PAREPARE, PIJARNEWS.COM — Deru mesin kendaraan off road memecah ketenangan Sabtu pagi (14/02/2026), di Jalan Mattirotasi, Parepare. Di bawah langit cerah pesisir, puluhan kendaraan bersiap meninggalkan garis start. Bukan sekadar balapan, ajang ini menjadi pertemuan antara olahraga, pariwisata, dan denyut ekonomi lokal.
Wali Kota Parepare Tasming Hamid secara resmi melepas para peserta Indonesia Off-Road Federation yang akan mengikuti kegiatan off road di Kota Parepare. Pelepasan ditandai dengan penyerahan bendera start kepada panitia, menandai dimulainya rangkaian kegiatan.
Dalam sambutannya, Tasming Hamid menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya event tersebut. Ia menilai kegiatan off road tidak hanya memperkuat sektor olahraga otomotif, tetapi juga menjadi sarana promosi pariwisata daerah.
“Kami sangat mendukung dan mengapresiasi kegiatan ini. Event seperti ini mampu menggerakkan pariwisata dan olahraga di Kota Parepare secara bersamaan,” ujar Tasming.
Ia juga mengingatkan para peserta agar tetap mengedepankan keselamatan selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Menurutnya, kompetisi yang sehat harus berjalan seiring dengan disiplin dan tanggung jawab.
“Kami berharap para peserta bisa menunjukkan kemampuan terbaiknya, namun tetap menjaga keselamatan selama kegiatan berlangsung,” tambahnya.
Kegiatan off road ini diikuti peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Mereka akan menjajal sejumlah kategori, mulai dari kelas mobil hingga motor, dengan rute yang telah disiapkan panitia di beberapa titik di Kota Parepare.
Rute tersebut dirancang untuk mengeksplorasi alam Parepare, melintasi jalur tanah, kawasan berbukit, serta lintasan teknis yang menantang. Panitia memastikan jalur aman sekaligus memberi pengalaman petualangan yang berkesan bagi para peserta.
Ketua IOF Parepare H Yasser Aslan Tjanring, yang akrab disapa Bogart, mengatakan kegiatan ini bukan semata ajang adu keterampilan. Off road, menurutnya, juga menjadi sarana memperkenalkan potensi alam dan wilayah Parepare kepada komunitas otomotif nasional.
“Kami ingin menunjukkan bahwa Parepare punya alam yang menarik untuk dijelajahi. Off road ini bukan hanya soal kompetisi, tapi juga tentang kebersamaan dan promosi daerah,” kata Yasser.
Ia menambahkan, kegiatan IOF juga membawa dampak ekonomi yang nyata. Kehadiran peserta dan pendamping dari berbagai daerah turut menggerakkan sektor perhotelan, kuliner, dan usaha kecil di Parepare.
“Hotel terisi, rumah makan ramai. Ini yang kami harapkan, kegiatan komunitas yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat,” ujarnya.
Yasser juga menegaskan komitmen IOF Parepare untuk terus menghadirkan kegiatan yang sejalan dengan pembangunan daerah, termasuk pelatihan tanggap bencana dan kegiatan sosial lainnya.
Dengan semangat kebersamaan, para peserta pun memulai perjalanan mereka menyusuri lintasan yang telah disiapkan. Di Parepare, off road pagi itu bukan hanya tentang mesin dan lumpur, tetapi juga tentang kota yang sedang memperkenalkan dirinya lewat jalur jalur petualangan. (*)











