Forum Pengembang Ajatappareng

Presiden Jokowi Buka Muktamar IPM ke 21, Ini Pesannya Soal Penggunaan Medsos

Presiden RI Joko Widodo menghadri Muktamar IPM di Sidoarjo, Senin 19 November 2018.
Presiden RI Joko Widodo menghadri Muktamar IPM di Sidoarjo, Senin 19 November 2018.

SIDOARJO, PIJARNEWS.COM — Pembukaan Muktamar Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) ke 21 yang digelar di Lapangan Kampus I Universitas Muhammadiyah, Sidoarjo, Senin 19 November 2018. Acara tersebut dihadiri Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi).

Muktamar ke 21 tersebut mengangkat tema, “Meneguhkan Karya Nyata, Mendorong Generasi Berkemajuan.” Acara dibuka Presiden RI Jokowi ditandai dengan pemukulan gong.

Pada pembukaan perhelatan akbar tersebut, Jokowi menyampaikan bahwa sekarang ini kita bebas berkomunikasi melalui media sosial (medsos) seperti whatsapp, twitter, facebook dan instagram.

“Itu bagus, karena saudara bisa belajar apa saja, dari siapa saja di dunia ini dengan internet. Banyak hal yang baik di Internet, tapi tidak semua yang ada di media sosial dan internet berisi kebaikan. Banyak juga ujaran kebencian, banyak hoax dan banyak juga ajakan-ajakan yang menyesatkan,” terang Jokowi.

Jokowi juga menyampaikan bahwa saat ini kita telah memasuki era revolusi industri 4.0 dimana terdapat perubahan-perubahan yang cepat melanda dunia, tak terkecuali Indonesia.

“Artinya, ini bisa menjadikan kita baik dan bisa menjadikan kita tidak baik.  Saya titip adanya media sosial jangan sampai kita kehilangan karakter ke Indonesiaan kita dan jangan sampai juga kita kehilangan karakter keislaman kita karena kita tau bahwa Indonesia adalah negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia,” lanjutnya dengan tegas.

Pada kegiatan tersebut, Jokowi mengajak seluruh masyarakat Indonesia terkhusus para hadirin untuk senantiasa menjaga dan memelihara persatuan, persaudaraan, ukhuwah serta kerukunan bangsa.

 “Karena kita dianugrahi oleh Allah berbeda-beda, bermacam-macam, beraneka ragam dan menjadi sunnahtullah bahwa kita berbeda-beda, saya titip marilah kita menjaga dan memelihara ukhuwah islamiyah kita dan ukhuwah wathaniyah kita,” pesannya.

Jangan sampai karena pilihan bupati/walikota, gubernur, dan presiden silaturahmi kita tidak menjadi baik diantara kita.

Kegiatan tersebut juga dihadiri Menteri Pendidikan, Muhajirin Efendi, Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haidar Nasir yang turut membawakan sambutan, pejabat pemerintah Provinsi Jawa Timur, pejabat pemerintah Kabupaten Sidoarjo serta pengurus wilayah Muhammadiyah dan Daerah se Jawa Timut dan seluruh kader IPM se Indonesia, termasuk IPM Pinrang. (*)

Reporter : Sucipto Al Muhaimin

Editor : Alfiansyah Anwar

 

Bagikan :

Komentar

Komentar Anda

Pijar News di di Google News