Tiga Bulan Menjabat, Kapolda Nilai Penangkapan di Polda Sulsel Sangat Cepat

Kapolda Sulsel, Irjen Pol Umar Septono memberikan arahan kepada personil jajaran Polda Sulsel di Hotel Herper, Makassar, Rabu (28/2).
Kapolda Sulsel, Irjen Pol Umar Septono memberikan arahan kepada personil jajaran Polda Sulsel di Hotel Herper, Makassar, Rabu (28/2).

MAKASSAR, PIJARNEWS.COM– Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Selatan (Sulsel), Irjen Pol Umar Septono menilai penangkapan di jajaran Polda Sulsel sangat cepat.

Penilaian tersebut diungkapkan jenderal bintang dua ini saat memberikan arahan kepada personil Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum), Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus), Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) dan Direktorat Tahanan dan Barang Bukti (Dittahti) Polda Sulsel di Ruangan Balla Lompoa, Hotel Harper Makassar, Rabu (28/2).

Kapolda Sulsel, Irjen Pol Umar Septono mengatakan, berdasarkan evaluasi selama tiga bulan terakhir ia menjabat sebagai Kapolda Sulsel, ia menilai kinerja personilnya sangat luar biasa.

“Secara teknis sudah sangat lengkap dan penangkapan di Polda Sulsel saya nilai sangat cepat,”ungkapnya melalui rilis Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani.

Selain itu,  pada kegiatan yang dihadiri langsung Dir Resnarkoba, Wadir Krimsus, para Kepala Bagian (Kabag), Kepala Sub Direktorat (Kasubdit) dan Kepala Unit (Panit) serta seluruh personil direktorat di Polda Sulsel, Irjen Pol Umar Septono juga meminta para personil untuk bijak utama promoter, diantaranya peningkatan kinerja, perbaikan kultur dan manajemen media.

“Untuk mengimplementasikan promoter perlu kecerdasan intelektual, spiritual dan emosional,” tambahnya.

Ia juga meminta personil untuk mendukung kebijakan pemerintah dengan melibatkan stakeholder terkait penegakan hukum profesional dan proporsional. Dibutuhkan peran serta seluruh komponen masyarakat dalam menghadapi tantangan gangguan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) ke depan.

Untuk Pilkada harus mengoptimalkan penegakan hukum, adapun strategi approach dalam rangka Pengamanan Pemilihan Kepala daerah (Pilkada), mulai dari pencegahan proaktif, tindakan pencegahan, penegakan hukum, optimalkan sinergi dan penguatan dari TNI, dukung optimalisasi kinerja satgas, optimalisasi anggaran Pilkada dan perketat pengawasan.

“Jangan pernah menzolimi dan jangan membelok belokkan yang benar. Kunci kesuksesan dan kebahagiaan ada dua, yakni pandai mensyukuri nikmat tuhan dan sabar,”tegasnya.

Tidak hanya itu, ia juga menegaskan, penegakan hukum mesti selaras dengan tujuan nasional dan kebijakan pemerintah. Penegakan hukum yang dilakukan jangan sampai menimbulkan gangguan Kamtibmas. Sehingga penegakan hukum yang dilakukan untuk mencegah terjadinya konflik dan harus dilakukan secara cepat. Satgas harus mampu melakukan identifikasi permasalahan untuk mendukung kelancaran Kamtibmas yang kondusif.(mks)

Bagikan :

Komentar

Komentar Anda