Forum Pengembang Ajatappareng

Pelantikan Ketua PA, Hakim Mahkamah Agung Silaturahmi Bupati Barru

Bupati Barru, Suardi Saleh bersalaman dengan Hakim Agung Mahkamah Agung (MA), Dr Edi Riadi di Rujab Bupati Barru, Rabu (3/3/2020).

BARRU, PIJARNEWS.COM — Pelantikan Ketua Pengadilan Agama (PA) Kabupaten Barru, Kamis (5/3/2020) bakal istimewa. Pasalnya, Hakim Agung Mahkamah Agung (MA), Dr Edi Riadi menyempatkan waktu untuk hadir langsung.

Edi yang juga mantan Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Agama Jakarta bahkan sudah tiba di kabupaten berjuluk “Kota Hibridah” itu sejak Rabu (4/3/2020). Didampingi Wakil Ketua PA Barru, Lia Yuliasih, ia bersilaturahmi dengan Bupati Barru, Suardi Saleh di rumah jabatan.

Saat menerima kunjungan Edi Riadi, Suardi Saleh mengaku sangat senang. Sebab ini kali pertama ada pelantikan ketua Pengadilan Agama Negeri Barru yang dihadiri langsung Hakim Agung.

“Ini pertama kalinya Barru kedatangan Hakim Agung dari Mahkamah Agung (menghadiri pelantikan Ketua PA). Kami sangat senang, dan tentu Pemkab akan memfasilitasi tempat pelantikan,” kata Suardi Saleh usai menerima kunjungan silaturahmi Hakim Agung MA.

Sesuai rencana, pelantikan Ketua PA Barru yang akan dijabat Andi Muhammad Yusuf Bakri bakal dilangsungkan di lantai VI Menara Kantor Bupati Barru.

Wakil Ketua PA Barru, Lia Yuliasih, mengaku bersyukur dengan kedatangan Edi Riadi. Sebab disamping menyempatkan waktu bersilaturahmi dengan Bupati Barru, juga menghadiri prosesi pelantikan Ketua PA.

“Pelantikan Ketua Pengadilan Agama Barru ini menjadi luar biasa dengan kehadiran Yang Mulia Hakim Agung,” ujar Lia Yuliasih sekaligus menyampaikan jika pihaknya mengundang khusus Bupati Barru Suardi Saleh sebagai saksi di pelantikan Ketua PA.

Sekadar diketahui, Edi yang tercatat sebagai Hakim Agung untuk Peradilan Agama sejak 2016, dikenal sebagai salah satu hakim yang menyusun SOP penyelesaian perkara yang sangat detail ketika menjabat di Pengadilan Tinggi Agama Jakarta.

SOP tersebut mampu memangkas peradilan sehingga waktu penyelesaian perkara di Pengadilan Tinggi Agama Jakarta menjadi lebih cepat dari tiga bulan menjadi hanya satu bulan. SOP ini menjadikan rujukan Peradilan Agama di Indonesia. (*)

Sumber : Humas Barru

Editor : Alfiansyah Anwar 

Bagikan :

Komentar

Komentar Anda

Pijar News di di Google News