Tiga Demonstran Diamankan, Satu Positif Obat-obatan

 

MAKASSAR, PIJARNEWS.COM– Aksi Peringatan Hari Buruh di Flyover, Jalan Urip Sumoharjo memanas. Polisi mengamankan tiga orang demontran ke Pos Lantas Polda Sulsel, Selasa (1/5).

Kejadian berawal saat sejumlah massa yang masih berada di Flyover memaksa untuk membakar ban menggunakan minyak yang sebelumnya disiramkan ke ban tersebut. Aksi tersebut langsung dihalau oleh sejumlah polisi. Hingga terjadi ketegangan antara polisi dan demonstran. Bahkan aksi lempar air gelas juga dilakukan sejumlah massa ke arah polisi yang mencoba menghentikan pembakaran ban tersebut.

Akibatnya, tiga orang diamankan karena diduga memaksa melakukan pembakaran ban dan menghalangi polisi. Ketiganya terdiri dari satu perempuan dari SRMI inisial Y dan dua pria yakni, Sekjen LMND Sulsel, inisial AG dan mahasiswa Amkop yang juga anggota PRD, inisia AR. Ketiganya langsung diamankankan ke Pos Lantas samping Flyover.

Saat di Pos Lantas tersebut, ketiganya diminta untuk tes urine oleh polisi. Hasilnya satu pria inisial AR positif obat-obatan. Sedangkan kedua rekannya dikembalikan ke massa demonstran yang masih melakukan aksi di Flyover, Jalan Urip Sumoharjo.

Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, AKBP Anwar Hasan menerangkan, pihaknya kini mengamankan AR untuk diperiksa lebih lanjut. Pasalnya zat yang ditemukan pada urine AR bisa ditemukan dalam obat -obatan lain. Menurut pengakuan AR malam harinya ia mengonsumsi minuman sejenis obat sakit kepala.

” Tapi kita perlu dalami, jadi kita minta ke kantor saja. Mudah-mudahan tidak positif obat-obatan terlarang, ” tegas AKBP Anwar saat di Flyover, Selasa (1/5).

Lanjutnya, jika terbukti mengonsumsi narkoba, maka sesuai UU Narkotika, maka korban akan di rehabilitasi dan disembuhkan dari ketergantungan obat-obatan terlarang tersebut.

Sebelumnya kata mantan Kasubdit 1, Dit Reskrimum Polda Sulsel ini mengaku, pengamanan ketiga orang demonstran tersebut untuk kepentingan situasional di lapangan. Hal tersebut karena terjadi keributan, sehingga terpaksa diamankan.

“Sebenarnya pengamanan tadi dalam rangka persuasif,” tegas pria berkumis ini.(mks)

Bagikan :

Komentar

Komentar Anda