• Tentang Kami
  • Tim Pijarnews
  • Kerjasama
Minggu, 1 Februari, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Nasional
  • Ajatappareng
  • Pijar Channel
  • Sulselbar
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Opini
  • Teknologi
  • Kesehatan
Pijar News
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Utama Opini

Rahmah El Yunusiyah: Perempuan Minang yang Bikin Mesir Kagum

Oleh : Muhammad Haramain

Muhammad Tohir Editor: Muhammad Tohir
15:34, 11 November 2025
di Opini
Waktu Baca: 2 menit
Rahmah El Yunusiyah: Perempuan Minang yang Bikin Mesir Kagum

OPINI–RAHMAH, tiga suku kata yang sederhana, tapi di dalamnya tersimpan energi yang luar biasa. Baru saja. Tepat 10 November 2025. Presiden Prabowo Subianto menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepadanya. Rahmah El Yunusiyah.

Jujur, saya baru tahu detailnya belakangan. Dan langsung kaget. Bukan kaget karena baru, tapi kaget karena kenapa baru sekarang?
Namanya memang sudah masyhur di Padang Panjang. Tentu saja. Dia pendiri Diniyah Putri. Sekolah khusus perempuan pertama di Indonesia. Didirikan tahun 1923.

Tahun 1923! Indonesia belum merdeka. Kartini sudah tiada. Tapi di tengah kebekuan itu, Rahmah sudah berani bikin terobosan yang nyeleneh.
Bayangkan. Perempuan di Minangkabau awal abad ke-20. Itu zaman yang super konservatif. Perempuan biasanya hanya mengaji di surau, diajari yang itu-itu saja.

Tapi Rahmah nekat. Dia tidak puas dengan sistem koedukasi yang campur laki-laki dan perempuan. Ia bilang, perempuan butuh ilmunya sendiri. Ilmu praktis, agama mendalam.

Dia datangi ulama-ulama Minangkabau. Minta diajari agama secara privat. Sesuatu yang hampir tidak pernah dilakukan perempuan saat itu. Ini mindset disruption namanya. Jauh sebelum istilah disruption itu populer.
Dia tidak mau cuma jadi pelengkap.

Baca Juga

Rahmah El Yunusiyah: Perempuan Minang yang Bikin Mesir Kagum

Pahlawan Zaman Now: Kepahlawanan sebagai Tindakan Bermakna di Era Digital

Lalu lahirlah Diniyah Putri. Sekolah yang fokus mencetak pemimpin perempuan. Bukan cuma pintar mengaji, tapi juga tahu cara mengurus rumah tangga, mengelola hidup, bahkan berpolitik.

Pikirannya melompat jauh ke depan. Sampai melompati batas negara.
Tahun 1955. Imam Besar Al-Azhar dari Mesir datang ke Diniyah Putri. Abdurrahman Taj namanya. Dia penasaran. Ada apa di Padang Panjang ini?

Setelah melihat langsung, dia terkesima. Kagum sekali. Sampai-sampai, Al-Azhar yang segede itu, yang sudah ratusan tahun, akhirnya terinspirasi. Mereka kemudian membuka Kulliyatul Banat. Fakultas khusus untuk perempuan.
Hanya karena terinspirasi Diniyah Putri yang kecil di Padang Panjang itu.

Dua tahun kemudian, giliran Rahmah yang ke Kairo. Kunjungan balasan. Di sana, Al-Azhar memberinya gelar kehormatan: Syekhah.

Belum pernah ada perempuan yang dapat gelar itu sebelumnya! Seorang perempuan dari Padang Panjang, Sumatera, mendapat gelar tertinggi dari Universitas Islam paling tua dan paling bergengsi di dunia.
Ini bukan main-main. Ini pengakuan kelas dunia.

Tapi Rahmah bukan hanya guru. Dia pejuang yang nyata.
Saat revolusi, dia tidak pegang senapan. Tidak naik tank. Dia kerahkan muridnya untuk tugas yang tak kalah penting: Logistik.

Penyedia perbekalan. Makanan, obat-obatan, sampai membantu pengadaan senjata untuk TKR (Tentara Keamanan Rakyat). Dia memastikan perut tentara kenyang, luka-luka diobati. Itu sama pentingnya dengan peluru.

Perang itu bukan cuma di garis depan. Perang itu juga di dapur, di apotek sederhana, di balik layar.

Tentu saja Belanda gerah. Mereka tidak suka perempuan cerdas dan militan. Apa yang terjadi? Rahmah ditangkap. Dijebloskan ke penjara. 7 Januari 1949.
Rahmah tahu betul risiko perjuangannya. Tapi dia jalan terus. All out.

Setelah merdeka, dia sempat jadi anggota DPR dari Masyumi. Tapi jiwa pejuangnya memanggil lagi. Ketika PRRI bergejolak, dia memilih ikut bergerilya. Keluar dari parlemen, masuk hutan. Membela idealismenya.

Pahlawan itu bukan soal pangkat. Bukan soal seberapa banyak monumennya. Tapi soal seberapa besar legacy-nya.

Rahmah El Yunusiyah meninggalkan Diniyah Putri. Sebuah institusi yang membuktikan bahwa perempuan Indonesia mampu berdiri sejajar, bahkan menginspirasi peradaban Islam dunia.

Dia mengubah mindset. Dia melawan arus. Dia tidak cuma menunggu. Dia menciptakan.

Gelar Pahlawan Nasional dari Presiden Prabowo hari ini, 10 November 2025, memang sudah sepantasnya. Gelar itu menegaskan: Perempuan Minang ini, yang bikin Mesir pun kagum, adalah salah satu tiang bangsa kita.

Rahmah adalah pelajaran penting bagi perempuan masa kini. Bahwa revolusi sejati dimulai dari pendidikan. Dimulai dari dapur, dari surau, dan dari seorang perempuan yang berani bilang: “Saya tidak puas. Saya akan bikin yang lebih baik.(*)

Terkait: MinangPahlawanRahmah El Yunusiah

BERITA TERKAIT

Rahmah El Yunusiyah: Perempuan Minang yang Bikin Mesir Kagum

Rahmah El Yunusiyah: Perempuan Minang yang Bikin Mesir Kagum

11 November 2025
Pahlawan Zaman Now: Kepahlawanan sebagai Tindakan Bermakna di Era Digital

Pahlawan Zaman Now: Kepahlawanan sebagai Tindakan Bermakna di Era Digital

10 November 2025
Direktur RSUD Andi Makkasau Terima TP2GP Kemensos Verifikasi Gelar Pahlawan Andi Makkasau

Direktur RSUD Andi Makkasau Terima TP2GP Kemensos Verifikasi Gelar Pahlawan Andi Makkasau

16 Juni 2024
Hormati Jasa Pahlawan, Momen HBI ke 72 Kanim Parepare Gelar Upacara Tabur Bunga

Hormati Jasa Pahlawan, Momen HBI ke 72 Kanim Parepare Gelar Upacara Tabur Bunga

24 Januari 2022
Peringatan Hari Pahlawan Terapkan Prokes di Sidrap

Peringatan Hari Pahlawan Terapkan Prokes di Sidrap

10 November 2020
Pemkab Pinrang Bakal Abadikan Nama Serka Sahlan Jadi Nama Jalan

Pemkab Pinrang Bakal Abadikan Nama Serka Sahlan Jadi Nama Jalan

20 September 2020
Selanjutnya
Rahmah El Yunusiyah: Perempuan Minang yang Bikin Mesir Kagum

Rahmah El Yunusiyah: Perempuan Minang yang Bikin Mesir Kagum

Berita Terbaru

Pasca Dilantik, Rektor Gelar Silaturahmi Bersama IKA UMPAR

Pasca Dilantik, Rektor Gelar Silaturahmi Bersama IKA UMPAR

31 Januari 2026
Hamil 5 Bulan, Ibu dan Anak Gepeng di Pinrang Dipulangkan ke Makassar

Hamil 5 Bulan, Ibu dan Anak Gepeng di Pinrang Dipulangkan ke Makassar

30 Januari 2026
Wujudkan Pesisir Bersih, TNI-Polri dan Mahasiswa KKN Unhas Bersihkan Sampah di Pantai Mattirotasi

Wujudkan Pesisir Bersih, TNI-Polri dan Mahasiswa KKN Unhas Bersihkan Sampah di Pantai Mattirotasi

30 Januari 2026
Senyum Warga Pinrang Terima Sertipikat Tanah Eks Kawasan Hutan, Bupati: Jangan Dijual!

Senyum Warga Pinrang Terima Sertipikat Tanah Eks Kawasan Hutan, Bupati: Jangan Dijual!

30 Januari 2026
Bupati Sidrap Siap Hadiri Milad Muhammadiyah ke-113, Agendakan Bermalam di Desa Lombo hingga Pasar Murah

Bupati Sidrap Siap Hadiri Milad Muhammadiyah ke-113, Agendakan Bermalam di Desa Lombo hingga Pasar Murah

30 Januari 2026
Musrenbang, Warga Watang Pulu Suarakan Infrastruktur Hingga Layanan Kesehatan

Musrenbang, Warga Watang Pulu Suarakan Infrastruktur Hingga Layanan Kesehatan

29 Januari 2026
Di Bawah Pembinaan LAN, Latsar CPNS Parepare Dijalankan secara Terpadu

Di Bawah Pembinaan LAN, Latsar CPNS Parepare Dijalankan secara Terpadu

29 Januari 2026
Kisah di Balik Layar Mahasiswa Pinrang Bongkar Kredit Fiktif: Diancam hingga Rumah Dicari

Kisah di Balik Layar Mahasiswa Pinrang Bongkar Kredit Fiktif: Diancam hingga Rumah Dicari

29 Januari 2026
Raih UHC Award 2026 Kategori Madya, Wali Kota Parepare: UHC Ini Lahir dari Keberanian

Raih UHC Award 2026 Kategori Madya, Wali Kota Parepare: UHC Ini Lahir dari Keberanian

28 Januari 2026
Detik-detik Evakuasi Pekerja Bangunan di Pinrang yang Tersengat Listrik

Detik-detik Evakuasi Pekerja Bangunan di Pinrang yang Tersengat Listrik

28 Januari 2026

Artikel Lainnya

Media Online Pijar News ini Telah Terverifikasi secara Administratif dan Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang
  • Redaksi
  • Advertise
  • Kebijakan Privacy
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Pemberitaan
  • Perlindungan Wartawan

©2016 - 2025. Hak Cipta oleh PT. Pijar Media Global.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nasional
  • Ajatappareng
  • Pijar Channel
  • Sulselbar
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Opini
  • Teknologi
  • Kesehatan

©2016 - 2025. Hak Cipta oleh PT. Pijar Media Global.