toto

toto

Situs Toto

Situs Toto

Togel Online

toto

  • Tentang Kami
  • Tim Pijarnews
  • Kerjasama
Sabtu, 31 Januari, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Nasional
  • Ajatappareng
  • Pijar Channel
  • Sulselbar
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Opini
  • Teknologi
  • Kesehatan
Pijar News
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Utama Kesehatan

Jurnalis se-KTI Ikut Pelatihan Peliputan Hak Anak dan Kesetaraan, Ini yang Dibahas

Dian Muhtadiah Hamna Editor: Dian Muhtadiah Hamna
14:13, 08 Desember 2019
di Kesehatan
Waktu Baca: 3 menit
Jurnalis se-KTI Ikut Pelatihan Peliputan Hak Anak dan Kesetaraan, Ini yang Dibahas

Baca Juga

Diskusi Festival Media 2025: Ketika Pangan, Energi, dan Ritual Adat Terkikis Modernisasi

30 Tahun Aji, Tantangan Media, Bocor Alus Peroleh Udin Award hingga Foto Pilu Proyek PSN

MAKASSAR, PIJARNEWS.COM—Puluhan jurnalis berbagai media massa cetak, elektronik, dan daring dari berbagai provinsi di Kawasan Timur Indonesia (KTI) mengikuti Pelatihan Peliputan Hak Anak dan Kesetaraan di Hotel Gammara, Kota Makassar, Sabtu (7/12/2019).

Kegiatan yang diagendakan selama dua hari itu diselenggarakan oleh Aliansi Jurnalis Independen (AJI) bekerja sama Kementerian Kesehatan RI dan Unicef (organisasi PBB untuk anak). Tujuan dari lokakarya adalah memberikan pemahaman kepada jurnalis tentang hak-hak anak atas kesehatan.

Perwakilan dari Unicef Indonesia, Henky Widjaja mengatakan, kesehatan anak menjadi masalah utama di Indonesia. Angka kematian bayi disebut menurun berdasarkan hasil Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia dari 68 per 1.000 kelahiran hidup pada tahun 1991 menjadi 24 per 1.000 kelahiran hidup tahun 2017.

“Tanggal 25 September 2015 di markas besar PBB, para pemimpin dunia secara resmi mendukung agenda tujuan pembangunan berkelanjutan (MDGs) sebagian perjanjian pembangunan global,” kata Henky dan menambahan jika pertemuan itu dihadiri 193 kepala negara termasuk Jusuf Kalla yang kala itu menjabat wakil presiden Indonesia.

Syamsu Alam dari Kementerian Kesehatan RI memaparkan materi program imunisasi Indonesia di hadapan jurnalis dari berbagai provinsi di Sulawesi, Maluku, Papua, dan Nusa Tenggara.

Menurut dia, imunisasi dibagi beberapa kategori berdasarkan usia. Imunisasi dasar untuk anak usia di bawah satu tahun dengan tujuan melindungi anak dari berbagai penyakit, seperti hepatitis B, TBC, difteri, pertusis (batuk rejan, batuk 100 hari), tetanus, polio, infeksi paru dan otak serta telinga tengah, campak, serta rubella (campak jermas).

Kemudian,  kata Syamsu, imunisasi lanjutan untuk anak usia 18-24 bulan dengan tujuan melindungi anak dari penyakit polio serta campak dan rubella, difteri dan tetanus, kanker leher rahim.

Selanjutnya imunisasi lengkap yang mencakup; imunisasi dasar bagi bayi, imunisasi lanjutan bagi bagi di bawa dua tahun, dan imunisasi lanjutan bagi anak usia sekolah dasar sederajat.

“Anak yang tidak diimunisasi lengkap tidak memiliki kekebalan sempurna terhadap penyakit-penyakit berbahaya sehingga muda tertular penyakit, menderita sakit berat.

“Selain itu, mereka juga menjadi sumber penularan penyakit bagi orang lain,” ujar Syamsu saat memaparkan materinya.

Syamsu juga memaparkan capaian imunisasi di Indonesia tahun 2018. Paling rendah dengan presentase 60-80% terdapat beberapa provinsi seperti Papua, Maluku, Maluku Utara, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Utara, Riau, dan Aceh.

Sedangkan pencapaian imunisasi tertinggi di atas 95% pada tahun 2018 yakni Kalimantan Timur, Bali, Jawa Timur, Jawa Tengah, Lampung, Sumatera Selatan, dan Jambi. Beberapa provinsi lainnya pada angka 80-95% termasuk Sulawesi Selatan.

Untuk pencapaian yang masih rendah, Kemenkes kata Syamsu, dihadapkan pada beberapa kondisi dan tantangan. Salah satu di antaranya seperti bias informasi yang berujung pada munculnya anggapan di masyarakat bahwa vaksin measles and rubella (MR) bertentangan dengan nilai-nilai agama. Kemudian, lanjut dia, kondisi geografis yang menyulitkan petugas kesehatan menjangkau daerah-daerah terpencil.

“Muncul fenomena di masyarakat menolak imunisasi. Tingkat kepercayaan masyarakat terhadap vaksin menurun. Ada faktor politik, sejarah, hingga emosional,” ujar Syamsu Alam.

Akan tetapi, lanjut dia, dua persoalan tersebut telah diatasi  dengan menggandeng tokoh-tokoh agama. Sedangkan daerah yang sulit dijangkau diatasi dengan cara menggunakan helikopter.

“Jangan biarkan kuman penyakit menyerang anak-anak kita, berikan imunisasi lengkap,” ucapnya.

Sedangkan narasumber dari Yayasan Orang Tua Peduli, Purnamawati Sujud menekankan betapa pentingnya imunisasi. Dia menyebut, vaksin merupakan penemuan fenomenal dan terbesar di dunia kedokteran yang tidak ternilai harganya.

“Sehingga imunisasi dianggap sebagai suatu upaya harus kita blow up. Imunisasi adalah suatu upaya kemanusian dan kesepakatan global,” jelas Purnamawati.

Tujuan akhir dari imunisasi, lanjut dia, melindungi anak dari berbagai ancaman penyakit, seperti campak, hepatitis B, polio, dan lainnya. “Imunisasi melindungi  orang dari penyakit tertentu,” katanya.

Purnamawati menjelaskan, salah satu fungsi dari imunisasi adalah memproduksi antibodi yang membuat tubuh menjadi kebal terhadap penyakit.

Karena itu, kata dia, tidak ada alasan bagi masyarakat atau orang tua anak untuk menolak imunisasi. “Ketidaktahuan yang membuat banyak orang menolak imunisasi,” tutupnya.

Jurnalis dari Suara Papua Arnoldus Belau mengemukakan beberapa fakta minimnya pencapaian imunisasi di pedalaman Papua. “Kenapa Papua merasa takut yang namanya imunisasi, ini lebih karena kurangnya sosialisasi,” ujar dia.

Oleh karena itu, kata dia, pemerintah harus mencari cara yang tepat agar imunisasi diterima dengan mudah oleh masyarakat Papua. Termasuk solusi agar anak tidak takut disuntik. “Ini, yang disuntik ini. Harus dijelaskan sedemikian rupa agar mereka mau,” tambah Arnoldus.  (*)

Editor: Dian Muhtadiah Hamna

Terkait: Aliansi Jurnalis Independen

BERITA TERKAIT

Diskusi Festival Media 2025: Ketika Pangan, Energi, dan Ritual Adat Terkikis Modernisasi

Diskusi Festival Media 2025: Ketika Pangan, Energi, dan Ritual Adat Terkikis Modernisasi

14 September 2025
30 Tahun Aji, Tantangan Media, Bocor Alus Peroleh Udin Award hingga Foto Pilu Proyek PSN

30 Tahun Aji, Tantangan Media, Bocor Alus Peroleh Udin Award hingga Foto Pilu Proyek PSN

11 Agustus 2024
Empat Pasangan Calon Ketum-Sekjen AJI Indonesia Ramaikan Pemilu AJI

Empat Pasangan Calon Ketum-Sekjen AJI Indonesia Ramaikan Pemilu AJI

22 April 2024
Pesan Atiqah Hasiholan Saat Peluncuran Kampanye Aksi Generasi Iklim

Pesan Atiqah Hasiholan Saat Peluncuran Kampanye Aksi Generasi Iklim

23 April 2022
Catatan dari Training of Trainers (ToT) Literasi Digital untuk Akademisi

Catatan dari Training of Trainers (ToT) Literasi Digital untuk Akademisi

25 Januari 2022
Pertama Dalam Sejarah AJI, Duet Sasmito-Ika Terpilih Ketua AJI Indonesia di Kongres Virtual

Pertama Dalam Sejarah AJI, Duet Sasmito-Ika Terpilih Ketua AJI Indonesia di Kongres Virtual

2 Maret 2021
Selanjutnya
Muhammad Nur Nakhodai Pemuda Muhammadiyah Pinrang

Muhammad Nur Nakhodai Pemuda Muhammadiyah Pinrang

Berita Terbaru

Pasca Dilantik, Rektor Gelar Silaturahmi Bersama IKA UMPAR

Pasca Dilantik, Rektor Gelar Silaturahmi Bersama IKA UMPAR

31 Januari 2026
Hamil 5 Bulan, Ibu dan Anak Gepeng di Pinrang Dipulangkan ke Makassar

Hamil 5 Bulan, Ibu dan Anak Gepeng di Pinrang Dipulangkan ke Makassar

30 Januari 2026
Wujudkan Pesisir Bersih, TNI-Polri dan Mahasiswa KKN Unhas Bersihkan Sampah di Pantai Mattirotasi

Wujudkan Pesisir Bersih, TNI-Polri dan Mahasiswa KKN Unhas Bersihkan Sampah di Pantai Mattirotasi

30 Januari 2026
Senyum Warga Pinrang Terima Sertipikat Tanah Eks Kawasan Hutan, Bupati: Jangan Dijual!

Senyum Warga Pinrang Terima Sertipikat Tanah Eks Kawasan Hutan, Bupati: Jangan Dijual!

30 Januari 2026
Bupati Sidrap Siap Hadiri Milad Muhammadiyah ke-113, Agendakan Bermalam di Desa Lombo hingga Pasar Murah

Bupati Sidrap Siap Hadiri Milad Muhammadiyah ke-113, Agendakan Bermalam di Desa Lombo hingga Pasar Murah

30 Januari 2026
Musrenbang, Warga Watang Pulu Suarakan Infrastruktur Hingga Layanan Kesehatan

Musrenbang, Warga Watang Pulu Suarakan Infrastruktur Hingga Layanan Kesehatan

29 Januari 2026
Di Bawah Pembinaan LAN, Latsar CPNS Parepare Dijalankan secara Terpadu

Di Bawah Pembinaan LAN, Latsar CPNS Parepare Dijalankan secara Terpadu

29 Januari 2026
Kisah di Balik Layar Mahasiswa Pinrang Bongkar Kredit Fiktif: Diancam hingga Rumah Dicari

Kisah di Balik Layar Mahasiswa Pinrang Bongkar Kredit Fiktif: Diancam hingga Rumah Dicari

29 Januari 2026
Raih UHC Award 2026 Kategori Madya, Wali Kota Parepare: UHC Ini Lahir dari Keberanian

Raih UHC Award 2026 Kategori Madya, Wali Kota Parepare: UHC Ini Lahir dari Keberanian

28 Januari 2026
Detik-detik Evakuasi Pekerja Bangunan di Pinrang yang Tersengat Listrik

Detik-detik Evakuasi Pekerja Bangunan di Pinrang yang Tersengat Listrik

28 Januari 2026

Artikel Lainnya

Media Online Pijar News ini Telah Terverifikasi secara Administratif dan Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang
  • Redaksi
  • Advertise
  • Kebijakan Privacy
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Pemberitaan
  • Perlindungan Wartawan

©2016 - 2025. Hak Cipta oleh PT. Pijar Media Global.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nasional
  • Ajatappareng
  • Pijar Channel
  • Sulselbar
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Opini
  • Teknologi
  • Kesehatan

©2016 - 2025. Hak Cipta oleh PT. Pijar Media Global.