Segala Hal Tentang Proyek ‘Kebun Angin’ di Sidrap

SIDRAP, PIJARNEWS.COM — Memanfaatkan potensi alam yang ada untuk menghasilkan energi listrik, saat ini tengah dibangun proyek ‘kebun angin’ alias Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB). Salah satunya berlokasi di Desa Pabbaresseng, Kecamatan Watang Pulu, Sidrap.

Proyek ini digarap oleh investor asal Amerika Serikat, UPC Renewables bekerjasama dengan Overseas Private Investment Corporation (OPIC), PT Binatek Energi Terbarukan dan Ayala Energy. Yang membanggakan, PLTB ini nenggunakan 85 persen tenaga kerja lokal.

Press Officer PT UPC Renewables Indonesia Yermia Riezky menjelaskan, saat ini 30 turbin sedang dibangun. Pondasinya telah rampung. Pondasi berdiameter 20 meter itu nantinya akan menopang menara setinggi 80 meter dengan mesin turbin Gamesa G114 2.5MW dari Spanyol dan tiga bilah masing-masing sepanjang 56 meter.

Kekuatan fondasi-fondasi tersebut menjadi fokus utama karena akan menopang turbin-turbin yang akan terus berputar selama 24 jam setiap hari guna menghasilkan energi listrik total sebesar 75 MW. Dengan kapasitas itu, PLTB Sidrap menjadi ‘kebun angin’ terbesar di Indonesia.

“Untuk mendapatkan kekuatan ini, rangka baja turbin juga diisi dengan beton berkualitas tinggi serta menggunakan pasir yang bersih dan campuran kerikil terbaik,” tandasnya.

Masing-masing kincir, butuh lahan 10×10 m. Kantor butuh 2 hektar, termasuk workshop dan penyimpanan spare part. Kompleks PLTB juga dibangun total jalan 11 km. Total anggarannya Rp2 triliun, dan akan selesai pada Maret. Jika beroperasi, akan menghasilkan energi 75 MW, itu setara 7 persen energi listrik se-Sulsel.

PLTB merupakan pembangkit listrik yang berasal dari energi terbarukan dimana sumber energinya tidak pernah habis. Selain itu energi yang dibangkitkan tidak mencemari lingkungan, memiliki potensi yang sangat besar untuk dibuat dalam skala besar, serta dapat dikembangkan pada daerah remote. Turbin angin menggunakan space yang lebih kecil dibanding pembangkit pada umumnya, sehingga tanah disekitar turbin masih dapat digunakan untuk keperluan lainnya, misalnya untuk pertanian. (sud/ris)

Bagikan :

Komentar

Komentar Anda