• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Kamis, 5 Maret, 2026
No Result
View All Result
Pijar News
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
No Result
View All Result
Pijar News
Home Pendidikan

Teknik Kelautan Unhas-PII Makassar Gelar Sosialisasi Mitigasi Risiko di Pantai Anging Mamiri

Dian Muhtadiah Hamna by Dian Muhtadiah Hamna
28 November 2022
in Pendidikan
0
Teknik Kelautan Unhas-PII Makassar Gelar Sosialisasi Mitigasi Risiko di Pantai Anging Mamiri

Kegiatan sosialisasi berlangsung di Kelurahan Tanjung Merdeka Kecamatan Tamalate Kota Makassar”, Sabtu (26/12/2022).

0
SHARES
26
VIEWS

MAKASSAR, PIJARNEWS.COM–Departemen Teknik Kelautan Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin bekerja sama dengan Bidang Kemaritiman Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Cabang Makassar melakukan kegiatan “Sosialisasi Mitigasi Risiko Berbasis Keselamatan dan Kesehatan Kerja Kawasan Pariwisata Pantai Anging Mamiri”. Kegiatan ini berlangsung di Kelurahan Tanjung Merdeka Kecamatan Tamalate Kota Makassar”, Sabtu (26/12/2022). Kegiatan sosialisasi ini diikuti oleh Ketua dan anggota LPM Tanjung Merdeka, Wakil Pemerintah Kelurahan Tanjung Merdeka yang diwakili oleh Bapak Abd. Rahman (Ketua RW 05) dan Bapak J. Dg. Tantu (Ketua RT 02), perwakilan tokoh masyarakat dan organisasi kepemudaan Kelurahan Tanjung Merdeka, serta perwakilan pengelola Kawasan Wisata Pantai Anging Mamiri.

Menurut Dr. Ir. Taufiqur Rachman, ST., MT., IPM,  koordinator kegiatan sosialisasi, minimnya rambu-rambu peringatan dini tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dan bencana yang ada di kawasan wisata Pantai Anging Mamiri ini sehingga kurang mengedukasi pengunjung wisata melalui pemahaman rambu-rambu peringatan dini K3 dan bencana.

“Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan dapat meningkatkan kewaspadaan dan pemahaman pengunjung terhadap potensi kecelakaan dan bencana yang dapat terjadi di lokasi wisata, sehingga jika terjadi bencana korban dapat diminimalisir,” katanya.

Sosialisasi tentang pentingnya pembekalan tanggap mitigasi risiko berbasis K3 dan bencana yang harus dipenuhi oleh pengelola wisata dalam pelaksanaan aktivitas wisata bahari. Tata kelola mitigasi risiko berbasis K3 di kawasan wisata Pantai Anging Mamiri ini berfokus pada masyarakat (people-centered) yang melibatkan semua pihak, seperti pelaku usaha wisata, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan masyarakat lokal yang diwakili oleh Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (TPM) Tanjung Merdeka, pengunjung wisata, dan Pemerintah Kecamatan Tamalate.

Berita Terkait

Magang ke Taiwan, Mahasiswa UMS Rappang Bisa Kantongi Uang Saku Rp.7 Juta Perbulan

UMPAR Peroleh Dana Hibah, Dukung Dua Skema Riset Strategis

Siswi SMA Muhammadiyah Rappang Raih Emas di Olimpiade Ahmad Dahlan Nasional ke-8

Sosialisasi ini dilakukan untuk memberi pemahaman pentingnya pembekalan tanggap bencana dan mitigasi risiko keselamatan pengunjung wisata yang harus dipenuhi oleh pengelola wisata bahari, sesuai dengan UU No.1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja.

Sosialisasi ini juga menegaskan pentingnya area sempadan pantai guna melindungi fasilitas kawasan wisata dan permukiman masyarakat setempat jika seandainya terjadi bencana, dengan mengacu pada UU No.11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja dan Permen Lingkungan Hidup No. 5 tahun 2012.

Ketua PII Cabang Makassar, Dr. Ir. Rustan Tarakka, ST., MT., IPM. sangat mengapresiasi kegiatan sosialisasi ini dan berharap  dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya khususnya untuk masyarakat di sekitar Kawasan Pariwisata Pantai Anging Mamiri terkait mitigasi risiko berbasis K3.

Adapun produk kegiatan ini adalah Peta Bathymetri Batas Area Renang yang Aman di Kawasan Pantai Anging Mamiri, dan Rambu-rambu mitigasi risiko kecelakaan berpotensi bencana khusus di Kawasan Wisata Bahari/Pantai. (rls)

Editor: Dian Muhtadiah Hamna

Tags: Persatuan Insinyur IndonesiaUniversitas Hasanuddin
Previous Post

Bupati Sidrap Lantik Pj Sekda Jadi Sekda

Next Post

Muswil ICMI Orwil Sulsel Usai, Dr Mahsyar Ungkap Parepare Dipilih Jadi Tempat Sekolah Cendekia

Dian Muhtadiah Hamna

Dian Muhtadiah Hamna

Related Posts

Magang ke Taiwan, Mahasiswa UMS Rappang Bisa Kantongi Uang Saku Rp.7 Juta Perbulan

by Muhammad Tohir
27 Februari 2026
0

...

UMPAR Peroleh Dana Hibah, Dukung Dua Skema Riset Strategis

by Muhammad Tohir
20 Februari 2026
0

...

Siswi SMA Muhammadiyah Rappang Raih Emas di Olimpiade Ahmad Dahlan Nasional ke-8

by Muhammad Tohir
15 Februari 2026
0

...

Next Post
Muswil ICMI Orwil Sulsel Usai, Dr Mahsyar Ungkap Parepare Dipilih Jadi Tempat Sekolah Cendekia

Muswil ICMI Orwil Sulsel Usai, Dr Mahsyar Ungkap Parepare Dipilih Jadi Tempat Sekolah Cendekia

Artikel Lainnya

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

No Result
View All Result
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan