Forum Pengembang Ajatappareng

PTKIN Didorong Jalin Kerjasama Perguruan Tinggi Luar Negeri

virtual
Rapat koordinasi via online.

PAREPARE, PIJARNEWS.COM – Direktorat Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) Ditjen Pendis Kemenag RI menggelar rapat koordinasi penguatan kerjasama PTKIN se- Indonesia, Jumat (15/5/2020). Kegiatan rapat secara daring tersebut dirangkai penyerahan SK pengurus Wakil Rektor Bidang Kerjasama Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN).

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama IAIN Parepare, H. Muhammad Saleh turut serta dalam rapat koordinasi tersebut bersama dengan Kasubag KHM. Jumlah peserta yang hadir sekira 80 orang berasal dari Direktorat PTKI, Wakil Rektor/Wakil Ketua PTKIN, dan para Kabag/Kasubag Kerjasama di PTKIN.

Direktur PTKI, Arskal Salim dalam sambutannya mengapresiasi pelaksanaan rapat koordinasi kerjasama di tengah wabah Covid- 19. Ia pun berharap melalui rapat koordinasi ini, program kerjasama khususnya kerjasama PTKIN ke luar negeri dapat ditingkatkan.

“Kami akan mendorong dan mendukung PTKIN untuk melaksanakan kerjasama internasional,” paparnya seperti dilansir iainpare.ac.id

Tantangan yang akan dihadapi dalam membangun kerjasama internasional ada pada kemampuan sumber daya manusia.

“Untuk itu, saya mengharapkan PTKIN harus menyiapkan dan meningkatan kualitas sumber daya manusia yang dimilikinya,” ungkapnya.

Selain itu, Direktur PTKI ini juga meminta kepada PTKIN menyiapkan data base kerjasama sebagai bahan pemetaan program kerjasama yang akan dilakukan.

Rapat koordinasi yang dipandu (host) Kepala Subdit Kelembagaan dan Kerjasama Direktorat PTKI Ditjen Pendis Kemenag RI, Muhammad Adib Abdushomad menghadirkan dua narasumber, yaitu Priambudi Sulistiyanto, dosen Flinders University Australia dan Hj. Ulfiah, Wakil Rektor Bidang Kerjasama UIN Sunan Gunung Jati Bandung sekaligus Ketua Forum Wakil Rektor Bidang Kerjasama PTKIN.

Priambudi yang menjadi pembicara pertama, secara singkat mengenalkan Flinders University dengan menampilkan visualisasi kampus Flinders, yang memang kelihatan sangat elegan, perfeks dan menawan. Flinders University merupakan salah satu kampus yang cukup terkenal di dunia. Banyak mahasiswa asing yang kuliah di kampus tersebut, termasuk mahasiswa dari Indonesia. Salah satu alumninya adalah Pratikno, Sekretaris Negara.

Sebagai orang Indonesia di Flinders University, Priambudi mengaku selalu membuka peluang kerjasama dengan Indonesia dan menurutnya PTKIN (UIN,IAIN,STAIN) memiliki peluang yang besar. Di Flinders University menurutnya, salah satu kampus di Australia yang membuka mata kuliah Bahasa Indonesia. Tentu saja itu adalah peluang yang bisa dimanfaatkan dalam membangun kerjasama.

Priambudi juga menyampaikan bahwa di Flinders University membutuhkan pengembangan kajian keislaman yang khas Indonesia. “Kita di sini membutuhkan narasumber dari Indonesia untuk memberikan kajian tentang Islam, bukan Islam Timur Tengah tapi Islam keindonesiaan,” ujarnya.

Pada sesi tanya jawab, Priambudi mendapat pertanyaan dari peserta terkait peluang-peluang yang diuraikannya.

Sementara itu, Ketua Forum Warek Bidang Kerjasama, Hj. Ulfiah menguraikan desain penguatan kerjasama PTKIN. Menurutnya, program kerjasama harus dimulai dari spirit dan komitmen terwujudnya pendidikan tinggi yang bermutu untuk menjadi daya saing bangsa. Untuk membangun daya saing bangsa, PTKIN harus berkontribusi dengan meningkatkan kualitas lembaga melalui sumber daya yang berkualitas pula. (rls)

Bagikan :

Komentar

Komentar Anda

Pijar News di di Google News