toto

toto

Situs Toto

Situs Toto

Togel Online

toto

  • Tentang Kami
  • Tim Pijarnews
  • Kerjasama
Kamis, 5 Februari, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Nasional
  • Ajatappareng
  • Pijar Channel
  • Sulselbar
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Opini
  • Teknologi
  • Kesehatan
Pijar News
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Utama Kriminal

Ini Kata Penjaga Wisma, Soal Orang Tua yang Sekap dan Siksa Anaknya

Dian Muhtadiah Hamna Editor: Dian Muhtadiah Hamna
08:05, 12 Februari 2025
di Kriminal, Sulselbar
Waktu Baca: 2 menit
Ini Kata Penjaga Wisma, Soal Orang Tua yang Sekap dan Siksa Anaknya

Polisi mengunjungi dua korban KDRT dari orang tua sendiri, IS dan SF di RS Bhayangkara

MAKASSAR, PIJARNEWS.COM--Makassar kembali diguncang kasus kekerasan terhadap anak yang mengundang keprihatinan. Dua bocah bersaudara, IS (8) dan SF (9), diduga menjadi korban penyekapan dan penganiayaan di sebuah wisma di Jalan Flores, Kecamatan Wajo.

Pelakunya tak lain adalah ayah kandung mereka, AY (37), serta ibu tiri mereka, NI (28), dibantu oleh dua kakak korban. Dari hasil penyelidikan polisi, kejadian ini terungkap setelah adanya laporan warga yang mencurigai kondisi kedua anak tersebut. Saat ditemukan, mereka berada dalam kondisi mengenaskan—dirantai di dalam kamar mandi dengan luka bakar dan tanda-tanda kekurangan gizi.

Kapolres Pelabuhan Makassar, AKBP Restu Wijayanto, menyebut bahwa penyekapan ini diduga sudah berlangsung selama beberapa hari.

“Saat tim tiba di lokasi, korban ditemukan dalam kondisi terikat di dalam kamar mandi. Luka-luka di tubuhnya menunjukkan adanya tindak kekerasan yang cukup serius,” ujarnya dikutip dari HeraldSulsel.id, Selasa (11/2/2025).

Dari keterangan penjaga wisma, Akbar, pasangan AY dan NI dikenal tertutup selama tinggal di tempat tersebut. Sang ayah bekerja sebagai juru masak di sebuah rumah sakit ternama di Makassar, sementara ibu tiri korban mengurus ketujuh anak mereka di dua kamar yang disewa di lantai tiga wisma tersebut.

Baca Juga

2021-2022 Kasus Perceraian di Parepare Didominasi Cerai Gugat, Ini Salah Satu Penyebabnya

Temui Kapolres, PMII Parepare Sampaikan Sejumlah Kasus

“Pelaku belum genap sebulan tinggal di sini. Ayahnya bekerja di Stella Maris sebagai koki dan setiap hari berangkat pagi-pagi buta. Sedangkan ibunya jarang terlihat keluar kamar,” kata Akbar.

Ia juga mengungkapkan bahwa anak-anak mereka hampir tidak pernah terlihat bermain di luar kamar.

“Mereka jarang keluar. Satu anak bekerja, tapi yang lain sepertinya tidak sekolah,” tambahnya.

Dari hasil penggeledahan, polisi menemukan sejumlah barang bukti yang diduga digunakan untuk menyiksa korban, termasuk teko pemanas air yang dipakai untuk menyiram tubuh mereka, keranjang rusak yang digunakan untuk memukul, serta rantai dan gembok yang dipakai untuk menyekap mereka di kamar mandi.

Polisi telah menetapkan empat tersangka dalam kasus ini, yaitu AY, NI, serta dua kakak korban.

Berdasarkan keterangan awal, mereka mengaku melakukan tindakan ini sebagai bentuk kedisiplinan terhadap anak-anak.

“Mereka beralasan anak-anak nakal, sehingga harus dihukum dengan cara disekap dan dipukul. Tapi ini jelas sudah melewati batas, masuk kategori penganiayaan berat,” kata AKBP Restu Wijayanto.

Kondisi kedua bocah tersebut cukup memprihatinkan ketika dibawa ke RS Bhayangkara. Mereka mengalami luka bakar, memar akibat benda tumpul, serta tanda-tanda malnutrisi.

“Saat pertama kali tiba di rumah sakit, kondisi mereka kritis akibat kurang gizi. Untungnya, sekarang sudah mulai membaik setelah mendapatkan perawatan intensif,” ujarnya.

Saat ini, polisi masih terus mendalami kasus ini untuk mengungkap kemungkinan adanya kekerasan lain yang dialami anak-anak dalam keluarga tersebut.

Sementara itu, IS dan SF masih menjalani perawatan medis guna memastikan mereka benar-benar pulih dari luka fisik maupun trauma psikologis. (*)

Sumber: HeraldSulsel.id

Terkait: KDRT

BERITA TERKAIT

2021-2022 Kasus Perceraian di Parepare Didominasi Cerai Gugat, Ini Salah Satu Penyebabnya

2021-2022 Kasus Perceraian di Parepare Didominasi Cerai Gugat, Ini Salah Satu Penyebabnya

2 November 2023
Temui Kapolres, PMII Parepare Sampaikan Sejumlah Kasus

Temui Kapolres, PMII Parepare Sampaikan Sejumlah Kasus

28 Juli 2023
Jaksa Pinrang Sukses Damaikan Kasus KDRT

Jaksa Pinrang Sukses Damaikan Kasus KDRT

16 Maret 2022
Ibu di Parepare ini Tega Aniaya Putrinya dengan Balok Sambil Direkam

Ibu di Parepare ini Tega Aniaya Putrinya dengan Balok Sambil Direkam

23 September 2020
Kasus KDRT, Suami Diduga Mabuk Layangkan Tinju ke Wajah Istrinya

Kasus KDRT, Suami Diduga Mabuk Layangkan Tinju ke Wajah Istrinya

24 Oktober 2018
Selanjutnya
Cuaca Ekstrem Diprediksi hingga 13 Februari, Ratusan Warga Makassar Kini Mengungsi Akibat Banjir

Cuaca Ekstrem Diprediksi hingga 13 Februari, Ratusan Warga Makassar Kini Mengungsi Akibat Banjir

Berita Terbaru

Belajar Bertahan di Zaman AI

Belajar Bertahan di Zaman AI

4 Februari 2026
Direktur Pijarnews.com Hadiri AI Tools Training for Journalists Suara.com–LMC Didukung GNI di Makassar

Direktur Pijarnews.com Hadiri AI Tools Training for Journalists Suara.com–LMC Didukung GNI di Makassar

3 Februari 2026
UMPAR Gelar Pengembangan Akademik dan Dosen

UMPAR Gelar Pengembangan Akademik dan Dosen

3 Februari 2026
Tasming Hamid Tegaskan Komitmen Pemkot Parepare dalam Rakornas Nasional di SICC Bogor

Tasming Hamid Tegaskan Komitmen Pemkot Parepare dalam Rakornas Nasional di SICC Bogor

3 Februari 2026
DAD PIKOM IMM Politani Pangkep Resmi Digelar, Cetak Kader Immawan dan Immawati Berkemajuan

DAD PIKOM IMM Politani Pangkep Resmi Digelar, Cetak Kader Immawan dan Immawati Berkemajuan

1 Februari 2026
Pasca Dilantik, Rektor Gelar Silaturahmi Bersama IKA UMPAR

Pasca Dilantik, Rektor Gelar Silaturahmi Bersama IKA UMPAR

31 Januari 2026
Hamil 5 Bulan, Ibu dan Anak Gepeng di Pinrang Dipulangkan ke Makassar

Hamil 5 Bulan, Ibu dan Anak Gepeng di Pinrang Dipulangkan ke Makassar

30 Januari 2026
Wujudkan Pesisir Bersih, TNI-Polri dan Mahasiswa KKN Unhas Bersihkan Sampah di Pantai Mattirotasi

Wujudkan Pesisir Bersih, TNI-Polri dan Mahasiswa KKN Unhas Bersihkan Sampah di Pantai Mattirotasi

30 Januari 2026
Senyum Warga Pinrang Terima Sertipikat Tanah Eks Kawasan Hutan, Bupati: Jangan Dijual!

Senyum Warga Pinrang Terima Sertipikat Tanah Eks Kawasan Hutan, Bupati: Jangan Dijual!

30 Januari 2026
Bupati Sidrap Siap Hadiri Milad Muhammadiyah ke-113, Agendakan Bermalam di Desa Lombo hingga Pasar Murah

Bupati Sidrap Siap Hadiri Milad Muhammadiyah ke-113, Agendakan Bermalam di Desa Lombo hingga Pasar Murah

30 Januari 2026

Artikel Lainnya

Media Online Pijar News ini Telah Terverifikasi secara Administratif dan Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang
  • Redaksi
  • Advertise
  • Kebijakan Privacy
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Pemberitaan
  • Perlindungan Wartawan

©2016 - 2025. Hak Cipta oleh PT. Pijar Media Global.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nasional
  • Ajatappareng
  • Pijar Channel
  • Sulselbar
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Opini
  • Teknologi
  • Kesehatan

©2016 - 2025. Hak Cipta oleh PT. Pijar Media Global.