Forum Pengembang Ajatappareng

Diduga Kualitas Bangunan Buruk, Air Merembes Keluar dari Dinding Reservoir

Diduga Kualitas Bangunan Buruk, Air Merembes Keluar dari Dinding Reservoir
Reservoir di Jalan Jendral Sudirman, banyak bercak putih akibat rembesan air --Foto : Mulyadi Maruf --

PAREPARE, PIJARNEWS.COM — Reservoir yang berada di Jalan Jendral Sudirman diduga memiliki kualitas bangunan yang buruk. Pasalnya, reservoir yang masih seumur jagung dan menelan anggaran Rp1,3 miliar itu dindingnya kini dipenuhi bercak putih. Ini terjadi akibat rembesan air dari dalam.

Pantauan Pijarnews.com Jumat (22/5/2020) menyebutkan, cukup banyak titik rembesan pada reservoir milik PDAM Kota Parepare itu. Rembesan air tidak hanya terletak di satu titik saja. Selain bagian depan, di bagian belakang dan samping kanan resevoir juga banyak titik rembesan. Bahkan, ada sejumlah titik yang airnya menetes cukup deras.

Air merembes dari dalam Reservoir

Berdasarkan itu, Bagian Teknis dan Operasi Maprani Kasim yang dikonfirmasi menjelaskan, rembesen itu baru diketahui saat reservoir berkapasitas 1.000 meter kubik itu difungsikan secara maksimal.

“Waktu belum terisi penuh, belum ketahuan ada rembesan. Baru kelihatan itu saat semua pompa sudah bagus dan reservoir diisi penuh, baru kelihatan itu (rembesan : red),” jelas Maprani, Jumat (22/05/2020).

Ditanya mengenai bercak putih rembesan air, Maprani mengklaim jika itu bukanlah sesuatu yang mesti dikhawatirkan. Ia menduga bercak itu adalah campuran air dengan semen yang merembes.

Soal pemeliharannya, Maprani mengatakan masih akan membicarakan dengan pihak Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan pihak yang mengerjakan reservoir itu. Dalam hal ini CV Trigusnanda.

“Memang sudah penyerahan ke PDAM, tapi saat itu tidak kita temukan kejadian seperti ini. Baru kali ini ada kejadian seperti ini. Makanya kita bicarakan dulu dengan PPK dan rekanannya,” kata dia.

Sementara, PPK Reservoir di Jendral Sudriman, Aswin mengatakan, jika reservoir itu sudah diserehkan ke pihak PDAM Kota Parepare pada 2019 lalu. Olehnya itu, untuk pemeliharanya dibebankan ke PDAM.

“Kami dan rekanan sudah tidak ada tanggungjawab lagi. Karena dari sisi pekerjaan sudah diserahkan. Jadi perawatannya ditanggung PDAM,” ungkapnya. (*)

Reporter : Mulyadi Ma’ruf

Bagikan :

Komentar

Komentar Anda

Pijar News di di Google News