toto

toto

Situs Toto

Situs Toto

Togel Online

toto

  • Tentang Kami
  • Tim Pijarnews
  • Kerjasama
Minggu, 25 Januari, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Nasional
  • Ajatappareng
  • Pijar Channel
  • Sulselbar
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Opini
  • Teknologi
  • Kesehatan
Pijar News
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Utama Opini

OPINI: Bahaya! Terbajaknya Potensi Pemuda dengan Kemajuan Teknologi ala Kapitalis

Dian Muhtadiah Hamna Editor: Dian Muhtadiah Hamna
07:50, 15 Mei 2024
di Opini
Waktu Baca: 3 menit
OPINI: Bahaya! Terbajaknya Potensi Pemuda dengan Kemajuan Teknologi ala Kapitalis

 

Oleh :

Dewi Arum Pertiwi

(Aktivis Dakwah)

 

Baca Juga

Kalimantan Timur, Antara Bencana Hidrometeorologi dan Ekologis

Asap Rokok Mengganggu Kehidupan Kampus

Teknologi dunia saat ini mengalami perkembangan yang sangat pesat yaitu era digital di mana pada kondisi ini, aktivitas manusia secara global  tidak lepas dari yang namanya  perangkat digital dan internet.

Dari survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), pada tahun  2022,  dari perincian yang dilakukan  oleh APJII   99,16% pengguna internet adalah remaja  usia 13—18 tahun; 98,64% usia 19—34 tahun, dan 87, 30% usia 35—54 tahun.

Belum selesai dengan fakta bahwa sebagian pengguna internet adalah usia remaja, kita juga berhadapan dengan  fenomena  sebuah gelombang besar dari game online dan tren Kpop  yang siap menghantam terutama remaja dan mahasiswa yang masih mencari potensi diri dan belum memiliki kontrol diri yang kuat.

Pemuda dalam Arus Digitalisasi

Mengingat pengguna internet juga sebagian besar adalah remaja dan menjadikan mereka peluang. Karena kelabilan emosi, pencari potensi dan senang dengan hal baru serta tantangan  membuat mereka memiliki kemampuan  yang cepat menyerap perkembangan teknologi. Hal ini dimanfaatkan oleh negara adidaya yang kini menguasai banyak teknologi sebagai sasaran pasar yang menjanjikan.

Dengan berbagai macam produk berbasis internet salah satunya adalah game yang menarik dan diminati oleh remaja sehingga mereka memiliki kecenderungan untuk memainkannya selama berjam-jam dan bahkan rela membeli fitur-fitur game yang ditawarkan dengan harga yang fantastis.

Dengan tampilan visual yang menakjubkan, narasi dan mekanisme game yang menarik, sudah menjadi kebiasaan yang memengaruhi kehidupan sehari-hari remaja. Mereka terpesona akan kemampuan menjelajahi dunia virtual yang berbeda, membangun keterampilan dan strategi, dan berinteraksi dengan pemain lain dari seluruh dunia.

Dunia game online memberikan penawaran yang menarik dan dapat digunakan untuk mengekspresikan diri, mengembangkan keterampilan, bahkan membangun persahabatan dengan orang-orang yang memiliki kesamaan minat.

Sehingga tanpa sadar kelabilan  mereka membuat rentan terhadap kecanduan game online, fenomena ini menghilangkan  potensi intelektual sebagai generasi. Tata kelola yang serba kapitalistik hanya akan membajak potensi berharga pada diri pemuda.

Gelombang  ide-ide sekuler dan liberal yang di aruskan melalui digitalisasi akan sangat berpotensi menghilangkan identitas para pemuda muslim. Dan juga ide-ide kebebasan dengan gaya hidup hedon juga akan mudah kita dapati melalui arus digitalisasi.

Narasi dan konten naratif sering kali mempengaruhi pemuda muslim untuk terus mengikuti trend sehingga seringkali mempengaruhi pola pikir dan cara pandang mereka. Narasi yang berbau islamofobia serta  sikap kontra terhadap narasi Islam kafah, dakwah syariat dan Khilafah juga kerap dipromosikan, hal ini  merupakan akibat dari arus digitalisasi ini. Hal ini juga di gunakan oleh berbagai media mainstream untuk melabeli citra buruk ide-ide tersebut. Tidak hanya itu pada platform media sosial juga seringkali memblokir konten dakwah Islam dengan berbagai tuduhan tidak berdasar. Alhasil banyak kaum muda menjadi tidak mengenal Islam dan semakin jauh dari Islam.

Ditambah lagi serangan pemikiran dan budaya asing makin menjamur dikalangan pemuda muslim dan muslimah, tren fasion, makanan,bahasa,idola bahkan kerap dicitrakan sebagai sesuatu yang estetik. Gaya hidup permisif ala budaya asing sampai  perilaku konsumtif yang berlebihan,  transfer pemikiran yang  liberal yang seringkali disampaikan oleh tokoh-tokoh influencer yang dikagumi para pemuda, menjadi hal biasa dan begitu dekat dengan mereka. Kondisi inilah yang membahayakan para pemuda – pemuda muslim karena mengancam identitas keislaman mereka.

Butuh Sistem Sahih Demi Menyelamatkan Generasi

Sebenarnya digitalisasi ini hanyalah  produk atau alat yang sifatnya bergantung dari tujuan  penggunanya. Jadi pengaruh dari arus digitalisasi ini sangat ditentukan oleh sistem yang diterapkan oleh suatu negara. Ini karena kebijakan serta  prosedurnya berasal dari kebijakan negara.

Jika sistem yang digunakan adalah sekuler kapitalis di mana menjadikan materi sebagai tujuan hidup, maka digitalisasi akan dipandang sebagai alat untuk mengejar materi. Sehingga di dalam penggunaannya juga akan diterapkan prinsip kebebasan. Tidak heran jika berbagai perangkat digital hanya digunakan untuk mencari keuntungan dan kesenangan tanpa ada unsur keimanan.

Berbeda halnya jika  sistem Islam diterapkan. Di dalam islam memandang bahwa segala sesuatu bukan tujuannya adalah materi tetapi dengan tujuan menggapai ridha Allah semata dan harus dengan menghadirkan kesadaran akan hubungannya dengan Allah sebagai Sang Pencipta. Sehingga digitalisasi juga akan digunakan hanya  untuk mengumpulkan amal salih demi meraih rida-Nya. Memanfaatkannya juga dengan selalu senantiasa terikat dengan syariat-Nya.

Oleh karena itu, sangat dibutuhkan peran dari negara dengan penerapan  sistem sahih untuk menjaga agar  arus digitalisasi ini tidak keluar jalur dan tidak merusak fitrah dan identitas pemuda sebagai penerus generasi.

Pemuda harus menyadari hal berbahaya yang dapat mengikis atau menghilangan identitasnya sebagai sseorang muslim dan segera berlepas diri dari jeratan digitalisasi yang mengikat potensi dan merusak identitas diri, dan mengganti dengan melibatkan diri dalam perjuangan membangkitkan sistem sahih yaitu sistem Islam kaffah (penerapan aturan Islam secara menyeluruh). (*)

Opini yang dipublikasikan di media online ini menjadi tanggung jawab penulis secara pribadi. PIJARNEWS.COM tidak bertanggung jawab atas persoalan hukum yang muncul atas tulisan yang dipublikasikan

Terkait: Opini

BERITA TERKAIT

Kalimantan Timur, Antara Bencana Hidrometeorologi dan Ekologis

Kalimantan Timur, Antara Bencana Hidrometeorologi dan Ekologis

16 Januari 2026
Asap Rokok Mengganggu Kehidupan Kampus

Asap Rokok Mengganggu Kehidupan Kampus

10 Januari 2026

10 Januari 2026
Diskriminasi Pelayanan BPJS dalam Perspektif Kode Etik ASN dan Etika Kesehatan

Diskriminasi Pelayanan BPJS dalam Perspektif Kode Etik ASN dan Etika Kesehatan

9 Januari 2026
Menangisi Deforestasi

Menangisi Deforestasi

8 Januari 2026
Dinamika Lembaga Kemahasiswaan : Krisis Makna Berlembaga

Dinamika Lembaga Kemahasiswaan : Krisis Makna Berlembaga

7 Januari 2026
Selanjutnya
Empat Mahasiswa Unibos Jadi Duta Wisata Kota Makassar

Empat Mahasiswa Unibos Jadi Duta Wisata Kota Makassar

Berita Terbaru

Bikin Heboh, Ular Piton 3,5 Meter Sembunyi di Kap Mobil

Bikin Heboh, Ular Piton 3,5 Meter Sembunyi di Kap Mobil

23 Januari 2026
Temui Pemkot Balikpapan, Wali Kota Parepare Bahas Pengembangan Ekonomi Daerah

Temui Pemkot Balikpapan, Wali Kota Parepare Bahas Pengembangan Ekonomi Daerah

23 Januari 2026
Layanan Ramah dan Menu Premium, Catering Dapur Nusantara Tuai Pujian Bupati Sidrap

Layanan Ramah dan Menu Premium, Catering Dapur Nusantara Tuai Pujian Bupati Sidrap

23 Januari 2026
Dari Rapat hingga Outbound, FISIP UMS Rappang Perkuat Soliditas Dosen di Malino

Dari Rapat hingga Outbound, FISIP UMS Rappang Perkuat Soliditas Dosen di Malino

23 Januari 2026
Pameran Produk Olahan Susu Kambing, Wujud Komitmen Aplikatif dan Daya Saing Mahasiswa Peternakan Unibos

Pameran Produk Olahan Susu Kambing, Wujud Komitmen Aplikatif dan Daya Saing Mahasiswa Peternakan Unibos

22 Januari 2026
Tour Preneur Bidang Ekowir PIKOM IMM FISIP Berkunjung ke  Nutrihub Makassar

Tour Preneur Bidang Ekowir PIKOM IMM FISIP Berkunjung ke Nutrihub Makassar

22 Januari 2026
Rakerda TP PKK Parepare Jadi Momentum Awal Penyusunan Program Kerja Sepanjang 2026

Rakerda TP PKK Parepare Jadi Momentum Awal Penyusunan Program Kerja Sepanjang 2026

22 Januari 2026
Jembatan Rusak di Mattiro Sompe, Bupati Pinrang Minta OPD Bergerak Cepat

Jembatan Rusak di Mattiro Sompe, Bupati Pinrang Minta OPD Bergerak Cepat

21 Januari 2026
Wali Kota Parepare Buka Peluang Investor Kelola Gedung Eks CU

Wali Kota Parepare Buka Peluang Investor Kelola Gedung Eks CU

21 Januari 2026
Mattiro Sompe Juara Umum MTQ ke-34 Pinrang, Ungguli Tuan Rumah

Mattiro Sompe Juara Umum MTQ ke-34 Pinrang, Ungguli Tuan Rumah

21 Januari 2026

Artikel Lainnya

Media Online Pijar News ini Telah Terverifikasi secara Administratif dan Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang
  • Redaksi
  • Advertise
  • Kebijakan Privacy
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Pemberitaan
  • Perlindungan Wartawan

©2016 - 2025. Hak Cipta oleh PT. Pijar Media Global.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nasional
  • Ajatappareng
  • Pijar Channel
  • Sulselbar
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Opini
  • Teknologi
  • Kesehatan

©2016 - 2025. Hak Cipta oleh PT. Pijar Media Global.