Video : Pro Kontra Rencana Kenaikan Tarif Ojek Online di Parepare

PAREPARE, PIJARNEWS.COM — Sejumlah driver ojek online di Kota Parepare, Sulawesi Selatan, bergembira atas rencana kenaikan tarif ojol 10 hingga 20 persen. Mereka mengaku senang karena bisa mendapatkan penghasilan yang lebih besar lagi. Rata-rata pengendara ojek online bisa memperoleh 150 hingga 200 ribu per hari. Jika tarifnya dinaikkan, maka kemungkinan penghasilannya bisa juga naik.

Salah seorang driver ojol, Abdul Khalil Hasan mengatakan, kenaikan tarif ini sangat baik. Sebab biaya operasional pengemudi saat ini juga kian meningkat, seperti pembelian bahan bakar minyak dan kuota pulsa. Belum lagi peremajaan atau penggantian onderdil sepeda motor.

Driver ojol lainnya, Muhammad Juanda Rafli juga mengaku setuju jika tarif ojol dinaikkan. Menurutnya, tarif tersebut memang sudah bisa menyesuaikan. Sebab, tarif pengantaran makanan dan minuman saat ini masih rendah yakni jauh-dekat, sembilan ribu rupiah.

Dalam sehari, juanda mengaku bisa memperoleh penghasilan sekira 150 hingga 200 ribu rupiah. Juanda mengatakan, jumlah ojol yang beroperasi di Kota Kelahiran Presiden ke 3 Republik Indonesia ini sudah mencapai 500 orang.

Hal berbeda diungkapkan konsumen ojek online. salah seorang pelanggan ojek online, Tama Kurniawan mengaku keberatan atas rencana kenaikan tersebut. Menurutnya, tarif ojol sekarang sudah memadai sehingga tak perlu lagi dinaikkan.

Komentar serupa juga diungkapkan Mak’wie, pelanggan ojol yang juga pelaku usaha penjualan ayam bakar. Menurut Mak’wie, tarif ojol yang ada  saat ini mestinya dipertahankan dan tidak dinaikkan lagi. Sebab, bisa merugikan konsumen.(*)

 

 

KAMERAMEN/NASKAH : ALFIANSYAH ANWAR

VOICE OVER : JANUWIKA RAMDHANI

EDITOR VIDEO : TAMA KURNIAWAN

Bagikan :

Komentar

Komentar Anda