Pengurus dan Kader DPD DAG Sulsel Tabur Bunga di TMP Panaikang

Pengurus dan Kader DPD DAG Sulsel Tabur Bunga di TMP Panaikang

MAKASSAR, PIJARNEWS.COM — Pengurus DPD DAG Sulsel dan kader Pada hari ini Jumat tgl 29 Juni bersama melakukan ziarah 2018 ke Taman Makam Pahlawan Panaikang, Makassar, Jumat, 29 Juni 2018.

Tabur bunga dilaksanakan pada tiga makam pahlawan yakni Wolter Mongisidi, Pangeran Pettarani dan Andi Mappanyukki.

Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka peringatan empat tahun berdirinya perhimpunan Demi Anak Generasi (DAG) yang mengusung tema nasional “DAG Tabur Bunga dan Bersih-bersih Taman Makam Pahlawan”.

Edo Panjaitan, Ketua Umum DAG menuturkan tujuan kegiatan ini adalah untuk merefleksikan empat tahun berdirinya DAG sekaligus menanamkan sikap kejuangan para pengurus dan seluruh kader DAG di seluruh nusantara.

” Selain itu untuk menghormati dan menghargai jasa-jasa para pahlawan bangsa Indonesia. Seluruh pengurus dan kader DAG senantiasa punya jiwa nasionalisme yang tinggi, setia mengawal perjuangan NKRI harga mati dan menghormati jasa para pahlawan bangsa yang telah gugur dan terkubur di bumi pertiwi, ” katanya seperti yang dituturkan kembali Ismail Mappirola, Wakil Ketua DPD sekaligus Ketua Panitia Pelaksana.

Usia empat tahun dianalogikan dengan anak di usia dini yang umumnya memiliki karakteristik sikap kritis yang ditandai dengan kecenderungan bertanya atas apa yang di rasa dan dilihatnya serta bertanya kenapa atas kejadian yang disaksikannya.

Demikian halnya generasi DAG yang memiliki sikap kritis dan kepekaan yang tinggi terhadap aspek aspek sosial dan Kebangsaan. Sikap lainnya adalah
mandiri yang ditunjukkan dengan penolakan bantuan.

Menolak disuapi dan maunya makan sendiri, menolak dipegangi saat naik turun tangga atau menyeberang jalan.

“Kader DAG di usia empat tahun akan menunjukkan sikap yang lebih mandiri dan berintegritas baik dalam menjalan program kerja DAG, dalam pengambilan keputusan dan dalam kehidupan sehari-hari berbangsa dan bernegara, ” lanjutnya.

Sikap lainnya yang diharapkan adalah menyenangkan. Anak usia empat tahun umumnya selalu meggemaskan dan menyenangkan setiap orang. Oleh karena itu, kader dan Generasi DAG senantiasa menjaga kesantunan, sikap toleransi, kepedulian yang tidak membeda bedakan suku dan agama dalam pergaulan.

Inilah gambaran sikap generasi DAG dalam menjaga dan mempertahankan pilar-pilar kebangsaan yakni Panca Sila, UUD1945, Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI harga mati. (*)

 

Editor: Dian Muhtadiah Hamna

Bagikan :

Komentar

Komentar Anda