toto

toto

Situs Toto

Situs Toto

Togel Online

toto

  • Tentang Kami
  • Tim Pijarnews
  • Kerjasama
Kamis, 5 Februari, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Nasional
  • Ajatappareng
  • Pijar Channel
  • Sulselbar
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Opini
  • Teknologi
  • Kesehatan
Pijar News
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Utama Peristiwa

Dampak Fenomena Tanah Bergerak di Banjarnegara

Muhammad Tohir Editor: Muhammad Tohir
12:31, 01 Februari 2025
di Peristiwa, Topik Utama
Waktu Baca: 3 menit
Dampak Fenomena Tanah Bergerak di Banjarnegara

JAWA TENGAH, PIJARNEWS.COM – Fenomena pergerakan tanah terjadi di Desa Ratamba, Kecamatan Pejawaran, Kabupaten Banjarnegara, Provinsi Jawa Tengah, sejak Selasa (21/1) hingga Rabu (22/1). Gerakan tanah ini menyebabkan rayapan dan amblesan pada jalan penghubung antara Kecamatan Pejawaran dan Kecamatan Batur.

Hasil kaji cepat sementara menunjukkan adanya lima titik rekahan dengan kedalaman amblesan antara 70 hingga 200 sentimeter. Perkembangan rekahan ini bergerak dari area ketinggian bagian timur menuju lereng barat.

Per Jumat (31/1), peristiwa gerakan tanah tersebut telah menyebabkan kerusakan pada jalan kabupaten, 16 rumah warga rusak berat, 39 rumah terancam, dan mengganggu jaringan listrik. Beberapa rumah dilaporkan roboh dan terbenam ke dalam tanah hingga setengah bangunan. Selain itu, beberapa rumah lainnya hanya menyisakan atapnya, sementara kondisi jalan kabupaten mengalami keretakan parah dan tidak dapat dilalui oleh kendaraan roda empat atau lebih.

Pergeseran Lapisan Tanah Terus Berlanjut

Berdasarkan pemantauan gerakan tanah oleh Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Tengah pada 25 Januari 2025, pergeseran lapisan tanah terus terjadi. Jarak antar rumah semakin mengecil, dan bagian rumah yang terbenam semakin dalam. Pergeseran tanah ini menggerus dengan kedalaman rata-rata sekitar 3 meter, serta panjang pergerakan yang awalnya hanya 2 meter kini mencapai 5 meter. Singkapan lapisan batu lempung yang diduga menjadi batuan dasar sebagai bidang gelincir juga ditemukan. Selain itu, genangan air juga terdeteksi akibat akumulasi mata air yang terperangkap dalam lapisan lempung.

Baca Juga

Angin Kencang Terjang Sidrap, Sejumlah Kecamatan Terdampak, Kecamatan Ini Terbanyak

Pemkab Sidrap Terima Rp. 539 Juta dari BNPB untuk Penanganan Darurat Bencana

Faktor Pemicu

Beberapa faktor pemicu pergerakan tanah ini antara lain curah hujan tinggi yang menyebabkan tanah menjadi jenuh air dan mudah bergerak. Berdasarkan data dari Stasiun Klimatologi Kelas I Jawa Tengah pada dasarian II Januari 2025, curah hujan di Banjarnegara dan beberapa wilayah lain di Jawa Tengah mencapai lebih dari 300 milimeter, yang termasuk kategori sangat tinggi. Curah hujan ini turut memicu bencana hidrometeorologi lainnya, seperti banjir dan tanah longsor di wilayah Pekalongan, Kendal, Grobogan, dan Demak.

Selain itu, faktor pemicu lain adalah buruknya saluran drainase dan sungai yang dibangun dengan material yang tidak kedap air, sehingga terjadi peresapan air ke dalam tanah. Jalan penghubung antara Kecamatan Pejawaran dan Kecamatan Batur, yang dibangun di atas lapisan batulempung Formasi Kalibiuk (Tpb), juga memperburuk kondisi. Tanah menjadi jenuh air, dan dengan adanya peningkatan tekanan air pori serta berkurangnya daya ikat tanah, pergerakan tanah pun semakin parah.

Hasil analisis menunjukkan bahwa longsoran yang terjadi berjenis debris slide dengan arah pergerakan relatif ke barat daya. Mengingat faktor-faktor tersebut, potensi pergerakan tanah susulan masih sangat mungkin terjadi, terutama jika curah hujan di wilayah tersebut masih tinggi dalam waktu yang lama.

BPBD Bergerak Cepat

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjarnegara segera bergerak cepat untuk membantu evakuasi warga yang terdampak maupun yang terancam. Sebanyak 62 jiwa dievakuasi ke Desa Kalireng, Ratamba, dan 7 jiwa ke Desa Biting.

BPBD juga memastikan pemenuhan kebutuhan dasar bagi pengungsi, bekerja sama dengan berbagai instansi terkait, seperti Dinas Sosial (Dinsos), TNI, Polri, serta relawan penanggulangan bencana. Posko kesehatan dan trauma healing juga didirikan untuk memberikan pelayanan medis dan psikologis kepada pengungsi dan warga yang terdampak.

Selain itu, kaji cepat lanjutan dan monitoring di lapangan terus dilakukan sebagai langkah antisipasi dan untuk mengevaluasi perkembangan dampak serta kondisi terkini.

Pemerintah Kabupaten Banjarnegara akan segera menyiapkan hunian sementara (huntara) bagi warga yang kehilangan tempat tinggal akibat pergerakan tanah tersebut. Pemkab menargetkan huntara ini selesai dibangun dan siap dihuni sebelum Hari Raya Idul Fitri pada awal April 2025.

Pemerintah Pusat melalui BNPB juga telah mengirimkan tim Tenaga Ahli untuk melakukan asesmen awal, serta mendukung fase tanggap darurat dan rencana pemulihan, rehabilitasi, dan rekonstruksi.

Fenomena pergerakan tanah yang diprediksi masih berpotensi terjadi di Banjarnegara ini menjadi perhatian penting bagi warga sekitar untuk tetap meningkatkan kewaspadaan, terutama selama musim penghujan. Evakuasi sementara ke tempat yang lebih aman adalah langkah terbaik untuk menghindari korban jiwa.

Monitoring secara berkala terhadap lereng tebing, perbukitan, dan sepanjang aliran sungai sangat penting dilakukan, mengingat potensi risiko bencana hidrometeorologi masih sangat tinggi. Warga diminta untuk segera melaporkan retakan tanah atau patahan yang terlihat kepada pihak berwenang dan menghindari aktivitas di sekitar area tersebut.

Reboisasi dan pemulihan vegetasi di kawasan yang rawan pergerakan tanah, dengan menggunakan tanaman berakar kuat yang bernilai ekonomis, juga dapat menjadi solusi mitigasi jangka panjang untuk mengurangi risiko bencana serupa di masa mendatang.

Terkait: BanjarnegaraBemcana AlamBencanaJawa TengahTanah Bergerak

BERITA TERKAIT

Angin Kencang Terjang Sidrap, Sejumlah Kecamatan Terdampak, Kecamatan Ini Terbanyak

Angin Kencang Terjang Sidrap, Sejumlah Kecamatan Terdampak, Kecamatan Ini Terbanyak

8 Februari 2025
Pemkab Sidrap Terima Rp. 539 Juta dari BNPB untuk Penanganan Darurat Bencana

Pemkab Sidrap Terima Rp. 539 Juta dari BNPB untuk Penanganan Darurat Bencana

2 Januari 2025
Sebagian Wilayah Barru Terdampak Banjir Berangsur Surut, Penanganan Darurat Berlanjut

Sebagian Wilayah Barru Terdampak Banjir Berangsur Surut, Penanganan Darurat Berlanjut

23 Desember 2024
BNPB Imbau Pemda Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Bencana Hidrometeorologi Basah

BNPB Imbau Pemda Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Bencana Hidrometeorologi Basah

19 November 2024
PN Mungkid Gelar Sidang Perdana Kasus Pencabulan Oleh Tokoh Agama

PN Mungkid Gelar Sidang Perdana Kasus Pencabulan Oleh Tokoh Agama

11 November 2024
Sekda Pinrang Tinjau Lokasi Bencana dan Posko Peduli di Maroneng

Sekda Pinrang Tinjau Lokasi Bencana dan Posko Peduli di Maroneng

3 Agustus 2024
Selanjutnya
Apakah Benar Nilai Tukar Rupiah Atas Dollar Rp8.170,65 ?, Berikut Penjelasan BI

Apakah Benar Nilai Tukar Rupiah Atas Dollar Rp8.170,65 ?, Berikut Penjelasan BI

Berita Terbaru

Belajar Bertahan di Zaman AI

Belajar Bertahan di Zaman AI

4 Februari 2026
Direktur Pijarnews.com Hadiri AI Tools Training for Journalists Suara.com–LMC Didukung GNI di Makassar

Direktur Pijarnews.com Hadiri AI Tools Training for Journalists Suara.com–LMC Didukung GNI di Makassar

3 Februari 2026
UMPAR Gelar Pengembangan Akademik dan Dosen

UMPAR Gelar Pengembangan Akademik dan Dosen

3 Februari 2026
Tasming Hamid Tegaskan Komitmen Pemkot Parepare dalam Rakornas Nasional di SICC Bogor

Tasming Hamid Tegaskan Komitmen Pemkot Parepare dalam Rakornas Nasional di SICC Bogor

3 Februari 2026
DAD PIKOM IMM Politani Pangkep Resmi Digelar, Cetak Kader Immawan dan Immawati Berkemajuan

DAD PIKOM IMM Politani Pangkep Resmi Digelar, Cetak Kader Immawan dan Immawati Berkemajuan

1 Februari 2026
Pasca Dilantik, Rektor Gelar Silaturahmi Bersama IKA UMPAR

Pasca Dilantik, Rektor Gelar Silaturahmi Bersama IKA UMPAR

31 Januari 2026
Hamil 5 Bulan, Ibu dan Anak Gepeng di Pinrang Dipulangkan ke Makassar

Hamil 5 Bulan, Ibu dan Anak Gepeng di Pinrang Dipulangkan ke Makassar

30 Januari 2026
Wujudkan Pesisir Bersih, TNI-Polri dan Mahasiswa KKN Unhas Bersihkan Sampah di Pantai Mattirotasi

Wujudkan Pesisir Bersih, TNI-Polri dan Mahasiswa KKN Unhas Bersihkan Sampah di Pantai Mattirotasi

30 Januari 2026
Senyum Warga Pinrang Terima Sertipikat Tanah Eks Kawasan Hutan, Bupati: Jangan Dijual!

Senyum Warga Pinrang Terima Sertipikat Tanah Eks Kawasan Hutan, Bupati: Jangan Dijual!

30 Januari 2026
Bupati Sidrap Siap Hadiri Milad Muhammadiyah ke-113, Agendakan Bermalam di Desa Lombo hingga Pasar Murah

Bupati Sidrap Siap Hadiri Milad Muhammadiyah ke-113, Agendakan Bermalam di Desa Lombo hingga Pasar Murah

30 Januari 2026

Artikel Lainnya

Media Online Pijar News ini Telah Terverifikasi secara Administratif dan Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang
  • Redaksi
  • Advertise
  • Kebijakan Privacy
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Pemberitaan
  • Perlindungan Wartawan

©2016 - 2025. Hak Cipta oleh PT. Pijar Media Global.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nasional
  • Ajatappareng
  • Pijar Channel
  • Sulselbar
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Opini
  • Teknologi
  • Kesehatan

©2016 - 2025. Hak Cipta oleh PT. Pijar Media Global.