PAREPARE, PIJARNEWS.COM–Upaya memperkuat pola konsumsi pangan sehat sejak usia dini terus digaungkan Pemerintah Kota Parepare. Melalui program Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA) Goes to School, edukasi pangan difokuskan pada pembentukan kebiasaan makan sehat anak sekolah sebagai fondasi tumbuh kembang, peningkatan konsentrasi belajar, serta pencegahan masalah gizi di masa depan.
Program perdana ini secara khusus menyasar sekolah-sekolah di wilayah pinggiran sebagai bagian dari upaya pemerataan edukasi pangan sehat.
Kegiatan B2SA Goes to School dibuka secara resmi oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kota Parepare yang diwakili Sekretaris TP PKK, Ananda Febriani G. Usbal, di UPTD SD Negeri 58 Parepare, Kelurahan Watang Bacukiki, Selasa (16/11/2025). Sejumlah sekolah turut terlibat, di antaranya SD Negeri 58 Parepare, SD Negeri 32 Parepare, DDI Darul Ulum, dan SMP Negeri 13 Parepare.
Sekretaris TP PKK Kota Parepare yang akrab disapa Feby menyampaikan bahwa gerakan B2SA sejalan dengan peran strategis TP PKK dalam membina keluarga, khususnya dalam menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya konsumsi pangan sehat dan aman sejak usia dini.
“Edukasi kepada anak-anak merupakan investasi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan daya saing masyarakat Kota Parepare. Pola makan sehat harus dibangun dari lingkungan keluarga dan diperkuat di sekolah,” ujar Feby saat membacakan sambutan Ketua TP PKK Parepare.
Ia menegaskan, pemahaman tentang makan B2SA tidak hanya berdampak pada kesehatan fisik anak, tetapi juga memengaruhi kemampuan berpikir, semangat belajar, serta pembentukan karakter hidup sehat. Karena itu, sinergi antara pemerintah, sekolah, dan keluarga menjadi kunci keberhasilan program tersebut.
Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Parepare Idris, Sekretaris Dinas Pendidikan Johansyah, Camat Bacukiki Muhammad Syakir, tokoh masyarakat Bacukiki Andi Nurhanjayani, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya.
Melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pemkot Parepare memberikan edukasi kepada siswa mengenai pentingnya pola makan B2SA dalam menunjang tumbuh kembang, menjaga daya tahan tubuh, serta mencegah risiko gizi buruk dan stunting. Edukasi disampaikan secara interaktif melalui penyuluhan, kuis, dan permainan edukatif yang melibatkan partisipasi aktif siswa. Panitia juga menyiapkan hadiah menarik sebagai bentuk apresiasi bagi peserta.
Kegiatan semakin semarak dengan kehadiran Tim SAREBBA (Safari Edukasi Berbahasa Daerah) dari berbagai sekolah di wilayah perkotaan yang menghibur sekaligus mengedukasi siswa melalui penggunaan bahasa daerah, serta melibatkan sejumlah relawan dari berbagai komunitas.
“Pendekatan ini efektif dalam menyampaikan pesan edukasi pangan secara menyenangkan dan mudah dipahami oleh siswa,” ujar Adriani Chalik, salah satu panitia kegiatan.
Melalui program B2SA Goes to School, diharapkan kesadaran akan pentingnya konsumsi pangan beragam, bergizi, seimbang, dan aman dapat tertanam sejak dini, sehingga melahirkan generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.


















