Semangat Persaudaraan Terjalin Indah di Tanah Haram

 

Bismillahirrahmanirrahiim
Assalaamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,

Salam berkah ramadhan untuk semua saudara dinda dan nandaku di tanah air khususnya di daerah Barru / tanah Berru .
Ramadhan penuh berkah, segala puji kepada Allah SWT atas kasih sayang-NYA kepada kita, sehingga pada hari ke-5 di Makkah tepatnya 20 ramadhan 1440 H, kami yang sementara melaksanakan umrah di tanah suci ini dalam keadaan sehat wal afiat. Semoga demikian juga adanya dengan saudara, dinda dan nandaku semua di tanah Berru.

Umrah kami ini memang bukan yang pertama, tapi inilah kali pertama kami umrah di bulan suci ramadhan. Luar biasa, Masyaa Allah…Allahu Akbar…tak hentinya kami bersyukur atas nikmat dan kesempatan ini, dapat merasakan langsung atmosfer Tanah Suci Mekkah pada bulan ramadhan. Hal ini memang telah kami rencanakan, saya bersama Ibu Dokter jauh-jauh hari telah sepakat untuk mendengar pengumuman resmi KPU dari tanah suci.

Hal ini juga sebagai salah satu wujud kepasrahan kami atas segenap upaya yang telah dilakukan dalam meraih hasil terbaik pada perhelatan legislatif beberapa waktu lalu, serta wujud kesyukuran kami karena Ibu Dokter Alhamdulillah dinyatakan lolos sebagai Aleg DPR RI semoga bisa menjalankan Amanah dengan baik. Amin.

Dan kepada semua yang telah memberikan dukungan, kepercayaan dan doa kami ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya.

Saudaraku dimanapun berada, sekelumit rasa yang sulit terungkap dengan kata ketika saya berbuka puasa di sini, di tanah kelahiran Rasulullah. Sungguh indah berbuka puasa bersama dengan saudara kita di sini, interaksi dan kebersamaan antara jemaah dari berbagai negara sangat terasa. Jam lima sore saya bersama ibu dokter sudah berada di masjidil haram, duduk / baca Alquran menanti buka puasa, meski menunya ala kadarnya, tapi sangat nikmat sekali.

Jemaah berebut ingin membagi kurma, roti / satu biji roti bisa untuk 2,3 atau 4 orang kelihatan sekali bahwa semangatnya adalah semangat berbagi, semangat saling membantu, dan kami sendiri hanya bisa membagikan “Bolu Cukke Barru” produksi Ibu Salmiah dari Madello dan Alhamdulillah komentar jemaah…wow JADID… sambil mengacungkan jempol kurang lebih mungkin artinya enaak sekali.

Alhamdulillah, tapi produk ini memang sudah sampai Malaysia. Mudah-mudahan juga segera bisa di pasarkan di Arab saudi. Aamiin. Selanjutnya bahkan ada jemaah yang sekadar membantu mengangkat/ membagikan air zamzam untuk jemaah lainnya, rasa kebersamaan, persaudaraan dan empati terasa sangat kuat sekali. Dan sesaat terlintas dibenak saya tema hari jadi Barru ke-59 yang menekankan pentingnya semangat “Yassiberui”, harapan kita tentu minimal seperti semangat di Al Haram di atas dan Insya Allah kita bisa .. Aamiin YRA.

Usai berbuka puasa, istirahat sejenak. Kami kemudian lanjut salat Isya dan salat tarwih 20 rakaat. Di sini, setiap 10 rakaat iman tarwih diganti untuk meneruskan 10 rakaat berikutnya. Luar Biasa karunia Allah SWT. Ramadhan yang sungguh indah di tanah suci Mekkah.

Saudara dan sahabat, dari sudut Masjidil Haram kota Mekkah, dari tanah kelahiran junjungan kita semua Rasulullah SAW, saya bersama ibu dokter, senantiasa mengirim doa terbaik untuk kemaslahatan bangsa dan negara kita utamanya Tanah Al Barru, untuk saudaraku, dindaku dan nandaku semua di sana, semoga daerah kita senantiasa dilindungi Allah SWT dari segala bencana, semoga kita semua diberi keselamatan dunia dan akhirat serta semoga puasa dan amalan ramadhan kita diterima oleh Allah SWT dan dosa kita diampuni. Insya Allah … Aamin YRA . Wassalam.

Mekkah, 20 Ramadhan 1440 H
Suardi Saleh
(Bupati Barru)

Editor: Dian Muhtadiah Hamna

Bagikan :

Komentar

Komentar Anda