Pagi Ini Pemkot Parepare Dikabarkan Gelar Mutasi, Apakah Ada Nama Camat Ujung?

PAREPARE, PIJARNEWS.COM–Pemerintah Kota Parepare menjadwalkan mutasi atau akan menggelar pelantikan dan pengambilan sumpah pejabat administrator lingkup pemerintah Kota Parepare, hal itu di ketahui berdasarkan surat yang beredar dengan nomor 800-1380 BKPSDMD yang ditanda tangani Sekda Kota Parepare, Iwan Asaad.

Mutasi dijadwalkan digelar pukul 09.30, Rabu (30/12/2020) di ruang pola Kantor Walikota Parepare, jalan Jendral Sudirman, No 78.

Apakah ada nama camat Ujung, Ulfa Lanto?, pertanyaan itu dinilai wajar, mengingat mutasi pejabat dilingkup Pemkot Parepare itu digelar pasca video viral Camat Ujung yang membentak salah seorang pedagang terkait Perwali sebagai upaya pemerintah mencegah penyebaran virus covid-19. Pro dan kontra atas tindakan camat ujung itu menghiasi media sosial di Parepare, ada yang mendukung adapula yang meminta agar Camat Ujung tersebut di copot dari jabatannya.

Bahkan, Walikota Parepare HM Taufan Pawe juga menyayangkan atas tindakan jajarannya tersebut.

Dalam pernyataannya di media Televisi TV One Selasa (29/12/2020). Taufan Pawe tidak meminta dan memanggil pihak yang bersangkutan untuk dimintai keterangan. Ia mengatakan bahwa setelah beredar video tersebut ia berkesimpulan bahwa camat tersebut tidak marah, tapi kesurupan. Olehnya itu, inspektorat Kota Parepare harus melakukan pemeriksaan dan oknum tersebut akan diberikan sanksi.

“Saya tidak meminta dan memanggil yang bersangkutan untuk dimintai keterangan karena setelah konfirmasi yang beredar visual, saya berkesimpulan camat ini bukan orang marah, tapi kesurupan. Jadi, saya anggap camat saya ini sudah sangat menyimpang. Jadi, hakikatnya sebagai ASN yang harusnya tampil profesional maka inspektur kota saya harus melakukan pemeriksaan,” ungkapnya.

Menurutnya Pelaksanaan tugas lapangan harus dilakukan secara persuasif dan humanis. Selain itu, menegakkan aturan harus menjaga wibawa pemerintah, tidak seperti yang dilakukan oknum camat. Walikota Parepare mengaku sangat menyesalkan tindakan tersebut dan mengatakan akan menjatuhkan sanksi, evaluasi, bahkan kemungkinan besar oknum camat tersebut akan diganti.

Reporter: Sunarti Mansur

Bagikan :

Komentar

Komentar Anda

Pijar News di di Google News