Pertama Kali, Ibadah Natal Dilakukan secara Online

 

MAKASSAR, PIJARNEWS.COM – Bagi kaum nasrani, Natal tahun ini sangat berbeda dengan tahun sebelumnya. Karena dilakukan secara daring (online) di beberapa kota di Indonesia. Salah satunya Gereja Toraja Mamasa Jemaat Nipa-nipa, Tiko Parmenas Eka.

Tiko sapaan akrabnya mengatakan bahwa perayaan dan ibadah Natal kali ini sangat berbeda, apalagi dirinya tak bisa berkumpul dengan keluarga kecilnya di hari yang penuh hikmat ini.

“Kami tidak merayakan natal bersama bapak yang saat ini ada di Selayar. Bapak tak bisa pulang karena pembatasan yang dilakukan demi mencegah rantai penyebaran virus Corona,” ujarnya kepada PIJARNEWS.COM, Jumat (25/12/2020).

Hal ini menjadi dampak yang sangat besar bagi dirinya dan tentunya untuk semua masyarakat Indonesia yang turut merayakan.

“Mau bagaimana lagi, ini sudah menjadi peraturan yang baru yang wajib untuk diterapkan agar kiranya virus Corona ini benar-benar hilang dan tidak berdampak untuk hari raya besar kedepannya,” kata Tiko.

Sebelumnya, dalam pengamanan ibadah Natal, Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Selatan telah menurunkan 2929 personelnya untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan.

“Untuk mengamankan malam natal dan tahun baru 2021 nanti, kami telah mengerahkan sekitar 2929 personel untuk seluruh Sulsel,” kata Kombes Ibrahim Tompo beberapa hari yang lalu.

Kombes Ibrahim sapaan akrabnya mengatakan untuk perayaan natal dan tahun baru, pihaknya tetap akan memberikan imbauan agar kiranya masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes).

Sementara itu, tim penjinak bom dan antiteror Kesatuan Brimob Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Selatan turun melaksanakan sterilisasi untuk mengantisipasi gangguan keamanan saat pelaksanaan ibadah Misa Natal pada 17 gereja yang tersebar di Kota Makassar.

“Kita lakukan sterilisasi bom di dalam ruang gereja yang akan dilaksanakan ibadah sebentar malam,” tutur Komandan Batalyon Gegana Brimob Polda Sulsel, Kompol Saharuna di Gereja Katedral Makassar, Kamis (24/12/2020) kemarin.

Sebelum dilakukan sterilisasi bom, tim penjinak bom dan antiteror Kesatuan Brimob Polda Sulsel melakukan penyemprotan disinfektan terlebih dahulu. (*)

Reporter : Gilang Ramadhan
Editor: Dian Muhtadiah Hamna

Bagikan :

Komentar

Komentar Anda

Pijar News di di Google News