Ternyata Ini Alasan ‘FAS’ Tak Hadiri Pleno Penetapan

Yasser Latief
Ketua tim pemenagan FAS, Yasser Latief dan LO Tahang Adam,,tengah berbincang santai di sela-sela kegiatan penetapan calon di kantor KPU Parepare.

PAREPARE, PIJARNEWS.COM — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Parepare secara resmi menetapkan Faisal Andi Sapada-Asriady Samad dan Taufan Pawe-Pangerang Rahim sebagai Calon Walikota Parepare 2018-2023. Keduanya bakal bertarung head to head pada Pilwalkot, dimana pencoblosannya bakal digelar pada 27 Juni mendatang.

Pleno penetapan digelar secara tertutup di Kantor KPU Parepare, Senin 12 Februari. Hadir pada pleno, para komisioner KPU dan panwaslu. Dikubu FAS, hadir Ketua Tim Pemenangan Yasser Latief dan Liaison Officer (LO) Tahang Adam. Sementara dikubu TP hadir Taufan Pawe dan Pangerang Rahim.

Jubir FAS, Parman Agus Mante menyebut Faisal tidak dapat hadir karena tiba-tiba sakit pada Senin dini hari tadi.

“Beliau sedang tidak enak badan. Sementara memang penetapan tidak mewajibkan calon hadir. Yang wajib itu besok (pengundian, red). Jadi diputuskan agar FAS istirahat dulu, agar pulih dan bisa hadir besok (Selasa, red),” jelas Parman.

BACA JUGA:
Demonstran Minta KPU Cermati Isu Beredarnya Keputusan MA

Terkait hal itu, Ketua KPU Kota Parepare Nur Nahdiyah, SE mengonfirmasi bahwa Bapaslon memang tidak diwajibkan hadir. Dirinya juga telah mendapatkan pemberitahuan sebelumnya dari LO bahwa FAS kurang sehat.

“Dalam penetapan memang tidak diwajibkan bapaslon hadir. Untuk pengundian dan pengumuman nomor urut baru wajib hadir. Itu sudah kita undang resmi semua,” jelas Nur Nahdiyah.

Pada pleno penetapan tersebut, kubu FAS juga memilih tidak memobilisasi massa besar. Lantaran tidak ingin ada gesekan yang tidak perlu. Apalagi pleno tersebut berlangsung relatif singkat dan diadakan didalam ruangan. (sps/abd)

Bagikan :

Komentar

Komentar Anda