Hidup Terlunta-lunta, Kakek Tuna Wisma Ditemukan Lemas di Pos Ronda

Petugas Medis Call Centre 112 Evakuasi Kakek Tuna Wisma yang Lemas di Pos Ronda

PAREPARE, PIJARNEWS.COM — Usia senja adalah masa yang dianggap oleh sebagian besar orang sebagai saat-saat untuk beristirahat atau menghabiskan waktu bersama dengan anak dan cucu, maupun untuk menyenangkan diri sendiri.

Namun hal ini tidak berlaku pada Kakek Kamaruddin. Diusianya yang sudah renta dan sakit-sakitan, ia harus hidup terlunta-lunta. Dari saku tas ransel miliknya, warga menemukan Kartu Keluarga (KK) atas nama dirinya yang beralamat di jalan Puang Cara, Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Bacukiki, Kota Parepare.

Kakek yang berusia sekira 70 tahun itu terpaksa harus ditangani petugas medis emergency call centre 112 Parepare. Itu dilakukan lantaran sang Kakek diduga mengalami dehidrasi hebat akibat penyakit muntaber yang dialaminya.

Dari pantauan Pijarnews di lokasi, kakek  Kamaruddin ditemukan oleh Petugas Emergency Call Centre 112 dalam kondisi lemas di salah satu Pos Ronda di Kelurahan Kampung Baru, Jalan Bau Massepe atau samping Warung Mie Titi.

Evakuasi Kakek Kamaruddin ini pun sempat berjalan alot lantaran petugas medis emergency yang tiba di lokasi khawatir jika terjadi hal yang tidak diinginkan. Sehingga petugas pun takut disalahkan.

 

 

Warga lalu berinisiatif menghubungi Ketua RT dan Ketua RW setempat. Namun upaya itu gagal karena Ketua RT/RW yang ada di pos ronda tempat ditemukannya Kakek Kamaruddin ini beralasan jika kakek Kamaruddin bukanlah warganya.

Beruntung saat saku tas ransel milik kakek Kamaruddin diperiksa, ternyata ia memiliki Kartu Keluarga yang beralamat di Kota Parepare. Petugas Emergency Call Centre 112 pun langsung mengevakuasi kakek Kamaruddin ke RSUD Andi Makkasau Parepare.

Safruddin, salah seorang warga setempat mengungkapkan, kakek Kamaruddin ini memang sejak pagi hari terlihat lemas karena muntah dan sering buang air besar. “Untuk itu warga berinisiatif menghubungi petugas Emergency Call Centre 112,” kata Safruddin.

“Memang sejak pagi kami lihat orang tua ini mengalami muntaber hingga terlihat lemas, untuk itu kami berinisiatif menghubungi 112,” jelas Safruddin saat ditemui Pijarnews, Senin 17 September 2018.

Nia, salah seorang warga lainnya mengatakan, mereka tidak mengetahui apakah kakek Kamaruddin ini memiliki anak serta cucu, karena kesehariannya sering menumpang tidur di pos ronda, sementara untuk kebutuhan makan dan minum sehari-hari, dirinya hanya berharap belas kasihan warga.

“Orang tua ini memang sering tidur di pos ronda, untuk kebutuhan makan dan minumnya, ia hanya berharap dari warga. Itu pun jika ada orang yang berbaik hati,” kata Nia. (*)

Penulis : Abdillah MS
Editor : Alfiansyah Anwar

Bagikan :

Komentar

Komentar Anda