarakat Bugis,” kata Burhanuddin.

Burhan mengatakan, untuk menarik perhatian orang lain maka harus paham nilai-nilai dari segala sesuatu termasuk Maulid Nabi. Untuk itu, lanjut Burhanuddin, panitia menghadirkan tiga pembicara dari pendekatan Agama, Budaya dan Filsafat.

“Tentunya dengan pemahaman ini kecintaan kita kepada rasulullah senantiasa bertambah, kami mengawali dengan pembacaan sirah nabi dalam dua bahasa agar orang lebih memahami makna yang terkandung di dalamnya,” harap Burhan. (*)

Reporter : Hamdan
Editor : Alfiansyah Anwar

Bagikan :

Komentar

Komentar Anda