Forum Pengembang Ajatappareng

Opini; Memaknai Sumpah Pemuda, Memaknai Keberagaman Memaknai Persatuan

Penulis: Yadi Arodhiskara (Ketua Pemuda Muhammadiyah Parepare)

PIJAR OPINI — Sejarah telah mencatat pergerakan pemuda dalam menginisiasi kemerdekaan Republik Indonesia, perbedaan tidak menjadi jurang yang memperlebar identitas mereka, semangat tersebut menyatukan pemuda dari berbagai pelosok negeri, berbagai suku dan agama untuk menyatakan satu Tanah Air, satu Bahasa dan Satu Bangsa, semuanya sepakat dalam satu Indonesia.

Tonggak ini dapat kita maknai sebagai wujud integritas pemuda dalam memberikan kontribusi nyata dalam ikut memperjuangkan kemandirian dan memperjuangkan kemerdekaan yang saat ini mulai pudar dari jati diri anak bangsa.

Saat ini kita lebih sering memperlebar pertentangan, individualisme dan egoisme menjadi dasar bergerak, sehingga hanya kelompok dan golongannya yang paling benar. Argumentasi menjadi alat agitasi yang saling menjatuhkan satu sama lain.

Kita lupa bahwa 89 tahun lalu para pendahulu kita telah bersepakat untuk menyatu menyingkirkan segala sekat yang menjadi penghadang dalam menyatukan anak bangsa, namun kini kita dengam mudah mengoyaknya.

Untuk itu mengembalikkan ruh sumpah pemuda menjadi tugas kita bersama, bersatu bukan lagi dalam aspek memperjuangkan kemerdekaan tapi bagaimana menempatkan persatuan dalam nilai-nilai yang lebih membumi. Bersatu dalam Tanah Air kita wujudkan dalam Tanah Air yang berdaulat, berdaulat politik, berdaulat ekonomi dan berdaulat hukum.

Bersatu dalam bahasa yang kita wujudkan dalam bahasa anti korupsi, bahasa anti keserakahan dan bahasa anti kekerasan. Dan akhirnya kita nyatakan satu bangsa, bangsa yang berketuhanan, berkemanusiaan, bangsa yang bersatu, bangsa yang mengedepankan musyawarah, dan bangsa berkeadilan sosial.

Salam Sumpah Pemuda, Salam Persatuan Anak Bangsa (*)

Bagikan :

Komentar

Komentar Anda

Pijar News di di Google News