• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Kamis, 12 Maret, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Advertisement
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama COVID-19

Tangkal Covid-19, Peserta KPM II IAIN Parepare Bikin Masker dan Disinfektan

Alfiansyah Anwar Editor: Alfiansyah Anwar
10 April 2020
di COVID-19, Pendidikan
maskes

Peserta Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) IAIN Parepare sedang membuat masker untuk dibagikan ke masyarakat. --ist--

PAREPARE, PIJARNEWS.COM – Pasca pelepasan Senin (6/4/2020), mahasiswa Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) II IAIN Parepare bergerak cepat ikut menanggulangi penyebaran virus Covid-19.  Belum sepekan pelaksanaan KPM tersebut, para peserta KPM kini telah melaksanakan beberapa program unggulan.

Diantaranya, mengajarkan kepada keluarga dan masyarakat sekitar cara membuat alat perlindungan diri (APD) seperti masker dari bahan kain yang tidak terpakai dan face shield dari kertas plastik. Itu dilakukan untuk mencegah penyebaran Covid 19.

Selain itu, program lain yang dilakukan mahasiswa peserta KPM adalah mengajarkan kepada keluarga cara membuat cairan disinfektan dan pembuatan hand sanitizer.

Para mahasiswa juga melakukan edukasi dengan keluarga tentang bagaimana hidup sehat untuk mencegah terjangkitnya Covid 19 yang kini jadi pandemi.  

Berita Terkait

Covid-19 Berlalu, Warga Tanete Ini Masih Hidup Dalam Pilu

Pandemi Covid-19 Masih Ada, Muncul Varian Arcturus

Tahan Laju Kenaikan Covid-19, Pemerintah Kembali Memperpanjang PPKM Level 1 di Seluruh Wilayah Indonesia

Aspek Hukum Aplikasi Peduli Lindungi: Menyelaraskan Kesehatan Masyarakat dengan Hak Privasi Individu

Sebelumnya, KPM IAIN Parepare dilaksanakan di suatu daerah dan para peserta tinggal sementara dalam satu posko tiap desa, namun kini pengabdian pada masyarakat dilakukan dari lingkungan mahasiswa akibat pandemi Covid-19.

Hal ini disampaikan Rektor IAIN Parepare, Ahmad Sultra Rustan saat melepas mahasiswa KPM melalui video conference yang diupload 6 April 2020 di laman iainpare.ac.id.

Ia memaparkan, dengan adanya situasi dan kondisi yang kurang bagus seperti saat ini, sehingga suatu kegiatan tidak dapat terlaksana dengan baik termasuk Kuliah Pengabdian Masyarakat.

“Namun kuliah pengabdian masyarakat adalah salah satu bagian kegiatan akademik yang wajib diikuti oleh setiap mahasiswa IAIN Parepare. Sehingga kita mengambil kebijakan dalam situasi yang belum jelas ini kapan berakhirnya,  untuk melaksanakan KPM dengan bentuk berbeda,” jelasnya.

disinfektan
Salah seorang mahasiswi IAIN Parepare menyemprotkan cairan disinfektan ke pagar warga.

Ahmad S Rustan juga mengatakan, meski kuliah pengabdian masyarakat dilakukan di lingkungan masing-masing. Hal ini tidak mengurangi kualitas mahasiswa dalam pengabdian pada masyarakat sebagai tugas akademik.

Rustan berpesan, selama pelaksanaan Program Kerja KPM, peserta wajib mengenakan atribut berupa PDH dan topi KPM (hanya pada saat dokumentasi kegiatan).

“Meskipun, KPM tahun ini di rumah masing-masing, namun mahasiswa tetap menghasilkan output berupa laporan mingguan dan pelaksanaan kegiatan. Selain itu, wajib menyerahkan outcome diantaranya, jurnal ilmiah, film dokumenter, dan book chapter. Laporan KPM dapat diserahkan hingga 20 Mei 2020 setelah penarikan 5 Mei 2020,” tegasnya.

Ahmad berharap, semoga program kerja KPM dapat berjalan dengan lancar dan para peserta bisa terlindungi dari penularan wabah corona.

“Mari senantiasa jaga kesehatan dalam kuliah pengabdian masyarakat ini,” imbuhnya.

Adapun peserta kegiatan dengan tema utama moderasi beragama dan aksi pencegahan Covid 19 itu, berjumlah 504 orang. Mereka dibagi menjadi 28 kelompok. Setiap kelompok terdiri dari 18 Orang (Ketua Kelompok dan Sekertaris Kelompok sudah termasuk di dalamnya).

Ketua dan Sekertaris Kelompok ditunjuk langsung oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL). Masing-masing DPL akan membimbing empat kelompok. (*/hmd/alf)

Sumber : iainpare.ac.id

Terkait: Covid-19DisinfektanMasker

TerkaitBerita

Magang ke Taiwan, Mahasiswa UMS Rappang Bisa Kantongi Uang Saku Rp.7 Juta Perbulan

Editor: Muhammad Tohir
27 Februari 2026

...

Kegemilangan Sektor Pendidikan Islam yang Terpendam

Kegemilangan Sektor Pendidikan Islam yang Terpendam

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
27 Februari 2026

...

UMPAR Peroleh Dana Hibah, Dukung Dua Skema Riset Strategis

UMPAR Peroleh Dana Hibah, Dukung Dua Skema Riset Strategis

Editor: Muhammad Tohir
20 Februari 2026

...

Siswi SMA Muhammadiyah Rappang Raih Emas di Olimpiade Ahmad Dahlan Nasional ke-8

Editor: Muhammad Tohir
15 Februari 2026

...

Ramadan 1447H

Bingkai Berbagi Ramadan 2026, Kolaborasi Fotografer Se-Ajatappareng Santuni Panti Asuhan Sitti Khadijah

Bingkai Berbagi Ramadan 2026, Kolaborasi Fotografer Se-Ajatappareng Santuni Panti Asuhan Sitti Khadijah

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
9 Maret 2026

Pengusaha Parsel di Pinrang Kebanjiran Orderan Sejak Sebelum Ramadan

Editor: Muhammad Tohir
7 Maret 2026

Pererat Silaturahmi, Keluarga Besar Casemix RSUD Andi Makkasau Gelar Buka Puasa Unik

Pererat Silaturahmi, Keluarga Besar Casemix RSUD Andi Makkasau Gelar Buka Puasa Unik

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
6 Maret 2026

Ramadan Berbagi, Apersi Sulsel Salurkan Bantuan Rp3,4 Miliar

Ramadan Berbagi, Apersi Sulsel Salurkan Bantuan Rp3,4 Miliar

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
6 Maret 2026

Pemkot Parepare Lepas 1.000 Paket Sembako Pasar Murah Ramadan

Editor: Muhammad Tohir
3 Maret 2026

BeritaTerkini

Pelayanan Publik 2025,Parepare Raih Opini Kualitas Tinggi dari Ombudsman RI

Editor: Muhammad Tohir
12 Maret 2026

Imigrasi Parepare Raih penghargaan Sangat Baik Opini Penilaian Maladministrasi Pelayanan Publik 2025.

Editor: Muhammad Tohir
12 Maret 2026

Pimpin Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026, Kapolres Sidrap: Persiapan Matang Sangat Dibutuhkan

Pimpin Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026, Kapolres Sidrap: Persiapan Matang Sangat Dibutuhkan

Editor: Muhammad Tohir
12 Maret 2026

Panen Bersama Petani di Lasiwala, Bupati Sidrap Mengaku Terharu Karena Ini

Editor: Muhammad Tohir
12 Maret 2026

Berbagi di IWD 2026, Koalisi Perempuan Indonesia dan PWI Pangkep Gaungkan Pesan Perlindungan Perempuan

Editor: Muhammad Tohir
12 Maret 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan