• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Rabu, 18 Maret, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Advertisement
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

Video Warga Pangkep Turunkan Sesajen ke Sungai Pasca Hujan, Tuai Ragam Tanggapan

Muhammad Tohir Editor: Muhammad Tohir
26 Desember 2022
di Peristiwa

MAKASSAR, PIJARNEWS.COM–Sebuah video memperlihatkan sejumlah orang menurunkan sesajen ke salah satu sungai di Kabupaten Pangkep setelah berhari-hari hujan deras terus melanda wilayah Sulsel.

Video tersebut diunggah oleh akun Instagram @Makassarinfo pada Sabtu, (24/12/2022).

Terlihat dalam video tersebut, sejumlah warga melakukan ritual menurunkan sesajen yang disimpan dalam sebuah wadah dan dihanyutkan, juga tampak beberapa warga memainkan alat musik tradisional untuk mengiringi ritual tersebut.

Dalam keterangan video tersebut, maksud dari ritual itu untuk menolak bala agar terhindar dari malapetaka pada musim hujan kali ini.

Setelah diunggah dimedia sosial ribuan warganet menanggapi video tersebut dan dilike sekira 30 ribu pengguna Instagram.

Berita Terkait

Berbagi di IWD 2026, Koalisi Perempuan Indonesia dan PWI Pangkep Gaungkan Pesan Perlindungan Perempuan

Raker IKA UNM Cabang Parepare di Pangkep, Tamsil Linrung: Alumni Harus Jadi Arsitek Utama

Hadapi Musim Hujan, Pemkab Sidrap Gelar Rakor Kewilayahan Cegah Banjir

Polisi Telusuri Video Viral Perkelahian Remaja Perempuan di Pinrang

Beberapa warganet menanggapi ritual tersebut secara negatif dan adapula yang menanggapinya sebagai hal yang wajar.

Salah satu pemilik akun Instagram @ariskandars yang turut mengomentari ritual tersebut mengatakan ritual itu justru dapat mengundang kemarahan tuhan.

“Justru ini yang mengundang tuhan marah,” tulis @ariskandars di kolom komentar.

Tak hanya itu komentar nyeleneh juga datang dari akun Instagram @fauzannn, yang menilai ritual tersebut justru menambah bencana.

“Niatnya mau ngehalau bencana malah nambah bencana,” tulis Fauzan.

Berbeda dengan yang lainnya pemilik akun Instagram @hijirrdg.manye justru menanggapi itu sebagai suatu hal yang wajar.

Menurutnyanya ritual tersebut tidak pantas  menjelekkan, sebab itu merupakan adat istiadat warga setempat.

“Ingat ini adalah adat, kalau anda manusia berakal dan beragam maka anda tidak pantas menjelekkannya,” tulis Hijri dalam penggalan komentarnya.

Namun, dalam komentar tersebut Ia juga menuliskan saran, jika ritual tersebut dianggap keliru maka disampaikan secara personal.

“Kalau memang ada hal yang menyimpang, maka sampaikan secara personal bukan dipublis, anda mengkritik secara beragam tapi anda bicara seolah tak beragama,”  ungkapnya.

Terpisah, Ketua Majelis Ulama (MUI) Indonesia Sulsel, Hasjim Aidid, menyampaikan, dalam Islam seluruh yang bentuk syirik tidak dibolehkan.

Hasjim berpendapat budaya atau adat istiadat setempat yang mengandung kemusyrikan itu tidak dibenarkan.

“Kita harus melihatnya bentuk adat itu, apakah ada unsur syiriknya atau tidak ada ? Kalau tidak ada,  tidak ada masalah, tetapi kalau ada, itu jadi masalah,” kata Hasjim saat dikonfirmasi via WhatsApp pada Senin (25/12/2022).

Saat ditanya sikap MUI, ia mengaku pihaknya tidak bisa memberikan hukum. Sebab harus terlebih dahulu dilihat apa yang terjadi dalam pelaksanaan sejanen itu.

“MUI tidak bisa memberikan hukum sebelum melihatnya. Apa sebenarnya yang terjadi dalam proses sesajen itu, tidak cukup hanya sekedar pemberitaan saja,” tutupnya.

Berdasarkan data yang diperoleh pijarnews.com sudah ada lima korban nyawa akibat cuaca buruk yang melanda Sulsel beberapa hari terakhir.

Reporter: Sucipto Al-Muhaimin

Terkait: HujanMUIPangkepSesajenVideo

TerkaitBerita

Berbagi di IWD 2026, Koalisi Perempuan Indonesia dan PWI Pangkep Gaungkan Pesan Perlindungan Perempuan

Editor: Muhammad Tohir
12 Maret 2026

...

Detik-detik Evakuasi Pekerja Bangunan di Pinrang yang Tersengat Listrik

Editor: Muhammad Tohir
28 Januari 2026

...

Larang Buka Paket COD Sebelum Bayar, Seorang Kurir di Pinrang Mengaku Dipukul dan Dicakar

Editor: Muhammad Tohir
17 Desember 2025

...

Angin Puting Beliung Terjang Pinrang, Puluhan Rumah Rusak

Editor: Tim Redaksi
14 Desember 2025

...

Ramadan 1447H

Curhat Pedagang Pasar Sentral Pinrang: Harga Tomat-Cabai Melejit Jelang Lebaran 2026

Curhat Pedagang Pasar Sentral Pinrang: Harga Tomat-Cabai Melejit Jelang Lebaran 2026

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
17 Maret 2026

Momen Ramadan, PSI Parepare Tebar Ratusan Takjil

Editor: Muhammad Tohir
17 Maret 2026

HUT ke-53 dan Ramadan Berkah di Barru: Bosowa Salurkan 9,3 Ton Paket Pangan dan Gelar Buka Puasa Bersama

HUT ke-53 dan Ramadan Berkah di Barru: Bosowa Salurkan 9,3 Ton Paket Pangan dan Gelar Buka Puasa Bersama

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
14 Maret 2026

Bingkai Berbagi Ramadan 2026, Kolaborasi Fotografer Se-Ajatappareng Santuni Panti Asuhan Sitti Khadijah

Bingkai Berbagi Ramadan 2026, Kolaborasi Fotografer Se-Ajatappareng Santuni Panti Asuhan Sitti Khadijah

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
9 Maret 2026

Pengusaha Parsel di Pinrang Kebanjiran Orderan Sejak Sebelum Ramadan

Editor: Muhammad Tohir
7 Maret 2026

BeritaTerkini

Aliran Sungai Pekkabata–Lampa Tersumbat Sampah

Editor: Muhammad Tohir
18 Maret 2026

KAHMI Parepare Bukber, Berbagi hingga Diskusi

Editor: Muhammad Tohir
18 Maret 2026

Safari Ramadan Hari ke-27, Tasming Hamid Salurkan Bantuan Pembangunan Masjid

Editor: Muhammad Tohir
18 Maret 2026

Dugaan Pungli-Sajam di Pasar Pekkabata Pinrang, Pengelola Buka Suara

Dugaan Pungli-Sajam di Pasar Pekkabata Pinrang, Pengelola Buka Suara

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
17 Maret 2026

Remaja Jauh dari Islam, Krisis Moral dan Identitas Menerkam

Remaja Jauh dari Islam, Krisis Moral dan Identitas Menerkam

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
17 Maret 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan