Pasar Baraka Terbakar, Kerugian Ditaksir Miliaran Rupiah

ENREKANG, PIJARNEWS.COM– Si jago merah kembali meluluhlantakkan pasar Citra Baraka, Kelurahan Baraka, Kecamatan Baraka, Kabupaten Enrekang, Selasa (10/3/2020).

Ratusan lost yang berada di Pasar Citra Baraka seolah tak berdaya menahan kobaran api yang menjalar dari tengah pasar, mengarah ke sebelah barat menghabiskan lost penjual pakaian dan barang campuran, setelah itu angin berhembus mengarah ke sebelah Utara pasar.

Heri Hasan, salah seorang saksi mata yang tinggal bersebelahan dengan pasar mengungkapkan bahwa api mulai kelihatan sekira pukul 15.00 WIB.

“Saya bersama warga yang berdomisili di dekat pasar sudah melakukan pemadaman namun dengan kondisi yang terbatas karena air kurang dan peralatan yang tidak memadai,” ungkap Heri Hasan kepada ketua UPZ Kec Baraka yang sedang melakukan wawancara di lokasi kebakaran.

Pasar Baraka
Pasar Citra Baraka, Enrekang.

“Dari dulu kami sudah sampaikan bahwa tolong peradakan mobil Damkar di setiap kecamatan namun kurang ditanggapi oleh pemerintah, ini kali keduanya kebakaran terjadi di daerah pasar,” tambahnya.

Saksi lain, Burhanuddin yang merupakan salah satu operator sekolah yang sedang melakukan sinkronisasi Dapodik di Sekretariat OPS Kecamatan Baraka-Buntu Bantu pada saat kejadian, langsung terjun  membantu warga untuk memadamkan api serta mengevakuasi barang dagangan yang sempat diselamatkan.

“Informasi yang sampai pada kami sekitar pukul 15:30 dan kami langsung berhamburan  membantu warga, namun apinya memang sudah besar. Berselang dua puluh menit kemudian baru ada mobil pemadam kebakaran datang untuk memadamkan kobaran api namun masalahnya dua mobil Damkar tersebut kecil dan airnya cepat habis, yang kami lakukan hanya membantu warga untuk evakuasi dagangan mereka yang masih bisa diselamatkan,” tutur Baharuddin.

Sampai berita ini dirilis belum diketahui apa penyebabnya seperti yang diungkapkan Kapolsek Baraka yang sempat disambangi penulis di tengah kerumunan warga yang melihat kobaran api.

Salah satu pemilik lost yang ikut terbakar, Evi mengungkapkan semua barang dagangan nya tidak ada yang bisa diselamatkan karena dia dan seluruh keluarga tengah berada di kota Enrekang menjenguk keluarga yang sakit.

Kerugian yang diakibatkan dari kebakaran ini ditaksir mencapai miliaran rupiah seperti yang diungkapkan tokoh masyarakat kecamatan Baraka H. Alimin. (arm/dmh)

Bagikan :

Komentar

Komentar Anda