UM Parepare Wisuda 655 Sarjana dan 77 Magister, Begini Pesan Rektor

Rektor UM Parepare, Prof Siri Dangnga mengukuhkan wisudawati pada acara wisuda sarjana dan magister di Kampus UM Parepare, Senin 14 Oktober 2019. --fian/pijarnews--

PAREPARE, PIJARNEWS. COM — Rapat Senat Terbuka Luar Biasa dalam rangka Wisuda Sarjana XXIX & dan Megister XXIX Universitas Muhammadiyah (UM) Parepare berlangsung meriah di Lapangan KH Sanusi Maggu,  Kampus II UM Parepare, Senin 14 Oktober 2019.

Sekira 732 sarjana dan magister UM Parepare diwisuda dari berbagai latar belakang fakultas dan program studi. Rinciannya, 655 orang jenjang sarjana dan 77 orang jenjang Program Magister. Mereka dikukuhkan langsung oleh Rektor UM Parepare, Prof DR HM Siri Dangnga, MS.

Pantauan PIJARNEWS, acara tersebut dihadiri ribuan tamu undangan seperti pejabat pemerintah,  Pimpinan Daerah Muhammadiyah, Pimpinan Kopertis, Ketua BPH UM Parepare, Yasser Latief, para keluarga wisudawan dan wisudawati serta jajaran civitas akademik se-UM Parepare.  

Ketua BPH UM Parepare, Yasser Latief (pakai songkok dan kacamata) bersama Mantan Rektor UM Parepare, Syarifuddin Yusuf dan pengurus BPH UM Parepare.

Rektor UM Parepare,  Prof DR HM Siri Dangnga MS dalam sambutannya menyampaikan, UM Parepare berupaya menjadikan islam sebagai ruh dalam penyelenggaraan pendidikan.

Hal tersebut dibuktikan kata Siri Dangnga,  telah banyak lulusan UM Parepare pada program sarjana strata satu dan program magister yang mengabdikan dirinya kepada masyarakat.

“Olehnya itu, saya berharap kepada masyarakat, orang tua, dan para alumni untuk bersama-sama menciptakan karya terbaik untuk bangsa,” ungkap Siri Dangnga.

Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sulawesi Selatan Prof DR Ambo Asse menyampaikan  terimakasih kepada para orang tua wisudawan dan wisudawati yang telah memilih UM Parepare sebagai tempat kuliah untuk anak-anaknya.

“Muhammadiyah ini mendidik, mencerdaskan dan mencerahkan bagaimana cara beragama dengan baik,” ungkapnya.

Ia melanjutkan bahwa Muhammadiyah adalah gerakan dakwah dan gerakan islam yang berakidah murni dan bersumber dari Al-Quran dan As-Sunnah.

Ambo Asse juga berharap agar para wisudawan melaporkan dirinya kepada pimpinan Muhammadiyah setempat untuk membantu perkembangan Muhammadiyah. “Kalau perlu bertanya pada pimpinan ranting, cabang atau daerah, apa yang bisa dibantukan,” harap Ambo Asse. (*)

Reporter : Sucipto Al Muhaimin

Editor : Alfiansyah Anwar

Bagikan :

Komentar

Komentar Anda

Pijar News di di Google News