Pengembang Indonesia Sulsel Beri Beasiswa Rp25 Juta kepada Juara 3 Hafidz Cilik Indonesia

Pengembang Indonesia Sulsel Beri Beasiswa Rp25 Juta kepada Juara 3 Hafidz Cilik Indonesia
Ketua DPD Pengembang Indonesia (PI) Sulsel Yasser Latief, Wakil Ketua, Sekretaris, Bendahara, dan beberapa anggota memberi beasiswq berupa uang Rp25 juta dan perlengkapan sekolah bagi hafiz 26 jus Zuhrah Maisaroh di depan Sekretariat Dewan Pengurus Daerah (DPD) Pengembang Indonesia (PI) Sulsel Jl Lily Makassar, Jumat, 14 Juni 2019 siang. 

MAKASSAR, PIJARNEWS.COM — DPD Pengembang Indonesia (PI) Sulsel memberikan beasiswa kepada Zuhrah Maisaroh, Juara 3 program acara Hafidz Cilik Indonesia yang ditayangkan RCTI.

Nama Zuhrah Maisaroh melejit usai nongol di layar televisi. Juara 3 program acara Hafidz Cilik Indonesia yang ditayangkan RCTI saat Ramadan itu, kini jadi buah bibir.

Usai pulang ke daerahnya, beberapa acara di Sidrap, Sulawesi Selatan, Zuhrah diundang untuk membacakan ayat suci Alquran.

Santriwati kelas 4 di Lembaga Tahfidz Alquran Darul Iman Pangkajene Sidrap ini, genap berusia 10 tahun pada 13 Mei 2019 lalu  hafalannya sudah 26 juz.

Latar belakang ekonomi keluarga terbilang pas-pasan.

Ibunya, Rosmayanti selama ini hanya honorer di sebuah sekolah dasar, sedangkan ayah Zuhrah berdakwah ke pelosok.

“Alhamdulillah, tahun ini berkah Allah sungguh luar biasa. Zuhrah juara 3 di Hafiz Indonesia, dan baru-baru ini saya lulus CPNS di Soppeng,” katanya saat ditemui di Sekretariat Dewan Pengurus Daerah (DPD) Pengembang Indonesia (PI) Sulsel Jl Lily Makassar, Jumat, 14 Juni 2019 siang.

Zuhrah anak pertama dari dua anak yang dimiliki Rosmayanti. Keseharian anaknya hampir sama dengan anak lainnya.

“Zuhrah banyak mainnya juga, paling suka ia naik sepeda. Saya pertama kali lihat ia bisa jadi hafiz saat umur tiga tahun,” katanya.

“Bakatnya menghafal Alquran kian terlihat, apalagi setiap saya mengajar di TK TPA ia ikut juga. Nah, saya pun fokuskan ia ke sekolah tahfiz, namun ujian sekolahnya tetap seperti di SD kebanyakan,” jelas Rosma sapaannya.

Kisah Zuhrah menyentuh hati anggota PI Sulsel.

Ia pun mengundang Zuhrah dan ibunya melalui anggota PI di Sidrap untuk menjembatani.

Jumat siang tadi jelang Jumatan, mereka datang. Ketua DPD PI Sulsel Yasser Latief, Wakil Ketua, Sekretaris, Bendahara, dan beberapa anggota hadir menyambut.

Banyak pertanyaan yang diajukan, utamanya kepada Rosma, bagaimana melahirkan buah hati penghafal Alquran.

“DPD PI Sulsel mengapresiasi capaian Zuhrah, dan kami bersama seluruh anggota memberikan beasiswa yang tidak seberapa, lengkap dengan perlengkapan sekolahnya,” kata Yasser.

Total beasiswa yang diberikan yakni Rp25 juta.

“Capaian Zuhrah Ini sangat membanggakan, sekaligus motivasi bukan cuma bagi anak-anak, tetapi juga untuk orang dewasa agar lebih mendalami Alquran,” katanya. (*)

Sumber: tribunnews.com
Editor: Dian Muhtadiah Hamna

Bagikan :

Komentar

Komentar Anda