Pemprov Sulsel Siapkan Rp500 Miliar Tanggulangi Covid-19, Ternyata Baru Sebegini yang Terpakai

Nurdin Abdullah
Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah. --humas pemprov sulsel--

MAKASSAR, PIJARNEWS.COM – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan (Sulsel) serius memutus mata rantai virus Covid-19. Salah satunya menyediakan anggaran senilai Rp500 miliar.

Hal tersebut diungkapkan Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah saat video conference dengan awak media, Selasa (7/4/2020).

Nurdin Abdullah mengatakan, dari dana Rp 500 miliar yang tersedia, hingga saat ini yang baru terpakai baru sekira Rp10 miliar. “Itu sudah termasuk anggaran untuk memobilisasi massa peserta Ijtima Ulama Zona Asia di Gowa,” kata mantan Bupati Bantaeng dua periode ini.

Nurdin Abdullah mengatakan, anggaran tersebut semuanya sentral di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). “Anggaran kita alokasikan ke BPBD. Saya cek tadi pagi, itu belum sampai Rp10 miliar digunakan. Itu termasuk untuk menangani pembubaran ijtima,” terang Nurdin Abdullan dalam rilis Humas Pemprov Sulsel yang diterima PIJARNEWS.

Sementara untuk kebutuhan Alat Pelindung Diri (APD), lanjut Nurdin, Pemprov Sulsel segera mendatangkan ribuan dari berbagai sumber. “APD kita sudah ada. Insya Allah beberapa hari ke depan kita ada satu kontainer APD, ada dua ratus ribu masker, dua ribu lima ratus APD, kacamata lengkap, dan kita akan distribusikan,” bebernya.

Nurdin membeberkan, rumah sakit rujukan yang bisa melayani pasien Covid-19 yakni RSUD Sayang Rakyat, RSKD Dadi dan RSUP Wahidin Sudirohusodo Makassar. Adapun RS lain seperti RSUD Haji Makassar, RSUD Labuang Baji Makassar dan swasta lainnya, hanya menjadi rumah sakit penyangga.

“Ada tiga rumah sakit yang disiapkan, yang lain itu hanya penyangga. Tidak boleh menerima pasien Covid-19, baik PDP maupun positif selain tiga rumah sakit ini,” tegasnya. (*)

Editor : Alfiansyah Anwar

Bagikan :

Komentar

Komentar Anda

Pijar News di di Google News