PAREPARE, PIJARNEWS.COM – Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, menggelar silaturahmi bersama insan pers di Teras Empang, Kota Parepare, menjelang pergantian tahun. Dalam momen santai tersebut, Tasming memuji habis-habisan perubahan mentalitas anak muda Parepare yang kini tak lagi malu terjun ke dunia UMKM.
Tasming menyoroti bagaimana tren berwirausaha kini menjadi gaya hidup di kalangan pemuda, bahkan merambah ke keluarga-keluarga berada. Ia membandingkan kondisi saat ini dengan zamannya dulu yang masih sering merasa gengsi untuk berjualan.
“Kita syukuri di Parepare, anak muda kita tidak malu untuk menjual jajanan. Coba perhatikan, orang kaya saja sekarang jualan. Contohnya anaknya Haji Hasma atau anaknya Haji Aco. Dulu di zaman saya, mungkin ada rasa malu, tapi sekarang ini bagus dan harus kita pelihara,” ujar Tasming di hadapan wartawan, Selasa (30/12/2025).
Menurut Tasming, Pemerintah Kota Parepare berkomitmen untuk terus menggelar berbagai kegiatan (event) di lapangan-lapangan kota. Hal ini bukan sekadar hiburan, melainkan strategi untuk menjaga momentum semangat anak muda agar tidak “kendor” dalam berbisnis.
Tasming menekankan bahwa event-event tersebut memiliki dampak positif yang nyata, yakni sebagai wadah ekspresi atau laboratorium bagi pelaku UMKM yang baru merintis. Selain itu, kegiatan tersebut terbukti mampu mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD), menekan angka pengangguran bagi lulusan kuliah yang baru merintis usaha, serta menciptakan perputaran ekonomi yang masif karena menarik pengunjung dari luar kota untuk datang ke Parepare.
Ia mengaku bangga karena berjualan kini dianggap sebagai hal yang “gaul” dan keren di mata anak muda Parepare. Transformasi mentalitas inilah yang menurutnya harus dijaga melalui konsistensi pemerintah dalam menghadirkan ruang-ruang publik yang produktif.
“Kalau anak muda kita malu, berhenti saja (ekonomi). Untungnya sekarang jadi tren, malah jadi gaul. Itulah yang mau kita jaga, kenapa kita terus bikin event di Parepare agar ekonomi kita naik dan pengangguran tertekan,” tutupnya.
Reporter: Faizal Lupphy
















