MAKASSAR, PIJARNEWS.COM--Pameran produk olahan susu kambing perah yang diselenggarakan oleh mahasiswa Program Studi Peternakan Universitas Bosowa sukses digelar pada Selasa (20/1/2026)bertempat di Lobby Lantai 1 Gedung 1 Universitas Bosowa.
Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen Unibos dalam menghadirkan pembelajaran berbasis praktik yang mampu mengintegrasikan teori akademik dengan implementasi nyata, sekaligus memperkuat kompetensi mahasiswa menghadapi tantangan industri pangan fungsional yang semakin kompetitif.
Sebagai akademisi, tujuan utama kegiatan ini adalah mengintegrasikan teori dengan praktik secara komprehensif. Mahasiswa tidak hanya memahami konsep produksi ternak perah secara kognitif, tetapi juga mampu mengimplementasikannya dalam bentuk produk nyata yang memiliki nilai tambah. Pameran ini berfungsi sebagai laboratorium terbuka untuk mengasah keterampilan teknis, kreativitas, serta jiwa kewirausahaan mahasiswa, sehingga mereka dipersiapkan sebagai lulusan yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing tinggi.
Kegiatan ini melibatkan mahasiswa Program Studi Peternakan Universitas Bosowa sebagai pelaksana utama, di bawah bimbingan dosen pengampu mata kuliah Produksi Ternak Perah, Dr. Ir. Syarifuddin, S.Pt., M.Si dan Jirfan Dawanto, S.Pt., M.Si. Turut hadir para dosen Fakultas Pertanian Unibos, dosen lintas fakultas Universitas Bosowa, serta Widyaiswara Madya BBPSD-APDN-AV Kementerian Dalam Negeri Regional Makassar, Andi Syahraeni DG TENE, S.Pt., M.Si, yang memberikan apresiasi terhadap kualitas dan potensi produk mahasiswa.
Pameran ini merupakan bagian integral dari mata kuliah Produksi Ternak Perah yang menekankan keterkaitan ilmu fisiologi laktasi, manajemen produksi, dan teknologi pengolahan susu. Melalui kegiatan ini, mahasiswa membuktikan bahwa teori perkuliahan bukanlah entitas abstrak, melainkan dapat diterapkan secara langsung menjadi produk pangan yang nyata. Adapun produk yang ditampilkan meliputi Kelompok 1 (Green Bliss Goat Milk Ice Cream dan LuMiGo Drink), Kelompok 2 (Supasesuka dan Kefilicious), Kelompok 3 (Puding Kasus dan Sugoku), serta Kelompok 4 (GoCheese Craff dan Yogoat Fresh), dengan tantangan utama pada formulasi produk agar memenuhi standar organoleptik, seperti rasa, aroma, dan tekstur.
Respons pengunjung terhadap pameran ini menunjukkan antusiasme yang tinggi. Produk olahan susu kambing perah dinilai inovatif, unik, dan memiliki potensi besar untuk dikembangkan lebih lanjut. Hal ini membuktikan bahwa mahasiswa Prodi Peternakan Universitas Bosowa mampu menghasilkan karya yang tidak hanya bernilai akademik, tetapi juga memiliki prospek komersial dan relevansi sosial, sekaligus mencerminkan daya saing akademik dan industri.
Menurut Jirfan Dawanto, S.Pt., M.Si, selaku pengampu mata kuliah Produksi Ternak Perah, kegiatan ini berkontribusi langsung terhadap peningkatan citra institusi. “Kegiatan seperti ini dapat meningkatkan reputasi Universitas Bosowa di mata masyarakat dan dunia industri sebagai kampus yang mampu menghasilkan inovasi berbasis ilmu pengetahuan yang aplikatif dan berdaya saing melalui kreativitas mahasiswa. Harapannya, ke depan kegiatan serupa dapat dikembangkan secara berkelanjutan dan diperluas hingga level regional maupun nasional, sehingga produk mahasiswa dapat diinkubasi menjadi komoditas komersial yang memberi kontribusi nyata bagi masyarakat,” ungkapnya. (adv)

















