Baru Diwisuda, Mahasiswa FEBI-IAIN Parepare Ini Langsung Diterima Kerja di BUMN Terbesar

Akmal Basri
Akmal Basri (pakai toga) foto bersama Makbul, Pimpinan Bank BRI Cabang Parepare (disamping kanan, baju batik merah), Syukur, Asisten Manager Pemasaran Bank BRI Cabang Parepare (ujung kiri), Marjani Umar, Bagian Funding Officer (ujung kanan, samping Pak Satar).

PAREPARE, PIJARNEWS.COM — Belajar dan bekerja sambil beribadah kepada Allah Subhana Wataala menjadi kunci keberhasilan Akmal Basri. Mahasiswa Jurusan Perbankan Syariah, Fakultas Ekonomi Bisnis Islam (FEBI) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare, Sulawesi Selatan ini tidak susah lagi mencari kerja usai diwisuda di Auditorium IAIN Parepare, Kamis 21 Februari 2019 lalu.

Soalnya, pria berusia 23 tahun ini sudah diterima bekerja di salah satu BUMN terbesar di Indonesia yakni di Kantor Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Parepare.

“Saya sangat bersyukur pernah menimba ilmu di IAIN Parepare. Saat diwisuda, saya memperoleh IPK 3,84. Banyak ilmu pengetahuan yang saya peroleh dari bapak dan ibu dosen yang mengajar di IAIN. Sehingga saat mendaftar menjadi karyawan BRI bisa dengan mudah menjalani tes dan alhamdulillah lulus,” kata Akmal kepada PIJARNEWS saat diwawancara melalui telepon pada Jumat malam, 22 Februari 2019. Saat itu, Akmal mengaku
sedang menjaga stand pameran BRI di Lapangan Andi Makkasau, Parepare.

akmal
Akmal Basri (pakai kemeja) sedang melayani pengunjung stand pameran.

Akmal mengatakan, dari 100 pelamar di BRI, ia berhasil masuk 30 besar untuk menjalani psikotes. Setelah itu, masuk 17 besar untuk tes wawancara.  “Setelah menjalani tes wawancara, saya berhasil diterima bersama 4 orang pelamar pada 3 Desember 2018 . Saya dari IAIN Parepare, satu orang alumni Unhas, dan 2 orang lainnya berasal dari perguruan tinggi asal Makassar. Saya diterima kerja 3 bulan usai saya diyudisium pada 1 September 2018.  Saat ini, saya ditempatkan pada divisi pengawasan BRI-LINK yang ada di toko-toko dan rumah warga,” ungkap Akmal. 

Selama kuliah di STAIN yang kini berubah status menjadi IAIN, pria kelahiran Ujunge, Kelurahan Batu Pute, Kabupaten Barru ini juga menjalani aktivitas bekerja. “Sebenarnya orang tua di kampung yang bekerja sebagai
petambak melarang saya bekerja sambil kuliah, karena katanya masih mampu membiayai. Namun saya tetap bekerja untuk mencari pengalaman dan membiayai sendiri kuliah serta kehidupan sehari-hari,” ujar Akmal.

Anak ke 4 dari 9 bersudara pasangan Haji Basri dengan Hajjah Munawwarah ini nekat melamar kerja sebagai pelayan di Kafe Kopipaste Jalan Andi Mappatola, samping Kantor Polres Kota Parepare. “Saat pertama masuk kerja, saya sebagai pelayan selama 3 bulan, kemudian 8 bulan menjadi barista atau peracik minuman kopi dan 4 bulan menjadi asisten manager kopipaste,” tutur Akmal menceritakan pengalaman kuliah sambil bekerja.

Pada pagi hingga sore hari, Akmal menggunakan waktunya untuk masuk kuliah. Sedangkan pada malam hari dipakai bekerja sebagai pelayan di kafe. “Agar tidak telat bangun subuh untuk beribadah dan berangkat kuliah, saya selalu membunyikan jam weker sekeras-kerasnya,” ujar Akmal yang mengaku tak punya pengalaman organisasi di Kampus.

Dekan Fakultas FEBI IAIN Parepare, Dr Kamal Subair mengapresiasi kegigihan Akmal Basri dalam menjalani kuliah sambil bekerja.”Kami bersyukur karena ada alumni Jurusan Perbankan Syariah, Fakultas Ekonomi Bisnis Islam
langsung diterima bekerja di salah satu perusahaan BUMN terbesar di Indonesia. Semoga ilmu yang diperoleh selama ini berguna bagi agama, bangsa dan negara,” ujar Kamal.

Selain Kamal, sejumlah Dosen FEBI dan Syariah IAIN Parepare juga memberikan selamat kepada Akmal Basri.(*)

Penulis : Alfiansyah Anwar

Bagikan :

Komentar

Komentar Anda