PAD Parkir di Parepare Capai Target, Tapi…

JIBI/SOLOPOS/Dwi PrasetyaPENATAAN PARKIR- Pengendara melewati deretan mobil yang terpakir di badan jalan Slamet Riyadi Solo, Selasa (5/4). Mulai April 2011, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Solo melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap bangunan pusat perbelanjaan, apartemen, restoran, maupun sekolah yang tidak mematuhi analisa dampak lalu lintas untuk mengurangi kemacetan.

PAREPARE, PIJARNEWS.COM — Pendapatan Asli Daerah (PAD) Dishub Pemkot Parepare dari sektor parkir sejatinya selalu mencapai target. Namun sayangnya, capaian dari tahun ke tahun tidak menunjukkan peningkatan signifikan. Padahal, teori telapak kaki diklaim berhasil membawa warga daerah sekitar mengunjungi Parepare.

Berdasarkan data dari UPTD Parkir, capaian 2014 sekira Rp389 Juta. Rp406juta pada tahun 2016 dan pada tahun 2016 menjadi Rp476 juta, dan hingga November 2017, sudah masuk Rp487 juta dari target Rp500 juta.



Kepala UPTD Parkir Dinas Perhubungan Andi Muh Ridwan menjelaskan banyak faktor yang membuat PAD tidak bisa naik secara signifikan. Diantaranya faktor cuaca yang sering berubah-ubah.

“Kalau kondisi cuaca sedang hujan, dipastikan setoran perharinya akan turun. Contohnya di RSUD Andi Makkasau, perhari itu paling banyak hanya Rp800ribu. Itu kalau cuaca bagus. Kalau hujan, pasti turun drastis,” jelasnya.

Ditanya mengenai potensi-potensi pemasukan retribusi parkir yang diduga bocor, Ridwan membantah. “Uangnya langsung masuuk ke bendahara,” ujar Ridwan. UPTD Parkir mengaku bersyukur target yang diberikan selalu tercapai. (mul/ris)

Bagikan :

Komentar

Komentar Anda