• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Jumat, 13 Maret, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Advertisement
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Opini

OPINI: Mahasiswa Aktivis dan Mahasiswa Akademis

Dian Muhtadiah Hamna Editor: Dian Muhtadiah Hamna
5 Juli 2024
di Opini

Oleh : Asyraf Alharaer Assegaf (Mahasiswa IAIN Parepare)

Mahasiswa sebutan bagi orang awam adalah dia terpelajar yang sedang menempuh di sebuah perguruan tinggi bahkan dianggap sebagai “dia seorang intelek”. Sebagai agen perubahan, penyambung lidah yang memiliki tanggung jawab signifikan terhadap masyarakat, bangsa dan negara, mahasiswa juga berperan sebagai pendorong dan penggerak dinamika sosial.

Namun, fakta lapangan menunjukkan bahwa status sebagai intelek dan agen perubahan yang diagung-agungkan ini sering kali hanyalah formalitas, banyak mahasiswa yang kurang terlibat dalam peran sosial yang sebenarnya dan lebih fokus pada pencapaian akademis tanpa mempraktikkan pengetahuan mereka untuk kepentingan masyarakat luas.

Bukankah mahasiswa diharapkan mampu menghadirkan solusi, inovasi atas berbagai permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat? Situasi seperti inilah menimbulkan tantangan bagi mahasiswa untuk benar-benar mewujudkan peran mereka sebagai agen perubahan dan tidak hanya sebatas gelar atau status.

Berita Terkait

Imigrasi Parepare Raih penghargaan Sangat Baik Opini Penilaian Maladministrasi Pelayanan Publik 2025.

Pemimpin Islam : Antara Marwah dan Riayah

Antara Akidah dan Akses Pasar: Polemik Pelonggaran Sertifikasi Halal Produk AS

Islam Penyelemat Generasi dari Kasus ABH yang Meningkat

Kampus sebagai wadah meningkatkan kapasitas pengetahuan, teori-teori keilmuan, dan pengalaman, juga banyak dinamika bumbu-bumbu kebahagiaan di dalamnya, salah satunya menjadi mahasiswa aktivis; dulu muka sangar, rambut gondrong, celana robek dan suara yang keras saat orasi meminta keadilan kadang menjadi kacamata pandang seorang bahwa dia aktivis, lalu bagimana dengan mahasiswa style kemeja, celana kain dan ukuran rambut rapi?

Pada dasarnya, mahasiswa aktivis tidak hanya dilihat dari penampilan semata, tetapi juga harus mampu menyeimbangkan antara akademik dan kegiatan ekstrakurikuler “organisasi” di luar bangku perkuliahan.

Mahasiswa aktivis yang ideal adalah mereka yang mampu berkontribusi secara nyata dalam lingkungan sekitar, menjadi teladan bagi rekan-rekannya, dan menunjukkan bahwa keberhasilan akademik tidak harus mengorbankan partisipasi aktif dalam kegiatan di luar kelas.

Tetapi kebanyakan lebih memilih menjadi mahasiswa akademis; kuliah pulang-kuliah pulang (kupu-kupu) adalah gaya hidup yang umum di kalangan mahasiswa.

Banyak mahasiswa yang memilih untuk fokus pada akademis saja karena berbagai alasan, seperti mengejar prestasi akademik, memenuhi ekspektasi keluarga untuk mencapai segera studi, atau karena mereka merasa lebih nyaman dengan rutinitas yang teratur tepat waktu mungkin segera usai dari kampus.

Memang benar menjadi tanggungjawab moral pribadi terhadap orangtua di rumah lebih ke arah, “Nak, selesaikan segera pendidikannya/studi kamu di kampus jangan mau jadi donatur kampus, berlama-lama di kampus.” Lontaran orang tua di rumah kebanyakan seperti itu dan banyak menjadi hambatan untuk kurang berinteraksi di lingkungan sosial sehingga mungkin tidak ikut dalam organisasi di kampus.

Menjadi pengalaman pribadi banyak menjadi cerita dan motivasi untuk tetap memilih tetaplah belajar tidak hanya di bangku perkuliahan saja, tapi mari terus belajar meluangkan waktu membuka forum-forum diskusi di luar bangku perkuliahan. (*)

Terkait: Opini

TerkaitBerita

Pemimpin Islam : Antara Marwah dan Riayah

Pemimpin Islam : Antara Marwah dan Riayah

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
12 Maret 2026

...

Legitimasi Agama dan Bahaya Provokasi Umat Islam

Editor: Muhammad Tohir
8 Maret 2026

...

Antara Akidah dan Akses Pasar: Polemik Pelonggaran Sertifikasi Halal Produk AS

Antara Akidah dan Akses Pasar: Polemik Pelonggaran Sertifikasi Halal Produk AS

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
6 Maret 2026

...

Islam Penyelemat Generasi dari Kasus ABH yang Meningkat

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
2 Maret 2026

...

Ramadan 1447H

Bingkai Berbagi Ramadan 2026, Kolaborasi Fotografer Se-Ajatappareng Santuni Panti Asuhan Sitti Khadijah

Bingkai Berbagi Ramadan 2026, Kolaborasi Fotografer Se-Ajatappareng Santuni Panti Asuhan Sitti Khadijah

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
9 Maret 2026

Pengusaha Parsel di Pinrang Kebanjiran Orderan Sejak Sebelum Ramadan

Editor: Muhammad Tohir
7 Maret 2026

Pererat Silaturahmi, Keluarga Besar Casemix RSUD Andi Makkasau Gelar Buka Puasa Unik

Pererat Silaturahmi, Keluarga Besar Casemix RSUD Andi Makkasau Gelar Buka Puasa Unik

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
6 Maret 2026

Ramadan Berbagi, Apersi Sulsel Salurkan Bantuan Rp3,4 Miliar

Ramadan Berbagi, Apersi Sulsel Salurkan Bantuan Rp3,4 Miliar

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
6 Maret 2026

Pemkot Parepare Lepas 1.000 Paket Sembako Pasar Murah Ramadan

Editor: Muhammad Tohir
3 Maret 2026

BeritaTerkini

Pelayanan Publik 2025,Parepare Raih Opini Kualitas Tinggi dari Ombudsman RI

Editor: Muhammad Tohir
12 Maret 2026

Imigrasi Parepare Raih penghargaan Sangat Baik Opini Penilaian Maladministrasi Pelayanan Publik 2025.

Editor: Muhammad Tohir
12 Maret 2026

Pimpin Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026, Kapolres Sidrap: Persiapan Matang Sangat Dibutuhkan

Pimpin Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026, Kapolres Sidrap: Persiapan Matang Sangat Dibutuhkan

Editor: Muhammad Tohir
12 Maret 2026

Panen Bersama Petani di Lasiwala, Bupati Sidrap Mengaku Terharu Karena Ini

Editor: Muhammad Tohir
12 Maret 2026

Berbagi di IWD 2026, Koalisi Perempuan Indonesia dan PWI Pangkep Gaungkan Pesan Perlindungan Perempuan

Editor: Muhammad Tohir
12 Maret 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan