Polisi Selidiki Keterangan Tidak Masuk Akal Bocah Bertelur di Gowa

bocah bertelur
Kapolrse Gowa, AKBP. Shinto Silitonga

MAKASSAR, PIJARNEWS.COM– Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Kepolisian Resor (Polres) Gowa melakukan penyelidikan terkait fenomena bocah bertelur di Gowa, Akmal (15).

Kepala Kepolisian Resor Gowa, AKBP Shinto Silitonga mengatakan, pihaknya kini sedang mengumpulkan bahan keterangan (Pulbaket). Melalui keterangan yang dikumpulkan tersebut, ia berharap secepatnya mendapatkan fakta terkait bagaimana telur yang berbentuk telur ayam ras tersebut bisa berada didalam rektum Akmal.

Hingga hari ini, Rabu (21/2), Unit PPA Polres Gowa baru mengambil keterangan dari ayah Akmal, Rusli dan juga Akmal sendiri. Menurut AKBP Sintho Silitonga, pernyataan Akmal, warga Desa Mangempang, Kecamatan Bungaya, Gowa tersebut lebih kepada hal- hal yang tidak diterima logika, berupa hal- hal magis. Meski keterangan yang berasal dari Akmal tidak masuk akal, polisi mengaku tetap menampung informasi tersebut.

Akan tetapi tidak hanya dari keterangan Akmal, penjelasan lebih objektif dari tim dokter yang menangani Akmal juga menjadi bahan penyelidikan polisi.

“Kami tidak bisa sampaikan (pernyataan Akmal) karena diluar nalar. Jadi hal- hal yang tidak sesuai logika, kita tidak bisa jadikan pegangan,” jelasnya kepada PIJARNEWS.COM, Rabu (21/2).

Kini tim dokter RS Syech Yusuf pun melakukan pendalaman terkait kasus Akmal. Diketahui, pada tahun 2015 Akmal sempat mengeluarkan telur sekitar 18 butir sepanjang tahun 2015 tersebut. Ia juga sempat dilarikan ke RS Syech Yusuf. Kini ia kembali ke RS Syech Yusuf dan berhasil mengeluarkan dua butir telur secara alami pada Senin (19/2).

Sebelumnya,Dokter Spesialis Anak RS Syech Yusuf, dr. Ratnah Hafid menduga, ada unsur kesengajaan pada proses Akmal bertelur. Dimana dari informasi dan data yang dipelajarinya dari dokter yang pernah menangani Akmal pada 2015 lalu, mengungkap bahwa, ada luka robekan di lubang dubur Akmal. Dari hasil rontgen Akmal, posisi telur berada di dalam usus besar tempat pembuangan.

Kasus Akmal juga disebut Corpus Alenium atau fenomena benda asing yang masuk kedalam tubuh manusia. Kini tim dokter akan melakukan observasi melihat kemajuan kesehatan Akmal dalam beberapa hari kedepan serta mencari tau bagaimana telur tersebut bisa masuk kedalam tubuhnya.(mks)

Bagikan :

Komentar

Komentar Anda