• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Senin, 9 Maret, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Advertisement
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Pendidikan

Pro Kontra Kampus Asing di Indonesia, Airlangga Hartarto: Indonesia Butuh PT Kelas Satu

Dian Muhtadiah Hamna Editor: Dian Muhtadiah Hamna
20 Maret 2024
di Pendidikan
Pro Kontra Kampus Asing di Indonesia,  Airlangga Hartarto: Indonesia Butuh PT Kelas Satu

Western Sydney University (WSU), salah satu kampus yang akan membuka cabang di Indonesia

JAKARTA, PIJARNEWS.COM–Tiga universitas ternama di Australia akan membuka cabang di Indonesia, di antaranya Western Sydney University (WSU), Deakin University, dan Central Queensland University.

Hal ini menjadi bagian dari upaya pemerintah mendongkrak kualitas pendidikan di dalam negeri. Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menuturkan, Indonesia membutuhkan perguruan tinggi kelas satu. Alasannya karena top perguruan tinggi di Tanah Air hanya mentok pada ranking di atas 200 tingkat dunia.

Ia mengatakan, hadirnya kampus asing tersebut akan lebih menguntungkan secara ekonomi karena bisa menghemat devisa. Juga memberi kesempatan kepada siapa pun—tidak hanya yang kaya saja—untuk mendapatkan pendidikan berkualitas internasional.

Deputi Bidang Transformasi Hijau dan Digital OIKN Mohammed Ali Berawi mencatat, terdapat 7—8 kampus internasional, seperti Universitas Leiden, Delft, Rotterdam dari Belanda, kemudian dari Finlandia yang siap masuk ke IKN.

Berita Terkait

UMPAR Bakal Hadirkan Prodi S3 Ilmu Pertanian

Dr. Andi Ayu Frihatni Blak-blakan Soal Tugas dan Urgensi Pengawas Internal di IAIN Parepare

Proses Pemakaman Almarhum FAS hingga Karangan Bunga Penuhi Kampus IAS

Kapolda Ungkap Kronologis Pengungkapan Narkotika di UNM Parang Tambung

Berdasarkan Lampiran II mengenai Rencana Induk IKN dalam UU Nomor 3 Tahun 2022 tentang Ibu Kota Negara, prinsip dasar pendidikan di KIKN secara keseluruhan akan diarahkan pada konsep pendidikan abad ke-21 yang selaras dengan visi pendidikan di KIKN, yaitu membangun ekosistem pendidikan terbaik untuk memenuhi kebutuhan talenta masa depan di klaster ekonomi serta menjadi teladan penyelenggara pendidikan tinggi dan meningkatkan taraf hidup.

Kapitalisasi

Namun, pemerhati kebijakan pendidikan Noor Afeefa justru menilai ini bentuk kapitalisasi pendidikan tinggi yang mengancam generasi.

“Berbagai program kerja sama dengan perguruan tinggi internasional terus digencarkan, termasuk melalui masuknya kampus asing ke tanah air. Namun, jika ditelaah lebih dalam, kebijakan tersebut sejatinya bukan menghasilkan kemajuan, tetapi justru ancaman,” tuturnya dikutip dari muslimahnews.net.

Ia memaparkan, berdasarkan Permenristekdikti No. 53/2018, Pemerintah memberi wewenang kepada kampus asing atau Perguruan Tinggi Luar Negeri (PTLN) untuk mendirikan kampus di Indonesia.

“Sementara itu, dalam Permendikbudristek No. 10/2021 dinyatakan bahwa kampus asing diizinkan di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dengan beberapa ketentuan, seperti penjaminan mutu, kurikulum yang harus menambahkan mata kuliah agama, Bahasa Indonesia, serta Pancasila dan kewarganegaraan di samping kurikulum khusus yang dibawa oleh kampus asing tersebut,” ujarnya.

Semua ini, jelasnya, sejalan dengan arah kebijakan dan strategi Ditjen PendidikanTinggi periode 2020—2024. “Di antaranya, penguatan mutu dan relevansi pendidikan tinggi melalui peningkatan kerja sama dengan universitas kelas dunia (Top 100 QS/THES) dalam pengembangan pendidikan dan penelitian,” katanya.

Tidak hanya itu, lanjutnya, meningkatnya jumlah perguruan tinggi yang masuk dalam Top 500 World Class University juga menjadi salah satu indikator kinerja program yang menjadi standar keberhasilan program Ditjen Pendidikan Tinggi.

Titik Kritis

Noor menyatakan, titik kritis awal bahaya keberadaan kampus asing adalah memiliki kurikulum tersendiri. “Sebabnya, kurikulum pasti terkait dengan visi dan misi pendidikan yang dibangun berdasarkan akidah yang mereka anut, yakni sekularime kapitalisme,” ungkapnya.

Oleh karena itu, ia menilai, kampus asing akan menjadi masalah bagi negeri muslim yang mengharuskan sistem pendidikannya dibangun berdasarkan akidah Islam.

“Meskipun pemerintah mensyaratkan mata kuliah dasar umum khas Indonesia, masuknya pemikiran Barat sangat mudah. Terbukti, di kampus dalam negeri saja masuknya pemikiran Barat sudah demikian masif. Apalagi jika diusung oleh kampus asing,” kritiknya.

Di samping itu, ia menyatakan, banyaknya kampus asing di dalam negeri, makin menegaskan bahwa penyelenggaraan pendidikan tinggi di Indonesia makin kapitalistik. “Pendidikan lebih berorientasi materi atau ekonomi, bukan bagi kepentingan ilmu,” ungkapnya.

Hal ini, menurutnya, tampak dari tujuannya, seperti untuk menghemat devisa daripada kuliah di luar negeri, mendorong sektor pariwisata, atau agar makin banyak Perguruan Tinggi Dalam Negeri (PTDN) yang bisa mencapai kelas dunia atau World Class University melalui kerja sama dengan kampus asing tersebut ataupun untuk meningkatkan jumlah lulusan siap kerja dibandingkan jika kuliah di PTDN,” bebernya.

Ia menyesalkan tujuan pembangunan pendidikan yang berorientasi ekonomi ini yang sejatinya menyalahi konsep penting dan mendasar dari fungsi pendidikan, yakni didudukkan sebagai sarana menghasilkan SDM unggul

“Tidak hanya memiliki kompetensi, baik dalam memenuhi kebutuhan bidang keahlian maupun sebagai problem solver berbagai masalah di masyarakat. Namun juga memiliki karakter atau kepribadian Islam yang sangat dibutuhkan sebagai pemimpin dalam mengelola berbagai masalah umat,” jelasnya.

Sangat Berbahaya

Ia pun menegaskan, keberadaan kampus asing ini sangat berbahaya. “SDM yang dihasilkan dari kampus asing yang kapitalistik pastilah akan menjadi pengusung kapitalisme dan tentu akan melanggengkan kapitalisme. Jadi, yang terjadi sejatinya pembajakan potensi umat atau generasi untuk kepentingan kapitalisme. Ini dibuktikan dari kampus-kampus asing yang akan masuk tersebut berbasis kapitalisme, bukan tsaqafah Islam yang steril dari moderasi,” ungkapnya.

Bahkan, tambahnya, ketika yang diharapkan publik berupa nilai ekonomi atau materi, akan menjadi tidak ada artinya jika sumber kerusakan negara ini, yakni sekularisme kapitalisme, justru makin kuat. “Ini karena capaian materi tersebut hanyalah kemanfaatan semu,” cetusnya.

Selain itu, ia mengingatkan, persoalannya juga bukan hanya pada dampak buruk dari persaingan antara kampus asing dengan kampus dalam negeri, sebagaimana yang dikhawatirkan banyak pakar pendidikan. “Namun lebih dari besar dari itu, yakni pembajakan potensi generasi,” tukasnya.

Meningkatkan Kualitas

Noor mengungkapkan, untuk meningkatkan kualitas SDM seharusnya dilakukan dengan memperbaiki tata kelola kampus di dalam negeri, bukan dengan mengimpor kampus dari Barat.

“Negara seharusnya mereformasi tata kelola pendidikan, baik dasar, menengah hingga pendidikan tinggi, dengan landasan akidah Islam,” ucapnya.

Kampus-kampus negeri, sambungnya, dikelola oleh negara langsung melalui kurikulum yang terpancar dari akidah Islam. “Perguruan tinggi harus ditujukan untuk melahirkan SDM dengan karakter atau kepribadian islami dan kompetensi yang berdedikasi bagi kemuliaan ilmu, bukan semata bernilai ekonomi, apalagi dalam kerangka sistem kapitalisme,” tuturnya.

Tampak jelaslah, ujarnya, sistem pendidikan Islam menjadi jaminan pembangunan SDM yang akan membawa negeri ini menjadi negara maju dalam rida Allah. “Oleh karenanya, di sinilah urgensi Khilafah Islam yang akan menerapkan sistem pendidikan tersebut,” tandasnya. (*)

Sumber: muslimahnews.net

Terkait: Kampus

TerkaitBerita

Magang ke Taiwan, Mahasiswa UMS Rappang Bisa Kantongi Uang Saku Rp.7 Juta Perbulan

Editor: Muhammad Tohir
27 Februari 2026

...

Kegemilangan Sektor Pendidikan Islam yang Terpendam

Kegemilangan Sektor Pendidikan Islam yang Terpendam

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
27 Februari 2026

...

UMPAR Peroleh Dana Hibah, Dukung Dua Skema Riset Strategis

Editor: Muhammad Tohir
20 Februari 2026

...

Siswi SMA Muhammadiyah Rappang Raih Emas di Olimpiade Ahmad Dahlan Nasional ke-8

Editor: Muhammad Tohir
15 Februari 2026

...

Ramadan 1447H

Bingkai Berbagi Ramadan 2026, Kolaborasi Fotografer Se-Ajatappareng Santuni Panti Asuhan Sitti Khadijah

Bingkai Berbagi Ramadan 2026, Kolaborasi Fotografer Se-Ajatappareng Santuni Panti Asuhan Sitti Khadijah

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
9 Maret 2026

Pengusaha Parsel di Pinrang Kebanjiran Orderan Sejak Sebelum Ramadan

Editor: Muhammad Tohir
7 Maret 2026

Pererat Silaturahmi, Keluarga Besar Casemix RSUD Andi Makkasau Gelar Buka Puasa Unik

Pererat Silaturahmi, Keluarga Besar Casemix RSUD Andi Makkasau Gelar Buka Puasa Unik

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
6 Maret 2026

Ramadan Berbagi, Apersi Sulsel Salurkan Bantuan Rp3,4 Miliar

Ramadan Berbagi, Apersi Sulsel Salurkan Bantuan Rp3,4 Miliar

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
6 Maret 2026

Pemkot Parepare Lepas 1.000 Paket Sembako Pasar Murah Ramadan

Editor: Muhammad Tohir
3 Maret 2026

BeritaTerkini

Pemkab Sidrap Dukung Pemerintah Pusat Kendalikan Inflasi Jelang Idulfitri

Editor: Muhammad Tohir
9 Maret 2026

Komisi IX DPR RI Gandeng ICMI Muda Sulsel Sosialisasi  Program MBG di Makassar

Komisi IX DPR RI Gandeng ICMI Muda Sulsel Sosialisasi Program MBG di Makassar

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
9 Maret 2026

Tech & Social Summit 2026: Ruang Belajar Digital Skill dan Refleksi Etika Teknologi di Bulan Ramadan

Tech & Social Summit 2026: Ruang Belajar Digital Skill dan Refleksi Etika Teknologi di Bulan Ramadan

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
9 Maret 2026

Bingkai Berbagi Ramadan 2026, Kolaborasi Fotografer Se-Ajatappareng Santuni Panti Asuhan Sitti Khadijah

Bingkai Berbagi Ramadan 2026, Kolaborasi Fotografer Se-Ajatappareng Santuni Panti Asuhan Sitti Khadijah

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
9 Maret 2026

Wali Kota Parepare Tasming Hamid Terima Andalusia Award pada Milad ke-9 SIT Andalusia

Editor: Muhammad Tohir
8 Maret 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan