Yasser Latief Siapkan Tabungan Pendidikan untuk Anisa

Ketua BPH Umpar Yasser Latief

PAREPARE, PIJARNEWS.COM — Ketua Badan Pembina Harian (BPH) Universitas Muhammadiyah Parepare, Yasser Latief (YL) yang turut mendengar kondisi miris yang dialami Annas, penderita sakit katup jantung, tergerak untuk membantu meringankan beban keluarga itu. YL menyiapkan tabungan pendidikan untuk anak Annas, Anisa.

Sebelumnya, kebutuhan paling subtansial untuk Annas adalah biaya hidup selama dirawat di Makassar dan tempat tinggal yang layak di Parepare. Berkat perhatian para dermawan, hal tersebut kini telah terpenuhi. Namun selama masa penyembuhan, tentu Annas belum mampu bekerja, sehingga belum mampu menafkahi keluarganya termasuk kebutuhan pendidikan Anisa dan adik-adiknya.

“Sehingga kita melihat prioritas beliau saat ini adalah biaya pendidikan anaknya. Kita akan membuka rekening buat Anisa, berisi tabungan yang insya Allah bisa digunakan Anisa dan adik-adiknya untuk membeli kebutuhan pendidikan,” urai Yasser.

Anisa ternyata sudah 12 hari terakhir tidak masuk sekolah. Dia terpaksa membolos lantaran harus berkeliling dari pintu ke pintu meminta sumbangan demi kesembuhan ayahnya. Kini, Anisa bisa kembali fokus bersekolah.

“Kita sangat menyadari betapa pentingnya keberlangsungan pendidikan, apalagi bagi anak-anak usai sekolah. Anak-anak itu harus tetap belajar dengan giat. Pendidikannya tidak boleh terganggu, meski didera kondisi sulit,” jelas YL.

Nomor rekening keluarga yang tinggal diatas selokan itu, juga akan dipublikasi via pijarnews.com . Hal tersebut agar dermawan yang masih ingin membantu Anisa bisa dengan mudah mengirim langsung lewat rekening itu.

Ketua BPH Umpar Yasser Latief (foto: Suddin/Pijar)

Perhatian YL terhadap dunia pendidikan bukan baru kali ini ditunjukkan. Meski berkali-kali enggan diberitakan, namun aksi YL tetap terpotret kalangan jurnalis. Salah satunya saat YL memberi bantuan kepada Putri, siswi kurang mampu dari SD 30 Parepare yang putus sekolah.

Selain itu, posisi YL sebagai Ketua BPH Umpar juga digunakan membuat terobosan-terobosan dibidang pendidikan. Seperti kebijakan BPH menyiapkan beasiswa bagi mahasiswa berprestasi serta mahasiswa penghafal Alquran. (ris)

Bagikan :

Komentar

Komentar Anda