Pemkab Sidrap Batasi Pesta dan Hajatan, Begini Nasib Warga yang Terlanjur Kantongi Izin di Desa Sipodeceng

SIDRAP, PIJARNEWS.COM– Pemerintah Kabupaten Sidrap kembali mengeluarkan kebijakan pembatasan akad nikah, Resepsi pernikahan dan hajatan lainnya yang berlaku 1 Februari 2021, sebagai upaya mencegah penularan Covid-19.

Menyikapi hal itu, Kepala Desa Sipodeceng, Kecamatan Baranti, Naming Pallajareng langsung mengumpulkan tokoh masyarakat, Babinsa dan Babinkamtimas serta melakukan sosialisasi di Masyarakat.

Namun, Naming Pallajareng mengungkap di Desanya ada delapan warga yang telah mengajukan izin pesta nikah, dan izin tersebut keluar sebelum adanya surat edaran tersebut, Sehingga pihaknya tak bisa berbuat banyak untuk melarang Pesta tersebut, karena persiapan mereka sudah matang, Hanya saja, Kata dia, pihaknya meminta pengertian masyarakat, dan memperketat pengawasan protokol kesehatan.

“Data kami ada delapan pesta sampai tanggal 24 , dan yang sudah berjalan sudah ada 4 lokasi,” katanya, Rabu (10/2/2021).

“Kami juga menghimbau langsung di lokasi dan tamu undangan, kursi juga dibatasi sebanyak 50 dan kami bagikan Masker di pintu masuk acara pesta,” lanjutnya.

Pembelian masker tersebut, kata dia dari anggaran dana desa yang telah di anggarkan sebelumnya, sementara pihak pemilik hajatan juga turut berpartisipasi.

“Tiap lokasi pesta kami siapkan dua bungkus yang berisi 50 lembar masker,” katanya.

Untuk memaksimalkan sosialisasi, Naming Pallajareng juga memasang baliho di beberapa titik.

“Untuk tahun ini, kami Alokasi sekira Rp. 20 juta untuk penanganan covid-19 di desa Sipodeceng,” ungkapnya.

Selain itu, Kata Naming, di masa pandemi covid-19 ini, Pihaknya juga memberikan Bantuan Langsung Tunai kepada masyarakat yang kurang mampu, jumlahnya mengalami penurunan dibanding 2020 lalu

“Di 2020 lalu jumlah penerima manfaat BLT di Sipodeceng ini sebanyak 135 orang, Data terbaru di 2021 ini turun menjadi 50 orang, jumlah yang diterima Rp 300 ribu perbulan per orang, selama satu tahun,” pungkasnya.

 

Bagikan :

Komentar

Komentar Anda

Pijar News di di Google News