PAREPARE, PIJARNEWS.COM —Memasuki masa pendaftaran bakal calon (Balon) wali kota dan wakil wali kota Parepare yang dimulai Senin 8 Januari hingga 10 Januari 2018, pengamanan di kantor Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Parepare mulai diperketat.
Pengamanan oleh anggota polisi dari Polres Parepare dimulai sejak 3 Januari lalu. Kini sudah mulai berjaga-berjaga sejak pagi hingga malam hari secara bergantian.
Kepala Bagian Operasi (Kabag Ops) Polres Parepare Kompol Darwis, mengemukakan 2/3 atau 306 personel Polres Parepare disiagakan untuk mengamankan jalannya pilkada 2018 di Parepare, dan untuk tahapan pendaftaran, dijaga 157 personel.
“Kami dari Polres Parepare menurunkan 2/3 dengan kekuatan 306 personel. Memasuki tahapan pendaftaran yang mulai dibuka pada Senin tanggal 8-10 Januari kami menyiapakan 157 personel untuk mengamankan jalannya pendaftaran,” uraiannya saat ditemui di kantor KPUD Parepare usai menghadiri rapat koordinasi jelang pendaftaran balon wali kota Parepare, Minggu (7/1).
Namun selain 2/3 anggota Polres Parepare, lanjut Darwis, pihaknya juga meminta bantuan dari Detasemen B Brimob Polda Sulsel, dan pihak TNI. Tahapan pendaftaran calon kepala daerah 2018 akan digelar secara serentak di seluruh KPUD yang melaksanakan Pilkada serentak.
Sementara di tempat yang sama kepala bagian umum (Kabag umum) Mihdar membenarkan jika pengamanan di KPUD jelang tahapan pendaftaran mulai dilakukan. “Iya benar sejak tanggal 3 Januari lalu, pengamanan dari anggota kepolisian sudah mulai beraktivitas jelang masa pendaftaran balon wali kota,” jelasnya. (amr/asw)



















