Pendaftar Maba IAIN Parepare Tembus 10 Ribu, Jalur SPAN Diperpanjang Hingga 3 Maret

Auditorium
Auditorium Baru IAIN Parepare yang kini menjadi salah satu ikon baru di Kawasan Ajatappareng. Ruang pertemuan megah ini mampu menampung dua ribu pengunjung. --alfiansyah anwar/pijarnews--

PAREPARE, PIJARNEWS.COM — Jumlah pendaftar untuk menjadi Mahasiswa baru (Maba) di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare, Sulawesi Selatan membludak. Pendaftar tersebut  memilih 27 prodi dari 4 Fakultas di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) ini.

Sekretaris Panitia Penerimaan Maba IAIN Parepare, Ali Rusdi Bedong mengatakan, membludaknya pendaftar menandakan IAIN Parepare makin diminati masyarakat. “Ini terbukti dengan bertambahnya jumlah peminat melalui penerimaan Mahasiswa Baru. Utamanya jalur Seleksi Prestasi Akademik Nasional (SPAN) Perguruan Tinggi Kementerian Islam Negeri (PTKIN) IAIN Parepare,” kata Ali Rusdi.

Ia menambahkan, saat ini jumlah pendaftar di IAIN Parepare sudah mencapai 10.062 pilihan peminat. “Jumlah ini dicatat pada tanggal 28 Februari 2019 Pukul 15.40 Wita. Angka 10 ribu tersebut cukup tinggi dibanding  penerimaan maba tahun lalu yang hanya berkisar 8 ribu,” ujar Ali Rusdi kepada PIJARNEWS, Kamis 28 Februari 2019.

Ali Rusdi
Ali Rusdi Bedong, Sekretaris SPAN IAIN Parepare bersama Musyarif, Ketua Pantia SPAN IAIN Parepare saat memimpin rapat kordinasi. –foto alfiansyah anwar/pijarnews–

Ali Rusdi memprediksi, jumlah tersebut akan terus bertambah. Terlebih lagi, sambung Ali Rusdi, adanya perpanjangan masa pendaftaran dari Panitia Pusat hingga 3 Maret 2019 mendatang. “Jumlah ini masih akan terus bertambah, sebab sebelumnya panitia pusat hanya membatasi masa pendaftaran hingga akhir Februari,” ujar Ali Rusdi.

Ali Rusdi yang juga Kepala Pusat Penerbitan dan Publikasi LP2M IAIN Parepare menambahkan, kuota mahasiswa yang diterima di IAIN Parepare tahun pelajaran 2019/2020 sebanyak 1.960 orang. “Sementara jatah calon mahasiswa yang diterima melalui jalur Seleksi Prestasi Akademik Nasional (SPAN) PTKIN untuk IAIN Parepare adalah 20% dari 1.960. Jadi hanya sekitar 392 orang yang akan diterima di jalur SPAN. Selebihnya  maba akan diterima melalui jalur ujian masuk online dan jalur ujian masuk mandiri,” sebut Ali Rusdi.

Data tersebut, lanjut Rusdi, diperoleh dari Sufyaldi, Kepala Unit Teknologi Informasi dan Pangkalan Data (TIPD) IAIN Parepare.

Ia juga menyampaikan panduan Pendaftaran Online SPAN-PTKIN. “Bila ada yang hendak diketahui secara detail bisa juga diakses melalui website www.span-ptkin.ac.id,” tandas Ali Rusdi.

Sebelumnya, Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare telah melaksanakan Focus Group Discussion (FGD) di lantai 5 Aula Perpustakaan IAIN Parepare, Senin (18/2/2019) lalu.

Ketua Panitia Musyarif  mengungkapkan, FGD tersebut untuk mensosialisasikan penerimaan mahasiswa baru (Maba) melalui tiga jalur yakni jalur SPAN, UM PTKIN dan Mandiri.

FGD dihadiri ratusan peserta yang terdiri dari para kepala sekolah dan operator SMA sederajat. Baik dari dalam kota maupun luar kota Parepare.

Di depan peserta, Rektor IAIN Parepare, Ahmad Sultra Rustan juga mengatakan kesiapan IAIN Parepare menerima Maba 2019.

Dia juga menjelaskan beberapa hal subtansial, terutama pasca perubahan bentuk dari STAIN menjadi IAIN dan perkembangan pembangunan gedung perkuliahan serta auditorium.

“Kami ingin mendapatkan mahasiswa yang unggul dari mereka yang berprestasi. Makanya ada jalur SPAN yaitu Seleksi Prestasi Akademik Nasional. Siswa-siswa yang berprestasi itu diterima tanpa tes,” tutup Ahmad. (*)

Penulis : Alfiansyah Anwar

Bagikan :

Komentar

Komentar Anda

Pijar News di di Google News