Bayar 1 Juta, Mahasiswa KKN Virtual UM Parepare Mengeluh Belum Dapat Atribut, Ini Penjelasan LP2M

PAREPARE, PIJARNEWS.COM–Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Parepare mengeluh lantaran sudah dua pekan KKN virtual berlangsung namun atribut belum terbagi, padahal mereka dikabarkan telah membayar Rp1 juta.

Salah seorang mahasiswi KKN dari Program Studi Ilmu Hukum, Risna Rasyid, misalnya, mengeluh karena sampai saat ini belum mendapat atribut KKN.

“sakarang belum ada atribut kami pakai,” ungkapnya kepada Pijarnews, Ahad (27/9/2020)

ia juga mengatakan sejak observasi hingga melaksanakan program kerjanya, hanya mengunakan almamater kampus saja.

Beberapa mahasiswa juga mengeluhkan soal biaya yang mahal tapi belum mendapatkan fasilitas KKN dari Kampus.

Seperti mahasiswa Fakultas Ekonomi UM Parepare, Asrianto yang juga ikut KKN tahun ini, Ia mengatakan biaya KKN mahal, tapi mahasiswa belum mendapatkan fasilitas.

Ia juga mengungkap bahwa aggaran KKN yang berasal dari uang Mahasiswa belum jelas peruntukannya, sebab atribut yang menjadi identitas mahasiswa saat KKN belum didapatkan.

“kemana kira-kira peruntukan anggaran KKN itu, sebab sampai hari ini kami belum dapat atribut dari pembayaran 1 juta itu,” ungkap Ketua BEM Fakultas Ekonomi UM Parepare itu.

“apalagi pelaksanaan KKN dilakukan secara virtual, jadi, yang semula mungkin wajar karena dilaksanakan secara langsung, tapi sekarang yang dipertanyakan, akan dikemanakan uang KKN yang kami bayar,” lanjutnya.

Terkait keluhan peserta KKN itu, Sekretaris Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) UM Parepare, Akhsan menerangkan, pengadaan atribut KKN diurus oleh rektorat, Menurutnya atribut KKN masih sementara dalam proses penjahitan.

“Sebenarnya Kami di LP2M tidak terlibat dalam pengadaan baju, ini ditangani langsung rektorat, tapi menurut informasi masih dalam proses penjahitan,” ungkap Akhsan saat dikonfirmasi melalui via WhatsApp, Senin (28/9/2020)

Sekedar Informasi KKN UM Parepare tahun ini digelar secara virtual, itu disebabkan pandemi Covid-19, KKN dimulai sejak 11 September dan akan berakhir 17 Desember mendatang.

Reporter : Sucipto Al-Muhaimin

Bagikan :

Komentar

Komentar Anda

Pijar News di di Google News