Tak Peroleh Hadiah, Peraih Juara 1 Karate Porkot Parepare Kecewa

Meilani (13), Peraih Juara 1 Lomba Karate KATA Tunggal Putri Tingat SMP, pada Pekan Olahraga Kota (Porkot) Parepare. --Foto : Mulyadi Ma'ruf/Pijarnews--

PAREPARE, PIJARNEWS.COM — Dibalik kemeriahan penutupan Pekan Olahraga Kota (Porkot) Parepare, ternyata menyisakan kejanggalan. Sebab, pada prosesi penerimaan hadiah, pemenang Lomba Karate KATA Perorangan Putri tingkat SMP, tidak mendapat hadiah. Hal itu diungkapkan pemegang juara 1, Meilani (13).

Siswa SMPN 7 Parepare itu mengungkapkan kekecewaannya saat ditemui PIJARNEWS.COM di sekolahnya, Selasa (3/12/2019).

Perempuan bertubuh mungil itu mengatakan, sebelum acara penutupan Porkot dimulai, ia telah disampaikan bahwa acara itu wajib dihadiri. Harapannya, diacara itu ia menerima piagam penghargaan atas prestasinya.

Namun, kata siswa kelas 8 itu, sampai berakhirnya acara, namanya pun tak kunjung dipanggil untuk menerima piagam penghargaan.

“Saya datang dibonceng sama om, dari jam 7 malam. Saya ikuti acara sampai selesai jam 10 malam. Saya tunggu nama ku dipanggil, tapi tidak ada. Piagam yang dijanjikan juga tidak ada,” keluhnya.

Meliani menambahkan, tak hanya dirinya yang merasa kecewa atas kejadian itu. Peraih juara 2 dan 3 pun juga merasakan hal yang sama.

“Padahal kami berharap dipanggil ke depan. Tapi ternyata tidak,” ujar anak yang memulai latihan karatenya di perguruan Inkai Parepare sejak Kelas 5 SD itu.

Senada, Kepala Sekolah SMP 7 Parepare, Harapi Salam menyayangkan kejadian itu. Harapannya, anak didiknya yang telah menorehkan prestasi itu bisa tampil dan mendapat piagam penghargaan.

“Harapan kami, anak-anak ini dipanggil ke depan untuk tampil menerima piagam. Tapi biasanya, jika tidak diserahkan di acara, panitia akan datang langsung ke sekolah untuk serahkan. Kita tunggu saja,” harapnya.

Terpisah, Ketua Koni Parepare Parman Parid mengatakan, tidak diumumkannya nama pemenang lomba sebab panitia Cabang Olahraga (Cabor) Karate KATA Tunggal Putri tingkat SMP tidak menyerahkan nama pemenang.

“Tanyakan ke Cabor, kenapa namanya tidak dilapor ke Koni. Kenapa tidak dikoordinasikan kalau ada anak-anak tidak masuk dalam pemberian piagam, sementara dia diundang,” jelas Parman saat dikonfirmasi PIJARNEWS via aplikasi Whatsapp.

Untuk diketahui, penutupan sekaligus penyerahan hadiah kepada para pemenang Porkot Parepare digelar di lapangan tenis indoor Kompleks Rumah Jabatan Wali Kota Parepare, Senin (2/12/2019) malam. Penutupan itu dihadiri Wali Kota Parepare, Taufan Pawe. (*)

Reporter : Mulyadi Ma’ruf

Editor :  Alfiansyah Anwar

 

 

Bagikan :

Komentar

Komentar Anda