PT Pupuk Kaltim Klaim Distribusi 17 Ribu Ton, Kok Pupuk Urea Dinilai Langka?

PT Pupuk Kaltim Klaim Distribusi 17 Ribu Ton, Kok Pupuk Urea Dinilai Langka?
Salah seorang petani di Taman Sari, Kecamatan Duampanua, Kabupaten Pinrang sedang melakukan pemupukan di areal persawahannya. --alfiansyah anwar/pijarnews--

PINRANG, PIJARNEWS.COM — Isu kelangkaan pupuk urea di Kecamatan Cempa, Kabupaten Pinrang,
Sulawesi Selatan dinilai aneh setelah PIJARNEWS mengkonfirmasi ke produsen dan suplaier pupuk urea yakni PT Pupuk Kaltim.

Account Executive Pemasaran PT Pupuk Kaltim wilayah Pinrang dan Luwu Raya, Agus Marjuma mengungkap, jatah pupuk urea untuk Kabupaten Pinrang sebanyak 17.864 ton.  “Jatah tersebut sudah disuplai 100 persen,” kata Agus Marjuma kepada PIJARNEWS saat dikonfirmasi, Sabtu (8/8/2020).

Ia juga mengungkap, kedisiplinan mendistribusikan pupuk jenis urea dilakukan tiap tiga pekan, selama musim tanam. “Itu untuk memenuhi percepatan kebutuhan petani di berbagai daerah, termasuk Pinrang,”
ungkapnya.

Agus juga mengatakan, PT Pupuk Kaltim telah mensuplai pupuk sesuai elektronik-Rencana Defenitif  Kebutuhan Kelompok (e-RDKK) yang merupakan acuan menyuplai pupuk.

“Kami dari pihak produksi, tiga pekan ke depannya sudah mensuplai ke berbagai daerah melalui distributor kami di daerah. Saat menyuplai pun kami mengacu pada E-RDKK,” beber Agus.

Bagikan :

Komentar

Komentar Anda

Pijar News di di Google News