Warga Lampa Toa Bertahan Hidup Serba Kekurangan

Komunitas Trail
Anggota Komunitas Trail di Pinrang saat mengunjungi Lampa Toa di Kaki Gunung Tirasa, Pinrang.

PINRANG, PIJARNEWS.COM — Komunitas motor trail menelusuri jalan terjal dan sempit menuju pedalaman, di kaki Gunung Tirasa, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan. Komunitas ini menikmati indahnya pemandangan alam pegunungan di Lampa Toa. Suasananya sejuk dan alami.

Area Gunung Tirasa bisa menjadi tempat favorit bagi warga yang suka motor trail. Sekadar menghabiskan liburan atau memanjakan mata, menikmati indahnya alam pegunungan.

Perjalanan menuju pedalaman di kaki Gunung Tirasa harus menggunakan sepeda motor trail. Jalan menuju lokasi itu menantang dan memompa adrenalin.

Di akhir pekan tersebut, PIJARNEWS berkesempatan menulusuri kehidupan warga Lingkungan Lampa Timur (Lampa Toa), bagian dari Kelurahan Lampa, Kecamatan Duampanua, Pinrang yang berada jauh di pedalaman kaki Gunung Tirasa.

Menuju ke pedalaman Desa Lampa Toa, butuh waktu dua jam dengan akses jalan ekstrem dan sempit. Penulis bersama tim berangkat dari Kota Pekkabata, menggunakan motor trail. Tak ada ojek atau angkutan umum menuju ke pedalaman Lampa Toa.

Saat Pemilu lalu, ada 50 warga yang memiliki hak pilih yang tesebar di 30 rumah. Mata pencaharian warga berkebun dan menggantungkan hidup di hutan.

Bagikan :

Komentar

Komentar Anda

Pijar News di di Google News