Pemkot Parepare Raih Bintang Tiga Kinerja Sangat Tinggi

plt walikota parepare
Pjs Walikota Parepare, Lutfie Natsir. --foto sulselsatu.com--

PAREPARE, PIJARNEWS.COM– Pemerintah Kota (Pemkot) Parepare dalam Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) kembali mendapatkan pengakuan dari Kementrian Dalam Negeri Republik Indonesia (Kemendagri).

Pemkot Parepare dinobatkan sebagai daerah berkinerja sangat tinggi. Penghargaan prestisius yang diidam-idamkan oleh semua kabupaten kota di Indonesia tersebut, diberikan Pemkot Parepare pada malam Apresiasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah dalam rangka Hari Otonomi Daerah yang ke-22 yang dihadiri langsung Menteri Dalam Negeri, Tjahyo Kumolo di Hotel Sultan, Senayan, Jakarta, Rabu (25/4) lalu.

Penjabat Sementara (Pjs) Walikota Parepare, Lutfie Natsir yang hadir untuk menerima langsung piagam penghargaan yang diserahkan langsung oleh Menteri Dalam Negeri, Tjahyo Kumolo pada perayaan malam ramah tamah bersama seluruh kepala daerah kabupaten kota di Indonesia.

Usai menerima penghargaan, Luthfie Natsir menyampaikan kegembiraanya atas prestasi dan penghargaan yang sangat prestesius tersebut.

“Alhamdulillah, Kota Parepare berhasil diberikan predikat sebagai daerah berkinerja sangat tinggi, kita diberikan bintang tiga dala Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah,” Kata Lutfie, Jumat (27/4).

Luthfie menambahkan, Parepare pada penghargaan kali ini beda dengan penghargaan yang diterima pada penyelenggaraan pemerintahan tahun lalu, tahun ini dijelaskan Luthfie predikatnya sangat tinggi.

Terkait LPPD, Lutfie menjelaskan, bahwa seluruh Kabupaten Kota berkewajiban melaporkan kepada Pemerintah setiap tahun berdasarkan PP No. 3 Tahun 2007 dan dilakukan evaluasi sejak tahun 2009 sesuai amanat PP No. 6 Tahun 2000.

Sementara itu, Dirjen Otnomi Daerah Kemendagri Soni Sumarsono menyampaikan dalam sambutannya, peringatan Hari Otda merupakan suatu cara untuk pemerintah pusat bisa memonitor, sekaligus mengevaluasi kinerja pemerintah daerah setiap tahunnya.

“Acara ini salah satu strategi utama untuk menuju tujuan desentralisasi dan otonomi daerah adalah melakukan proses monitoring berkala untuk mengamati penyelenggaraan pemerintah daerah,” kata Sumarsono.

Sumarsono menyebut, pemberian penghargaan tersebut bukan karena penilaian Kemendagri semata, melainkan juga melibatkan kementerian lembaga lainnya.

“Jadi penilaian ini adalah yang paling komprehensif guna memberikan penghargaan terhadap sejumlah daerah dengan kinerja penyelenggaraan pembangunan daerah dan sosial kemasyarakatan,” tutur Sumarsono yang juga kini menjabat sebagai Penjabat Gubernur Propinsi Sulawesi Selatan.

Dalam acara tersebut turut dihadiri oleh Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo, Gubernur Jawa Timur Soekarwo, serta Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan.(rls/mks)

Bagikan :

Komentar

Komentar Anda